Tulungagung, Liputan11.Com — Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menghadiri acara Sosialisasi Gerakan Bulan Dana PMI Tahun 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Tulungagung yang berlangsung di ruang Praja Mukti, Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (29/07/2026).
Gerakan kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026.
Ketua PMI Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan pemaparan pertanggungjawaban penggunaan dana hasil penggalangan Bulan Dana PMI 2024 sebagai bentuk akuntabilitas publik.
Menurutnya, perolehan dana tersebut telah disalurkan secara transparan ke dalam sejumlah pos strategis dengan perincian sebagai berikut:
Setoran Wajib : Alokasi sebesar 15% atau sekitar Rp52.335.675 disetorkan ke PMI Pusat dan PMI Provinsi Jawa Timur.
Program Sosial Kemanusiaan : Sebesar Rp296.568.825 dialokasikan untuk 18 program strategis, yang mencakup layanan ambulans gratis selama satu tahun penuh, pengiriman 500.000 liter air bersih ke sembilan kecamatan terdampak kekeringan, serta pengadaan sarana tanggap bencana seperti peralatan rescue dan armada ambulans jenazah Luxio.
Dukungan Kesehatan dan Pelayanan Umum : pengamanan kesehatan jemaah haji, perayaan Hari Besar Nasional (HBN), event olahraga, hingga operasional Posko Siaga Lebaran.
Pembinaan Relawan : Penyelenggaraan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) yang melibatkan 1.700 anggota, serta partisipasi dalam Jumbara PMR Tingkat Provinsi di Gresik.
“Pelaksanaan Bulan Dana PMI 2026 ini berlandaskan pada Surat Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur tertanggal 8 Januari 2026 serta Keputusan Bupati Tulungagung terkait izin pengumpulan sumbangan dan pembentukan panitia,” terang Tri Hariadi yang sekaligus menjabat Pj Sekdakab Tulungagung.
Adapun sasaran penggalangan dana meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, pelaku usaha, sektor perbankan, peserta didik dari tingkat SD hingga SMA sederajat, perguruan tinggi, serta masyarakat umum secara sukarela.
”Gerakan ini tidak hanya bertujuan mengumpulkan dana, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangkitkan kepedulian sosial dan semangat kesetiakawanan tanpa membedakan latar,” tegasnya.
Pihaknya berharap antusiasme dan partisipasi masyarakat pada tahun 2026 ini semakin meningkat sehingga PMI Tulungagung dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu Plt Bupati Ahmad Baharudin mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Palang Merah Indonesia Kabupaten Tulungagung yang keberadaannya telah banyak membantu Pemerintah.
Dikatakannya, sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PMI, tugas pokok PMI antara lain memberikan layanan kesehatan dan sosial; membantu penanganan musibah dan bencana; membantu korban konflik dan kerusuhan; memberikan pembinaan, pendidikan dan pelatihan kepada relawan; menyiapkan darah yang aman dan sehat untuk pasien; memberikan informasi kegiatan kepalangmerahan, maupun membantu tugas-tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan.
Pihaknya berpesan agar Sosialisasi kepada masyarakat dilakukan secara profesional, melalui pendekatan persuasif, dalam rangka menumbuhkan rasa dan tanggung jawab sosial kemanusiaan untuk membantu sesama secara sadar dan ikhlas. Selain itu, mekanisme dan penentuan sasaran maupun besaran nominal haruslah disusun secara akurat sehingga hasil yang nantinya diperoleh sesuai dengan target yang ditentukan.
“Hal ini perlu diperhatikan mengingat beban masyarakat yang tidak ringan, jangan sampai Bulan Dana ini membebani masyarakat,” harapnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap tata kelola Bulan Dana harus dijalankan dengan sebaik baiknya dengan mengedepankan Transparansi dan Akuntabel terhadap dana yang terhimpun untuk mendukung kegiatan Kepalangmerahan sehingga citra positif PMI di masyarakat tetap terjaga. Karena sejatinya dana yang terhimpun tersebut harus dikembalikan dalam bentuk kegiatan dan penyaluran bantuan Sosial Kemanusiaan Kepada Masyarakat.
“Untuk itu kami mengharapkan Jajaran Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, Perbankan dan seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung, untuk dapat senantiasa mendukung, berpartisipasi aktif dan mensukseskan Gerakan Bulan Dana Palang Merah Indonesia Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 ini,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus PMI kecamatan, pimpinan perbankan, pelaku usaha, serta unsur relawan.(tot)
