liputan11Situbondo– Proyek pembangunan infrastruktur strategis, “Kampung Nelayan Merah Putih” di Desa Pesisir, dilaporkan berjalan dengan progres yang memuaskan dan kepatuhan yang ketat terhadap regulasi pemerintah. Proyek yang dianggarkan melalui Kementrian Kelautan dan perikanan Diretorat Jendral Perikanan Tangkap tahun 2026 Rp.6.505.081.000,- yang di kerjakan oleh Cv.Tosan ini dipastikan telah memenuhi standar operasional serta menggunakan material yang memenuhi spesifikasi legal.
Sejumlah pihak yang memantau berjalannya proyek ini menyatakan bahwa transparansi menjadi prioritas utama sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa dana yang dikelola benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.
Transparansi Anggaran dan Material
Berdasarkan data di lapangan, seluruh penggunaan dana anggaran dari kementrian kelautan dan perikanan Direktorat Jendral perikanan untuk proyek ini telah disusun dengan teliti, mencakup pembiayaan tenaga kerja, penyediaan sarana prasarana, hingga pengembangan fasilitas penunjang. Pengelola proyek memastikan bahwa alokasi anggaran tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga akuntabel melalui sistem pelaporan yang sistematis.
Tidak hanya dari sisi finansial, kualitas bangunan juga menjadi fokus utama. Terkait pemilihan material, pihak pengelola mengonfirmasi bahwa semua bahan baku yang digunakan telah memenuhi standar kelayakan dan legalitas yang berlaku. Pemilihan material yang berkualitas tinggi bertujuan untuk menjamin ketahanan bangunan terhadap cuaca ekstrem di wilayah pesisir, sehingga fasilitas tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang.
Memberdayakan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Program Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kemandirian bagi warga Desa Pesisir. Fasilitas yang dibangun nantinya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional nelayan, seperti penyediaan area pendaratan ikan yang lebih baik serta pusat koordinasi untuk pemasaran hasil tangkapan.
“Komitmen kami adalah memberikan yang terbaik bagi nelayan. Kami memastikan dan material yang digunakan telah melalui verifikasi legal agar hasilnya maksimal dan aman digunakan oleh masyarakat,” ujar perwakilan pelaksana proyek di lokasi pembangunan.
Diharapkan, dengan selesainya pembangunan ini nanti, kawasan pesisir desa tidak hanya akan memiliki wajah baru yang lebih estetis dengan nuansa Merah Putih, namun juga menjadi motor penggerak ekonomi yang meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.(sup)
