Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
Senin, 21 September 2026 - 12:42 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Sinergi KPK dan Polri di Situbondo Jawa Timur, Sosialisasi Pencegahan Korupsi Pengelolaan APBD

redaksiKamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260428 WA00731
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO — Pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini dinilai jauh lebih efektif daripada sekadar penindakan setelah kerugian negara terjadi. Mengingat besarnya tanggung jawab mengelola uang rakyat, jajaran Kepolisian dan KPK turun langsung memberikan edukasi dalam “Sosialisasi Pencegahan Korupsi Dalam Pengelolaan APBD”, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan strategis yang digelar di Aula Lantai II Graha Wiyata Praja Pemkab Situbondo ini menjadi wadah konsolidasi penting. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Situbondo, Ketua DPRD, Sekda, Kapolres Situbondo, Kasat Reskrim, para Kapolsek jajaran, Kanit 3 Satreskrim, seluruh Kepala OPD, Kabag Pemerintahan, Camat se-Kabupaten, hingga perwakilan APDESI dan LSM.

Sebagai bentuk keseriusan pengawalan, Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., secara tegas menyatakan kesiapan penuh institusinya dalam memberantas praktik kotor birokrasi di wilayahnya.

IMG 20260428 WA0084

“Polres Situbondo siap memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Daerah, baik dalam upaya pencegahan maupun pengawasan korupsi dalam pengelolaan APBD. Kami akan terus bersinergi untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Situbondo berjalan transparan, sesuai aturan, dan bebas dari kerugian negara,” tegas AKBP Bayu.

Baca Juga:  Air Lancar,Panen Meningkat,Dan Warga Puas,(*P3-TGAI) Desa Rajekwesi Bawa Harapan Baru Petani

Dalam sosialisasi ini, Polda Jatim secara khusus menerjunkan Kanit III Tipidkor Subdit III Ditreskrimsus, Kompol Dr. Vonny Farizky, S.I.K., M.H. Di hadapan para pejabat daerah, Kompol Vonny menitikberatkan pada pentingnya integritas kepemimpinan.

“Jadilah pemimpin yang sempurna dan berintegritas. Dalam penanganan korupsi, tugas kepolisian tidak melulu soal penangkapan. Kami mengedepankan pendekatan preemtif (himbauan) dan preventif (pencegahan), sebelum akhirnya mengambil langkah represif (penegakan hukum) jika memang terbukti ada pelanggaran,” jelas Kompol Vonny.

Sementara itu, materi yang tak kalah menohok disampaikan oleh Galih Pramana Natanegara, S.Pd., S.E., M.M. dari Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI. Ia mengingatkan seluruh aparatur untuk bekerja sesuai pedoman aturan, bukan berdasarkan asumsi atau pemikiran pribadi.

Galih membeberkan tiga elemen utama yang memicu seseorang nekat korupsi, yakni adanya tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi (pembenaran atas tindakan salah). Ia juga memaparkan secara gamblang berbagai modus korupsi yang paling rawan terjadi di daerah.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Berbagi Takjil, Tebar Berkah di Bulan Ramadhan

“Modus yang sering kita temui di daerah sangat beragam. Mulai dari suap pengadaan barang dan jasa, korupsi dana pokir dan aspirasi, jual beli jabatan, pungutan liar, pemotongan dana hibah atau bansos, hingga manipulasi perjalanan dinas (SPJ fiktif). Selain itu, penyalahgunaan aset daerah dan penyaluran dana desa yang tidak akuntabel juga jadi sorotan utama,” beber Galih.

Menariknya, narasumber KPK tersebut juga mengingatkan bahwa masa kedaluwarsa untuk kasus gratifikasi itu sangat panjang, yakni mencapai 20 tahun. Artinya, pejabat yang menerima gratifikasi saat ini masih bisa diusut hingga dua dekade ke depan.

Sebagai penutup, strategi pemberantasan korupsi tidak akan berjalan maksimal tanpa campur tangan warga. Oleh karena itu, masyarakat dan LSM diajak untuk berperan aktif membangun gerakan antikorupsi dengan cara taat hukum, berani mengingatkan orang di sekitarnya, serta terus melakukan pengawasan yang berbasis pada riset dan data yang valid.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur

Kamis, 17 September 2026 - 18:05 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.