liputan11SITUBONDO –* Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan Pelatihan Membatik dalam rangka peningkatan pemahaman, pengetahuan, serta kapasitas pelaku UMKM dan kewirausahaan melalui pendidikan dan pelatihan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Sumberkolak Kec.penarukan, Kabupaten Situbondo, pada Tahun Anggaran 2026.20/10/2026
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis membatik, mulai dari pengenalan motif khas Situbondo, teknik canting, pewarnaan, hingga strategi pemasaran produk batik agar memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional.
Kepala Diskoperindag Situbondo dalam sambutannya menyampaikan bahwa batik merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki potensi ekonomi besar jika dikelola secara profesional. Melalui pelatihan ini, pihaknya berharap para pelaku UMKM dapat naik kelas dan lebih berdaya saing.
“Kepala desa sumberkolak (*Supandi*) menambahkan dalam Kegiatan ini bukan hanya soal melestarikan batik, tapi juga bagaimana meningkatkan kapasitas UMKM dan jiwa kewirausahaan masyarakat. Kami ingin UMKM Situbondo tidak hanya bisa membuat, tapi juga bisa menjual dan mengembangkan usahanya,” ujar (*supandi)*
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga langsung praktik membatik yang dipandu oleh instruktur profesional.

Salah satu peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan batik memberikan wawasan baru tentang peluang usaha yang menjanjikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Diskoperindag Situbondo. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk menambah keterampilan dan membuka peluang usaha baru bagi kami pelaku UMKM,” ungkapnya.
Dengan adanya pelatihan batik ini, diharapkan dapat melahirkan wirausaha baru di bidang batik, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mengangkat potensi batik khas Situbondo agar semakin dikenal luas.
*(sup)*
