Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tradisi Petik Padi di Desa Kalidawir, Plt Bupati Tulungagung Siap Dukung Program Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional
  • Petani bersama Bumdes Tanggulwelahan Tulungagung Pasang Plastik di Saluran Irigasi Minimalisir Kebocoran Air
  • Udara Kotor,Hak Terabaikan:Warga Asembagus Lagi-Lagi Hirup Debu Tolato Dan LBH Cakra Situbondo Soroti Pembiaran Polusi Debu Tolato Setiap Musim Giling
  • Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan KUA-PPAS 2027, Plt. Ahmad Baharudin Sampaikan Apresiasi
  • Jangan Terburu-buru Cabut Gigi Berlubang, Dokter Spesialis RSUD Jombang: Banyak Kasus Masih Bisa Diselamatkan
  • Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Apresiasi Penunjukan Dr. Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
  • Polres Situbondo Tetapkan 2 Warga Bawa Clurit sebagai Tersangka dan Ditahan
  • Polres Situbondo Raih Dua Penghargaan Pengelolaan Anggaran dari KPPN Bondowoso
Minggu, 26 Juli 2026 - 14:17 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Pembangunan TPS3R di Desa Tanjunggunung Jombang, Wujud Nyata Komitmen Pemkab dalam Pengelolaan Sampah

Kamis, 18 September 2025 - 11:35 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
20250918 101252
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Pembangun progam strategis TPS3R desa Tanjung gunung mencapai 80%.

JOMBANG,Liputan11.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satunya dengan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang berlokasi di Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan. Pembangunan TPS3R ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga setempat, melainkan juga dirancang untuk menaungi lima desa sekaligus, yaitu Desa Tanjunggunung, Desa Tengaran, Desa Sumberagung, Desa Dukuhkelopo, dan Desa Mbongkot.

Proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang Bidang Sanitasi Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 440 juta. Berdasarkan data yang tertera di papan proyek, pekerjaan pembangunan ini dimulai sejak 12 Juni 2025 dengan pelaksana KSM Tanjung Lestari. Kehadiran TPS3R ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam upaya menekan volume sampah di tingkat desa, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Kepala Desa Tanjunggunung, Samsuri, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemkab Jombang, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang telah memberikan perhatian besar pada persoalan sampah. Menurutnya, persoalan pengelolaan sampah selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi desa-desa di sekitar wilayah tersebut, mengingat meningkatnya jumlah penduduk sejalan dengan meningkatnya produksi sampah rumah tangga setiap harinya,Kamis (18/9/2025).

Baca Juga:  Rp74 Miliar untuk Infrastruktur Jalan, PUPR Jombang Fokus Garap Proyek Strategis 2026

“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jombang. Dengan adanya TPS3R ini, kami berharap masyarakat bisa lebih disiplin dalam mengelola sampah, tidak lagi membuang sembarangan, sehingga desa kita menjadi lebih bersih dan sehat,” ungkap Samsuri.

Samsuri juga menambahkan bahwa keberadaan TPS3R ini bukan hanya soal tempat penampungan sampah, melainkan juga sebagai wadah edukasi bagi warga untuk lebih mengenal konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Dengan demikian, masyarakat bisa belajar memilah sampah organik dan nonorganik, mendaur ulang, hingga menciptakan produk baru yang bernilai ekonomi.

Selain memberikan manfaat lingkungan, pembangunan TPS3R ini diharapkan juga membawa dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Sampah organik, misalnya, bisa diolah menjadi pupuk kompos yang berguna bagi pertanian warga. Sementara sampah nonorganik seperti plastik, botol, dan kertas dapat didaur ulang dan menjadi sumber tambahan penghasilan.

DLH Jombang menegaskan bahwa program pembangunan TPS3R merupakan salah satu strategi utama untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selama ini, penumpukan sampah di TPA menjadi masalah yang sulit diatasi jika tidak diimbangi dengan pengelolaan di tingkat hulu. Dengan adanya TPS3R di desa, masyarakat akan lebih terbiasa melakukan pemilahan sejak dari rumah.

Baca Juga:  GeNaH di Usia Empat Tahun: Konsistensi Perjuangan Tanpa Henti

Proyek ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Jombang. DLH menilai, keberhasilan pengelolaan TPS3R sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Tanpa kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan mendukung program pemerintah, keberadaan fasilitas ini tidak akan optimal. Oleh karena itu, Pemkab bersama pemerintah desa berencana mengadakan sosialisasi berkelanjutan agar masyarakat benar-benar memahami manfaat dan cara kerja TPS3R.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut baik pembangunan ini. Beberapa warga mengaku merasa lega karena selama ini persoalan sampah seringkali menjadi keluhan bersama. Dengan adanya TPS3R, mereka optimis desa-desa di sekitar Tanjunggunung bisa lebih tertata, tidak lagi ada tumpukan sampah liar yang merusak pemandangan maupun mengganggu kesehatan.

Pembangunan TPS3R di Desa Tanjunggunung menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Harapan besarnya, langkah ini bukan hanya menyelesaikan persoalan teknis sampah, tetapi juga membentuk budaya baru dalam menjaga lingkungan. Dengan desa yang bersih, sehat, dan nyaman, kualitas hidup masyarakat pun akan meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya Jombang yang lebih hijau dan berkelanjutan.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Jangan Terburu-buru Cabut Gigi Berlubang, Dokter Spesialis RSUD Jombang: Banyak Kasus Masih Bisa Diselamatkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WIB

Dua Prestasi Sekaligus, Dishub Jombang Tegaskan Komitmen Hadirkan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:15 WIB

RSUD Ploso Hadirkan Poli Sore, Inovasi Layanan Kesehatan yang Lebih Fleksibel untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 16:48 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Tradisi Petik Padi di Desa Kalidawir, Plt Bupati Tulungagung Siap Dukung Program Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:43 WIB

Petani bersama Bumdes Tanggulwelahan Tulungagung Pasang Plastik di Saluran Irigasi Minimalisir Kebocoran Air

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:06 WIB

Udara Kotor,Hak Terabaikan:Warga Asembagus Lagi-Lagi Hirup Debu Tolato Dan LBH Cakra Situbondo Soroti Pembiaran Polusi Debu Tolato Setiap Musim Giling

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:07 WIB

Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan KUA-PPAS 2027, Plt. Ahmad Baharudin Sampaikan Apresiasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:45 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.