Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
  • Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0
  • Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib
  • Buka TMMD ke-130 Tahun 2026, Plt. Bupati Tulungagung “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”
  • Ludruk Kontemporer “WUH” Tombo Ati Pikat Gen Z, Gedung Kesenian Jombang Dipadati Penonton
  • Plt Bupati Tulungagung Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Tegaskan Dukung Pembangunan Nasional
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lepas Armada Bantuan Air Bersih
Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:49 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin

redaksiSabtu, 29 Agustus 2026 - 11:28 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

IMG 20260829 WA0001

JOMBANG, Liputan11.com — Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) mendeklarasikan Gerakan FANTIK (Fatayat Anti Kekerasan) sebagai ikhtiar menghadirkan kasih sayang, keadilan, serta perlindungan bagi setiap perempuan dan anak.

Deklarasi penolakan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut digaungkan di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, tepatnya di Posko Ramah Muktamirin. Deklarasi dibacakan oleh Sekretaris Posko Ramah Muktamirin, Gus Faiz.

Dalam deklarasi tersebut ditegaskan:

“Tidak ada toleransi bagi kekerasan. Gerakan FANTIK (Fatayat Anti Kekerasan), ikhtiar menghadirkan kasih sayang, keadilan dan perlindungan bagi setiap perempuan dan anak. Bersama Fatayat NU, hadirkan Indonesia yang aman, setara dan bermartabat. Jangan biarkan luka menjadi warisan, cegah kekerasan, tumbuhkan perlindungan. Setiap anak berhak tumbuh tanpa takut. Setiap perempuan berhak hidup tanpa kekerasan. Lindungi hari ini, selamatkan masa depan.”

Baca Juga:  Pangdam V/Brawijaya dan Bupati Jombang Ziarah ke Makam Gus Dur dalam Rangka HUT ke-80 TNI

Gus Faiz, yang dikenal sebagai aktivis kemanusiaan di Jombang, menyatakan dukungannya terhadap Gerakan FANTIK. Menurutnya, gerakan tersebut tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang mampu membangun kesadaran masyarakat dan mendorong pencegahan kekerasan sejak dini.

“Gerakan ini dapat membangun kesadaran publik tentang pencegahan kekerasan dan meningkatkan interaksi serta partisipasi publik. Pentingnya penguatan strategi kampanye dengan pendekatan partisipatif dan kolaborasi lintas komunitas untuk memperluas jangkauan pesan serta mendorong keterlibatan publik yang lebih aktif dan berkelanjutan,” ujar Gus Faiz.

Baca Juga:  Momentum Ramadan, Perhutani KPH Jombang Santuni Pensiunan Rimbawan dan Salurkan Ratusan Paket Sembako

Ia menilai perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi keagamaan, komunitas, lembaga pendidikan, keluarga, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, kampanye antikekerasan harus mampu mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata: berani mencegah, berani melindungi, dan berani bersuara ketika terjadi kekerasan.

Deklarasi FANTIK di Posko Ramah Muktamirin menjadi pesan kuat bahwa perjuangan menghadirkan ruang yang aman bagi perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama.

“Setiap anak berhak tumbuh tanpa takut. Setiap perempuan berhak hidup tanpa kekerasan. Lindungi hari ini, selamatkan masa depan.”

FANTIK: Bersama Fatayat NU, hadirkan Indonesia yang aman, setara dan bermartabat.(lil) 

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Ludruk Kontemporer “WUH” Tombo Ati Pikat Gen Z, Gedung Kesenian Jombang Dipadati Penonton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:51 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.