Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan
  • Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
  • Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak
  • Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental
  • Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi
  • Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027
  • Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
  • Hadiri Bersih Desa Gombang, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ingatkan Warga Jaga Kerukunan
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:56 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Keterbatasan Lahan Tak Halangi Prestasi, SMPN 1 Mojoagung Sabet Adiwiyata Provinsi 2025.

redaksiKamis, 29 Januari 2026 - 15:19 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
IMG 20260129 WA0009
Yoni Tri Joko Kurnianto, S.Pd., M.Si.,Kepala SMP Negeri 1 Mojoagung.

JOMBANG, Liputan11.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Jombang. SMP Negeri 1 Mojoagung resmi meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, sebuah capaian yang menjadi buah dari perjuangan panjang sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan hidup.

Atas keberhasilan tersebut, Bupati Jombang Abah Warsubi memberikan apresiasi langsung kepada pihak sekolah. Menurutnya, penghargaan Adiwiyata bukan sekadar simbol prestasi, namun bukti nyata komitmen sekolah dalam menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan.

“Sekolah seperti SMPN 1 Mojoagung ini menjadi contoh bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk berinovasi dan membangun lingkungan yang hijau, sehat, dan edukatif,” ungkap Abah Warsubi.

Kepala SMP Negeri 1 Mojoagung, Yoni Tri Joko Kurnianto, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa inti dari program Adiwiyata yang dijalankan sekolahnya adalah menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus melakukan penghematan energi, khususnya energi yang tidak dapat diperbarui, Kamis (29/1/2026).

“Fokus utama kami bukan hanya mengejar piagam. Yang paling penting adalah perubahan karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi, hingga kebiasaan hidup ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa kondisi lahan SMPN 1 Mojoagung yang relatif sempit menjadi tantangan tersendiri. Namun keterbatasan tersebut justru mendorong sekolah untuk terus berinovasi.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Pelaku UMKM, Ahmad Baharudin : GaBah Akan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Lokal Tulungagung

“Saat menuju Adiwiyata Provinsi kemarin, kami melakukan berbagai terobosan, salah satunya dengan pengembangan hidroponik. Lahan sempit tetap bisa produktif dan hijau kalau dikelola dengan kreatif,” jelasnya.

Tak berhenti sampai di tingkat provinsi, SMPN 1 Mojoagung kini telah menyiapkan langkah strategis menuju Adiwiyata Nasional. Sejumlah program baru pun tengah dirancang, di antaranya pemanfaatan lahan tersisa untuk budidaya ikan, pembuatan taman bugenvil, serta pengembangan taman vertikal.

“Ke depan, lahan belakang akan kita manfaatkan untuk budidaya ikan. Sementara area depan dan batas lapangan akan kita sulap menjadi taman vertikal seperti yang ada di Jalan Wahid Hasyim Jombang. Tanaman digantung sehingga tetap indah meski lahannya terbatas,” tuturnya.

Yoni menegaskan, bagi pihak sekolah, piagam penghargaan hanyalah bonus dari proses panjang yang dijalani.

IMG 20260129 WA0010

“Yang terpenting adalah perubahan perilaku dan karakter siswa. Kalau anak-anak sudah terbiasa peduli lingkungan, itulah keberhasilan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Perjalanan SMPN 1 Mojoagung dalam program Adiwiyata sendiri sudah dimulai sejak tahun 2014 di tingkat kabupaten. Namun baru pada tahun 2025 ini sekolah berhasil menembus level provinsi.

“Sudah cukup lama kami berproses. Alhamdulillah baru tahun ini bisa meraih Adiwiyata Provinsi,” ungkapnya.
Untuk tahap selanjutnya, pihak sekolah menargetkan dalam waktu tidak lebih dari dua tahun dapat melaju ke tingkat nasional. Namun Yoni mengakui masih ada tantangan besar, terutama dalam membentuk kebiasaan siswa agar mengurangi penggunaan barang sekali pakai.

Baca Juga:  AKBP Handono Subiakto Terima Kunjungan Ketua Bawaslu Tulungagung di Gedung Utama Sarja Arya Racana

“Sekarang ini anak-anak lebih sering pesan makanan online yang semuanya pakai kemasan sekali pakai. Itu jadi PR besar karena otomatis menambah volume sampah,” katanya.
Peran guru pun dinilai sangat krusial sebagai teladan bagi siswa. Meski diakui tidak selalu mudah, sekolah terus berupaya menciptakan budaya lingkungan yang sehat.

“Guru harus jadi katalis dan contoh. Walaupun ada tantangan, seperti kebiasaan merokok, kami tetap atur agar tidak dilakukan di area sekolah dan terus kami himbau demi menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” jelasnya.
Perubahan nyata pun kini sudah terlihat di lingkungan sekolah. Area sempit yang dulu dipenuhi barang tak terpakai dan sampah, kini disulap menjadi ruang hijau produktif penuh tanaman dan media edukasi lingkungan.
“Dulu lahan sempit itu seperti tempat menumpuk barang.

Sekarang kita maksimalkan jadi ruang hidup untuk tanaman, hidroponik, dan ke depan budidaya ikan,” pungkasnya.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi seluruh warga sekolah, SMPN 1 Mojoagung optimistis mampu melangkah lebih jauh hingga tingkat nasional, sekaligus menjadi inspirasi sekolah lain di Jombang dalam membangun pendidikan berwawasan lingkungan.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:09 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.