Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
  • Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak
  • Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
Jumat, 6 November 2026 - 01:54 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

redaksiSenin, 21 September 2026 - 10:53 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
IMG 20260921 104742
Ketua MKKS Yoni Tri Joko Kurnianto Bersama Talenta Muda di POPKab Jombang 2026

JOMBANG,Liputan11.com — GOR Jombang mendadak menjadi panggung bagi ratusan pelajar SMP untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga. Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POP Kabupaten) Jombang 2026 tingkat SMP sederajat memperebutkan Piala Bupati Jombang resmi dibuka, Senin (21/9/2026).

Pembukaan POP Kabupaten Jombang 2026 dilakukan langsung oleh Bupati Jombang Warsubi. Ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk mengejar medali, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melihat lebih dekat potensi dan talenta olahraga pelajar yang tersebar di berbagai sekolah di Kabupaten Jombang.

Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni Tri Joko Kurnianto, S.Pd., M.Si., yang juga Kepala SMPN 1 Mojoagung, menegaskan bahwa semangat utama pelaksanaan POP Kabupaten adalah memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak Jombang untuk berkembang melalui olahraga.

Menurut Yoni, tidak sedikit pelajar yang memiliki kemampuan olahraga cukup menonjol, namun belum mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam kompetisi yang lebih luas. Karena itu, POP Kabupaten diharapkan mampu menjadi salah satu pintu masuk untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial sejak tingkat SMP.

“Kami berharap ke depan semua sekolah, baik negeri maupun swasta, bisa bergabung dalam POP Kabupaten. Karena yang ingin kami lakukan adalah mewadahi talenta-talenta yang ada di Jombang, khususnya anak-anak SMP,” ujar Yoni.

Bagi Yoni, semakin banyak sekolah yang terlibat, semakin besar pula peluang menemukan atlet potensial. Pembinaan olahraga, kata dia, tidak boleh hanya berpusat pada sekolah-sekolah tertentu.

Talenta bisa muncul dari sekolah mana saja.

“Jangan sampai ada anak yang sebenarnya punya kemampuan bagus, tetapi tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti kompetisi. Ini yang ingin kita buka melalui POP Kabupaten,” tegasnya.

Dorong Sekolah Negeri dan Swasta Lebih Kompak

Yoni mengakui, pelaksanaan kegiatan olahraga pelajar selama ini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya berkaitan dengan kemampuan sekolah dalam membiayai kegiatan dan mengikuti berbagai agenda pembinaan olahraga.

Ia menyebut masih ada beberapa sekolah yang belum dapat mengikuti kegiatan secara maksimal, termasuk agenda yang berkaitan dengan MGMP PJOK. Kondisi tersebut membuat partisipasi sekolah dalam berbagai kegiatan olahraga belum sepenuhnya merata.

“Memang masih ada beberapa sekolah yang belum bisa mengikuti secara maksimal. Salah satu faktornya adalah pembiayaan, karena kemampuan masing-masing sekolah juga berbeda,” jelasnya.

Baca Juga:  Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM di Jawa Timur Berjalan Aman dan Kondusif

Karena itu, Yoni berharap ke depan kerja sama antara sekolah negeri, swasta dan lembaga pendidikan lainnya dapat semakin diperkuat. Menurutnya, pembinaan olahraga pelajar membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Selama ini kami belum maksimal menjalin kerja sama dengan teman-teman MKKM. Ke depan kami berharap bisa lebih bersinergi. Kalau semuanya bisa bergabung, tentu pembinaan anak-anak akan semakin luas,” katanya.

Yoni menambahkan, penyelenggaraan POP Kabupaten sendiri mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Namun, pembiayaan kegiatan juga ditopang kontribusi sekolah melalui uang pendaftaran peserta yang besarannya menyesuaikan cabang olahraga masing-masing.

IMG 20260921 104833 scaled

“Ada dukungan dana dari Pemkab, tetapi sebagian besar pembiayaan juga berasal dari uang pendaftaran teman-teman SMP. Besarannya bervariasi dari masing-masing cabang olahraga,” ungkapnya.

Menurut Yoni, kondisi tersebut menjadi bagian dari proses bersama untuk menghadirkan kompetisi yang dapat diakses lebih banyak pelajar.

Tak Hanya O2SN, Talenta di Cabang Lain Juga Harus Diberi Ruang

Salah satu pesan penting yang disampaikan Yoni adalah perlunya memperluas ruang kompetisi di luar cabang olahraga yang selama ini sudah populer dalam ajang olahraga pelajar.

Ia menilai, keberadaan O2SN memang penting sebagai salah satu jalur pembinaan. Namun, jumlah cabang yang dipertandingkan memiliki batasan. Di sisi lain, potensi olahraga pelajar Jombang sangat beragam.

“Kalau di O2SN cabangnya terbatas. Sementara kita melihat ada banyak talenta anak-anak di cabang olahraga lain yang juga perlu mendapatkan panggung,” katanya.

Karena itu, POP Kabupaten Jombang 2026 mencoba memberikan ruang lebih luas. Salah satunya dengan menghadirkan cabang olahraga panjat tebing.

“Termasuk panjat tebing. Ini kita coba tampilkan supaya anak-anak yang mempunyai kemampuan di cabang tersebut juga punya kesempatan untuk menunjukkan potensinya,” jelas Yoni.

Langkah tersebut dinilai penting karena pencarian atlet tidak cukup hanya dilakukan berdasarkan hasil pertandingan. Proses pembinaan harus dimulai dari keberanian membuka ruang kompetisi, kemudian memetakan potensi dan memberikan pembinaan secara berkelanjutan.

Eko: Kompetisi Menjadi Ruang Memetakan Potensi Anak

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan POP Kabupaten Jombang 2026.

Baca Juga:  Kacabdin dan SMA-SMK Negeri dan Swasta Jombang Semarakkan Karnaval Hasil Bumi dengan Ragam Kreasi Budaya

Menurut Eko, kegiatan tersebut mempunyai nilai strategis dalam pembinaan peserta didik. Selain menjadi ajang kompetisi, POP Kabupaten dapat menjadi sarana untuk melihat potensi olahraga pelajar secara lebih luas.

“Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk melihat potensi anak-anak Jombang. Dari sebuah kompetisi seperti ini, kita bisa mengetahui anak-anak yang memiliki kemampuan dan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut,” kata Eko.

Eko menekankan bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Diperlukan proses panjang mulai dari menemukan bakat, memberikan kesempatan bertanding, melakukan evaluasi, hingga pembinaan secara konsisten.

“Anak-anak tidak cukup hanya memiliki bakat. Mereka membutuhkan ruang untuk berlatih dan berkompetisi. Dari situlah mental, disiplin dan kemampuan mereka akan terbentuk,” ujarnya.

Menurut Eko, nilai yang dibangun melalui olahraga juga sejalan dengan tujuan pendidikan. Siswa belajar bekerja keras, menaati aturan, menghormati lawan dan menerima hasil pertandingan dengan sportif.

“Yang kita bangun bukan hanya prestasi, tetapi juga karakter. Anak-anak belajar disiplin, kerja keras, tanggung jawab dan sportivitas. Itu semua menjadi bagian penting dari pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap POP Kabupaten dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan membuka semakin banyak ruang bagi cabang olahraga potensial.

“Harapan kami ke depan partisipasinya semakin luas. Sekolah negeri maupun swasta bisa bersama-sama mengambil bagian. Dengan begitu, semakin banyak potensi anak yang bisa kita temukan dan kita bina,” tandasnya.

Bagi Yoni, POP Kabupaten Jombang 2026 pada akhirnya bukan hanya persoalan siapa yang berdiri di podium juara. Lebih dari itu, ada misi untuk memastikan bahwa setiap anak yang memiliki talenta mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.

Karena dari sebuah pertandingan di GOR Jombang hari ini, bisa saja muncul nama-nama baru yang kelak menjadi kebanggaan Kabupaten Jombang di tingkat Jawa Timur bahkan nasional.

“Yang terpenting bagaimana kita mewadahi anak-anak. Kita ingin talenta yang ada di Jombang tidak hilang begitu saja. Mereka harus punya ruang untuk tampil, berkembang dan mendapatkan pembinaan,” pungkas Yoni.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi

Kamis, 5 November 2026 - 11:40 WIB

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.