Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
  • Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan
  • Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga
  • Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo
  • Dinsos Tulungagung Serahkan Bantuan Atensi Sentra Terpadu Kartini Bagi PPKS, Ini Kata Plt. Bupati Ahmad Baharudin
  • Dinas Pendidikan Tulungagung Deklarasi SPMB 2026/2027, Plt.Bupati Tegaskan Komitmen Pendidikan Bersih
  • Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis
  • Pertanyakan Progres Laporan, Hepi Di Dampingi Kuasa Hukumnya Kembali Sambangi Mapolres Situbondo
Minggu, 7 Juni 2026 - 06:04 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Pendidikan

Rakerda PGSI Kabupaten Tulungagung, Targetkan Pemberdayaan Organisasi 

Sabtu, 2 April 2022 - 19:53 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220402 194627
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

TULUNGAGUNG,LIPUTAN11.COM-Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, telah menggelar rapat kerja pengurus daerah. Rapat menyusun program kerja jangka pendek maupun jangka panjang, periode 2022-2027.

Dalam rapat kerja pengurus, ada beberapa bidang yang menjadi topik pembahasan, yakni, bidang SDM, bidang kerjasama organisasi dan sosial, bidang Infokom, bidang Advokasi, dan bidang Ekonomi.

Nur Qomarudin, S.Pd.I selaku Ketua PGSI menyampaikan bahwa, ada target yang harus tercapai baik internal maupun eksternal PGSI. Sabtu, (2/4/2022).

IMG 20220402 194943
Ketua PGSI Kabupaten Tulungagung, Nur Qomarudin, saat diwawancarai awakmedia

“Targetnya, pemberdayaan organisasi secara internal, sehingga, pengurus memiliki wawasan dalam bidang organisasi. Kemudian secara ekternal, bagaimana kita bisa menempatkan fungsi organisasi profesi sebagaimana mestinya, yaitu melindungi, memperjuangkan, mengembangkan kompetensi guru,” ucap ketua.

Menurut Qomarudin, yang paling utama di internal organisasi, yaitu, peningkatan SDM, bagaimana pengurus mampu dan menguasai dinamika yang berkembang.

PGSI juga berkomitmen untuk pengembangan wilayah di masing-masing kecamatan, sehingga, terjadi pemerataan pengurus.

Untuk program terdekat PGSI yaitu, pendampingan terkait kesejahteraan guru, menjalin komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektoral di berbagai bidang yang ada di Tulungagung.

“Karena masih banyak yang belum kenal dengan PGSI, secara eksternalnya dulu kita sosialisasi. Selanjutnya, mencari solusi – solusi terkait masalah guru, terutama guru swasta,” tambah Qomarudin.

Saat ini menurut Ketua PGSI, gaji guru swasta masih minim sekali dan harus diperjuangkan, agar mendapat gaji yang layak.

“Gaji guru swasta saat ini variasi, mulai dari 100 ribu – 350 ribu, tergantung kebijakan masing – masing sekolah.
hasil hearing kami dengan Dewan komisi A kemarin, insentif yang diberikan Pemkab dari 250 ribu menjadi 350 ribu,. Itupun, kuotanya hanya di lingkup Diknas saja,” terang ketua.

Baca Juga:  Terpilih Menjadi Ketua PGSI Tulungagung periode 2022-2027, Qomarudin Akan Lakukan Hal Ini

Pengurus PGSI akan mengadakan survei di lapangan dan akan menggali itu, berapa jumlah guru swasta dan gaji rata-rata yang diterima guru swasta di Tulungagung.

“Untuk standar kesejahteraan guru, guru itu bekerjanya terstruktur, dengan mekanisme tertentu, bukan pekerja bebas, minimal gaji mereka UMK. Perlu kesepakatan dan pemahaman antara yayasan dengan Pemerintah, belum terjalinnya komunikasi yang bagus dan komitmen. Ini aneh, kalau anaknya diakui sebagai produknya, tetapi orang tuanya tidak diakui,” tutup Qomarudin.

Screenshot 2022 0402 194541
ketua pembina PGSI Kabupaten Tulungagung, DR.H Soim, M.Pd.I, bersama Sekretaris Pembina, DR. Raden Ali Sodik, M.Pd.I., M.H

Sementara itu, ketua pembina PGSI Kabupaten Tulungagung, DR.H Soim, M.Pd.I mengatakan, Ini sebagai awal untuk mengawal guru – guru seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Tulungagung.

“Dengan adanya Rakor ini, setidaknya kita akan merancang, memprogram hal – hal yang harus kita back up bersama, bagaimana guru di Tulungagung sudah ada yang punya tunjangan atau belum. Guru yang gajinya masih minim, dan bagaimana cara kita mampu mengentaskan berbagai macam persoalan lainnya,” kata Soim.

Soim mengajak berjuang bareng tidak hanya untuk internal, melainkan, untuk para guru yang ada di Tulungagung. Agar terangkat kesejahteraannya, kemudian mampu meningkatkan SDM guru. Sehingga, bahasa kualitifikasi, dan bahasa keahlian bisa tercapai.

“Hasil dari ini nantinya kita tunjukkan kepada masyarakat tulungagung, dan juga kita sampaikan kepada pemangku kebijakan, agar beliau semua mengetahui peran PGSI di Tulungagung.
Insya Allah semangat kita bareng bareng, berjuang bareng.Tidak hanya mengatakan perjuangan, pengorbanan, tetapi, kita akan memenuhi aksinya,” tutur Soim.

Baca Juga:  Tulungagung Jadi Pilot Project Desa Siaga Bencana Peduli KIA, Dinkes Bekali Bidan Desa Aplikasi Terintegrasi

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pembina PGSI, Kabupaten Tulungagung, DR. Raden Ali Sodik, M.Pd.I., M.H., menambahkan bahwa pihaknya akan mengadvokasi guru – guru non PNS, jadi hanya PGSI yang punya, dan ini nanti rencana terkait bidang hukum. Meminta kepada pengurus untuk bekerjasama dengan kejaksaan negeri, kepolisian, untuk memberikan pemahaman wawasan tentang hukum.

“Jadi, PGSI nanti punya bidang hukum yang akan mengadvokasi tentang guru. Sehingga, di PGSI nanti entah di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun kementerian agama, harus seimbang dan adil,” kata Sodik.

Sodik juga menjelaskan, PGSI menjadi wadah guru non PNS yang teraniaya dan harus diperjuangkan. Dugaan ada intervensi yang mendalam terhadap guru Guru Tidak Tetap (GTT), ini harus diperjuangkan tentang azas dan dasar hukumnya.

Selain itu, jumlah guru non PNS yang ada di bawah naungan PGSI tercatat ada 3400 anggota yang berada di seluruh wilayah di Tulungagung.

“Guru non PNS harus jelas tentang tataran kemanusiaannya, peraturan UMR Tulungagung satu juta lebih, kalau guru digaji 200-300 namanya penghinaan terhadap pendidikan. Peran guru disini harus lebih sejahtera, karena peran guru jelas, guru mencerdaskan kehidupan generasi penerus bangsa,” tandasnya. (Dst)

Kabupaten Tulungagung PGSI Rakerda Targetkan Pemberdayaan Organisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:14 WIB

Dinas Pendidikan Tulungagung Deklarasi SPMB 2026/2027, Plt.Bupati Tegaskan Komitmen Pendidikan Bersih

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:53 WIB

Hadiri Labuh Massal di Gondang, Plt Bupati Tulungagung Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 21:17 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:14 WIB

Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:34 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.