Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan
  • Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi
  • Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan
  • *AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*
  • *Kepala Sekolah (*Saiful Hasan 2 *) Penerima Program Revitalisasi di Situbondo Sampaikan Terima Kasih ke Kementrian Pendidikan Pemerintah Pusat dan Pemkab Situbondo*
  • Proyek Revitalisasi TK (*Saiful Hasan*) Rp700 Juta Tercium Amis: Material Diduga “Sunat” Spek, Mutu Bangunan Memprihatinkan
Selasa, 3 November 2026 - 19:58 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

redaksiSelasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20261103 WA0012
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung Liputan11.Com –Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan sarana sanitasi yang layak. Salah satu langkah konkret tersebut dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Tulungagung melalui program pembangunan jamban keluarga sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Di bawah kepemimpinan Kepala Disperkim Kabupaten Tulungagung, Robinson Parsaoran Nadeak, S.H., M.H., penyediaan infrastruktur sanitasi menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang sehat, aman, nyaman, dan memenuhi standar kelayakan.

Pada Tahun Anggaran 2026, Disperkim Kabupaten Tulungagung melaksanakan pekerjaan Pembangunan Jamban Keluarga untuk Masyarakat Desa Ngrance, Kecamatan Pakel, melalui Subkegiatan Penyediaan Unit Pengolahan Setempat. Pembangunan tersebut berlokasi di Desa Ngrance, Kecamatan Pakel, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 11 keluarga.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi standar kesehatan sekaligus mendukung percepatan pencapaian target Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

Persoalan sanitasi tidak dapat dipandang sebatas ketersediaan fasilitas rumah tangga. Lebih dari itu, sanitasi merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, serta martabat kehidupan keluarga.

Baca Juga:  Jombang Marching Competition 2026 Meriahkan Jombang Fest, Ratusan Peserta Tampilkan Aksi Spektakuler

IMG 20261103 WA0013

Ketersediaan jamban keluarga yang layak memiliki dampak besar dalam menekan risiko penyebaran penyakit akibat lingkungan yang tidak higienis. Fasilitas tersebut juga membantu mengurangi potensi pencemaran tanah dan sumber air bersih akibat bakteri, termasuk E. coli.

Di sisi lain, keberadaan jamban sehat memberikan rasa aman, kenyamanan, dan perlindungan privasi bagi anggota keluarga, khususnya perempuan, anak-anak, serta lanjut usia.

Kepala Disperkim Kabupaten Tulungagung, Robinson Parsaoran Nadeak, S.H., M.H., Selasa(3/11/2026), berharap terus mengedepankan prinsip ketepatan sasaran, kualitas konstruksi, serta akuntabilitas penggunaan anggaran dalam pelaksanaan program pembangunan sanitasi.

Aspek teknis menjadi perhatian penting, meliputi kesesuaian spesifikasi teknis, mutu bahan dan material, volume pekerjaan, serta kepatuhan terhadap ketentuan dalam dokumen kontrak dan daftar simak.
Setiap perubahan volume maupun kondisi lapangan harus ditindaklanjuti sesuai prosedur teknis dan administrasi yang berlaku. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, memiliki standar mutu, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian, keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari terlaksananya pekerjaan fisik, melainkan juga dari kesesuaian hasil dengan spesifikasi, keberfungsian fasilitas, dan manfaat nyata yang diterima masyarakat.

Baca Juga:  Hari Jadi Jombang 2026, Perumdam Tirta Kencana Beri Promo Pasang Baru, Diskon hingga 25 Persen

Ke depan, program pembangunan jamban keluarga diharapkan dapat terus diperluas secara terukur, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi memadai.

Disperkim Kabupaten Tulungagung diharapkan mampu memperkuat program sanitasi yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan pemerataan pelayanan, ketepatan penerima manfaat, serta keberlanjutan fungsi fasilitas yang telah dibangun.

Pemerintah daerah juga diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas sanitasi secara bertanggung jawab. Sebab, pembangunan jamban keluarga harus diikuti perubahan perilaku hidup bersih dan sehat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, penyediaan sanitasi layak bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi penting bagi kesehatan masyarakat, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup generasi mendatang.

Komitmen terhadap pembangunan yang berkualitas, tepat sasaran, dan akuntabel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan permukiman Kabupaten Tulungagung yang sehat, layak, bermartabat, dan berkelanjutan.(tot)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi

Selasa, 3 November 2026 - 06:49 WIB

Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan

Senin, 2 November 2026 - 21:04 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi

Selasa, 3 November 2026 - 06:49 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.