
JOMBANG,Liputan11.com — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jombang berlangsung semarak. Tidak hanya masyarakat dan peserta dari berbagai kalangan, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang juga turut ambil bagian dalam Gerak Jalan Ngoro Jombang (ROJO) 2026 yang digelar di Kecamatan Ngoro, Sabtu (8/8/2026).
Keikutsertaan jajaran Satpol PP menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang mengambil start di Pusdiklat Pramuka, Jalan Kandangan, Kecamatan Ngoro tersebut. Para personel Satpol PP ikut membaur bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang dan peserta lainnya, menikmati momentum peringatan kemerdekaan dalam suasana penuh keakraban.
Bagi Satpol PP, Gerak Jalan ROJO tidak semata-mata tentang menempuh jarak dari titik start menuju garis finis. Ada pesan kebersamaan, kedisiplinan dan kekompakan yang menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
Kasatpol PP Kabupaten Jombang, Samsudi, mengatakan keikutsertaan jajarannya merupakan bentuk antusiasme untuk turut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.
“Semangat kemerdekaan harus kita rayakan bersama. Gerak Jalan ROJO ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, menjaga kekompakan dan membangun semangat positif di antara seluruh jajaran,” ujar Samsudi. (Kutipan perlu dikonfirmasi kepada Samsudi sebelum dipublikasikan.)
Menurut Samsudi, suasana kebersamaan seperti yang tercipta dalam kegiatan tersebut memiliki nilai penting. Sebab, kekompakan yang dibangun melalui kegiatan bersama diharapkan dapat terbawa dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
“Dalam sebuah kegiatan, kita belajar bahwa untuk mencapai tujuan dibutuhkan kebersamaan dan kekompakan. Begitu juga dalam menjalankan tugas, setiap personel memiliki peran masing-masing dan harus mampu bekerja bersama,” katanya. (Kutipan perlu dikonfirmasi.)
Samsudi berharap momentum peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat perjuangan, kedisiplinan dan pengabdian harus terus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana semangat kemerdekaan ini kita implementasikan dalam pekerjaan. Disiplin, tanggung jawab, kebersamaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat harus terus kita jaga,” tegasnya. (Kutipan perlu dikonfirmasi.)
Sementara itu, Gerak Jalan ROJO 2026 diikuti sebanyak 162 peserta. Mereka terbagi dalam kategori kehormatan, beregu putra, beregu putri, perorangan putra dan perorangan putri.
Menariknya, peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai kelompok usia. Salah seorang peserta kategori perorangan bahkan tercatat merupakan lansia kelahiran 1955. Faktor usia tidak menghalangi semangat untuk turut berjalan dan merayakan kemerdekaan bersama.
Kegiatan tersebut semakin semarak dengan kehadiran Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., bersama Ketua TP PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid, S.Pd., M.Pd., bersama Ning Ema Erfina, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., bersama Ketua DWP Jombang Lilik Agus Purnomo, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, S.Ag., serta jajaran kepala OPD.
Bupati Warsubi secara resmi memberangkatkan peserta dengan mengibarkan bendera start. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Gerak Jalan ROJO merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Jombang untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan dan semangat kebangsaan.
Usai pemberangkatan, Bupati Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanuddin Yazid dan sejumlah pejabat turut berjalan menyusuri sebagian rute. Mereka juga menyempatkan diri menyapa warga yang antusias menyaksikan kegiatan dari sepanjang jalan.
Di tengah suasana tersebut, kehadiran jajaran Satpol PP memperlihatkan sisi lain dari aparatur pemerintah yang tidak selalu tampil dalam ruang kerja dan tugas kedinasan. Mereka turut melebur dalam suasana kebersamaan, menikmati semarak kemerdekaan sekaligus menunjukkan bahwa semangat pengabdian dapat tumbuh dari berbagai ruang dan kesempatan.
Gerak Jalan ROJO 2026 pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan olahraga. Setiap langkah membawa pesan tentang disiplin, kebersamaan dan semangat pantang menyerah—nilai yang diharapkan tidak hanya hadir dalam perayaan kemerdekaan, tetapi juga terus hidup dalam keseharian dan pengabdian kepada masyarakat.(im)