JOMBANG,Liputan11.com –Kesiapan pengamanan menjadi salah satu perhatian utama dalam gelaran akbar Jombang Bersholawat Bersama KH. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Selasa (13/10/2026) malam. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang turut mengambil peran strategis dalam menjaga ketertiban umum dan menciptakan suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.
Agenda yang menjadi bagian dari rangkaian Jombang Fest 2026 tersebut digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Ribuan jamaah dari berbagai wilayah diperkirakan hadir untuk mengikuti lantunan sholawat dan doa bersama dalam momentum kebersamaan tersebut.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, kesiapsiagaan petugas menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Satpol PP Kabupaten Jombang bersinergi dengan unsur pengamanan lainnya serta perangkat daerah terkait, dengan fokus pada pemeliharaan ketertiban umum, pengawasan aktivitas masyarakat, dan antisipasi potensi gangguan di sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran personel Satpol PP tidak sekadar menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Pendekatan persuasif dan humanis dikedepankan agar jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman, sekaligus menjaga keteraturan di tengah padatnya aktivitas di kawasan pusat kota.
Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Samsudi, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan berskala besar membutuhkan kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban.
“Kami berkomitmen mendukung penuh kelancaran Jombang Bersholawat bersama Gus Iqdam. Satpol PP hadir untuk membantu menjaga ketertiban umum, mengantisipasi potensi gangguan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan ini,” tegas Samsudi.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak jamaah memerlukan perhatian bersama, terutama dalam menjaga ketertiban di area kegiatan dan lingkungan sekitarnya. Karena itu, koordinasi dengan petugas gabungan menjadi bagian penting agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi secara tepat.
Samsudi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga suasana tetap kondusif dengan mematuhi arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan jamaah lainnya.
“Kami mengimbau seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan. Mari kita jadikan Jombang Bersholawat bukan hanya sebagai momentum memperbanyak sholawat dan doa, tetapi juga sebagai cerminan kebersamaan, kedamaian, dan kerukunan masyarakat Jombang,” ujarnya.
Melalui sinergi petugas dan partisipasi masyarakat, Jombang Bersholawat diharapkan berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Lebih dari sekadar agenda peringatan hari jadi, kegiatan ini menjadi ruang spiritual untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta memanjatkan doa bagi keberkahan dan kemajuan Kabupaten Jombang.(im)
