
JOMBANG,Liputan11.com — Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat pembinaan olahraga di kalangan pelajar melalui gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) 2026 Piala Bupati Jombang. Kompetisi ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuka ruang penjaringan atlet muda potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkatan kejuaraan.
Keseriusan pembinaan tersebut tercermin dalam persaingan cabang olahraga sepak bola yang diikuti 29 tim SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Jombang. Partai final yang berlangsung di Stadion Merdeka Jombang, Selasa (13/10/2026), menghadirkan pertandingan yang berakhir dengan kemenangan meyakinkan SMP Budi Utomo Perak atas SMP Negeri 1 Mojowarno dengan skor 5-0.
Hasil tersebut memastikan SMP Budi Utomo Perak keluar sebagai juara pertama, sedangkan SMP Negeri 1 Mojowarno menempati posisi kedua. Kemenangan dengan selisih lima gol menjadi penegas keberhasilan tim SMP Budi Utomo Perak dalam menuntaskan laga puncak kompetisi olahraga pelajar tingkat Kabupaten Jombang tersebut.
Namun, POPKAB 2026 Piala Bupati Jombang tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir pertandingan. Lebih dari itu, penyelenggaraan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga pelajar yang kompetitif, terarah, dan berkelanjutan melalui keterlibatan pemerintah daerah serta satuan pendidikan.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono, S.Pd., mengatakan bahwa sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam POPKAB tahun ini.
“Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam POPKAB 2026 Piala Bupati Jombang,” ujarnya.
Menurut Eko, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dengan berkolaborasi bersama para guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat SMP. Keterlibatan tenaga pendidik menjadi bagian penting dalam mendukung jalannya kompetisi sekaligus mendorong tumbuhnya minat dan kemampuan olahraga di lingkungan sekolah.
Jadi Panggung Pembinaan dan Penjaringan Atlet Muda
Sebagai agenda tahunan, POPKAB memberikan kesempatan kepada setiap sekolah untuk menyiapkan peserta didik secara lebih matang. Persiapan sejak dini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas permainan, tetapi juga memperkuat pola pembinaan atlet pelajar agar potensi yang dimiliki siswa dapat berkembang secara maksimal.
“Karena merupakan kegiatan tahunan, setiap satuan pendidikan dapat mempersiapkan diri sejak awal dan berpartisipasi dalam ajang ini,” jelas Eko.
Melalui kompetisi tersebut, para pelajar tidak hanya ditempa dari sisi teknik dan kemampuan bermain, tetapi juga belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, serta penghormatan terhadap lawan. Nilai-nilai itu menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui aktivitas olahraga.
Bagi Pemerintah Kabupaten Jombang, keterlibatan puluhan tim dalam kompetisi sepak bola ini juga menunjukkan besarnya ruang partisipasi sekolah dalam pengembangan olahraga. Potensi tersebut perlu diikuti dengan pembinaan yang konsisten agar ajang tahunan tidak berhenti pada seremoni dan perebutan trofi, melainkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas atlet daerah.
Keberhasilan SMP Budi Utomo Perak meraih gelar juara pertama menjadi salah satu capaian yang patut diapresiasi. Di sisi lain, pencapaian tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bagi sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas latihan, memperkuat pembinaan, dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkompetisi secara sehat.
Dengan terselenggaranya POPKAB 2026 Piala Bupati Jombang, Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan pentingnya olahraga sebagai bagian dari pengembangan potensi generasi muda. Sinergi pemerintah daerah, sekolah, dan guru olahraga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet pelajar berbakat yang siap bersaing serta membawa prestasi bagi Kabupaten Jombang pada masa mendatang.(im)