Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • Melalui Pelatihan DBHCHT Disperindag Tulungagung Cetak 29 Pelaku IKM Pembuatan Aneka Kue
Rabu, 23 September 2026 - 05:04 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

SMP Negeri 2 Pare Gelar Apel, Ribuan Pelajar Ikrar Anti Kekerasan dan Ramadan Tanpa Petasan

redaksiSelasa, 10 Maret 2026 - 15:12 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260310 WA0000
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

KEDIRI, Liputan11.com – Semangat membangun sekolah yang aman dan berkarakter menggema kuat dari halaman SMP Negeri 2 Pare, Selasa (3/3/2026). Tepat pukul 07.00 WIB, ribuan pelajar berdiri tegak mengikuti Apel Ikrar Pencegahan Kekerasan di Sekolah dan Deklarasi Ramadan–Idul Fitri Tanpa Petasan yang digelar serentak se-Kabupaten Kediri.

Suara lantang para siswa membacakan ikrar menjadi penanda tekad bersama: memutus mata rantai perundungan, tawuran, dan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Di bulan suci Ramadan, komitmen itu diperluas dengan ajakan menjaga ketertiban dan keamanan, termasuk menolak penggunaan petasan yang kerap memicu kecelakaan dan keresahan warga.

Kepala SMP Negeri 2 Pare Niam Isbat Futhona S.Pd., M.M., menegaskan, bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan gerakan moral yang harus hidup dalam keseharian siswa.

Baca Juga:  Cegah PMK, Polsek Kunjang Dampingi Penyuntikan Vaksin Hewan Ternak

IMG 20260310 WA0001

“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman. Tidak boleh ada ruang bagi bullying, intimidasi, apalagi kekerasan. Komitmen ini harus diwujudkan dalam sikap saling menghargai, saling menjaga, dan berani melapor jika melihat pelanggaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pendidikan karakter. Nilai kesabaran, empati, dan pengendalian diri harus tercermin dalam perilaku nyata, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Pare Habib Adnan turut memberikan pesan tegas kepada para pelajar. Ia mengingatkan bahwa penggunaan petasan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Hadiri Silaturahmi dan Halal Bihalal PWNU Jatim

“Kami tidak ingin ada korban akibat petasan atau aksi kenakalan remaja selama Ramadan. Jadikan bulan suci ini sebagai momen memperbaiki diri, bukan justru mencari masalah,” ujarnya.

Sebagai simbol komitmen kolektif, para siswa membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi yang terbentang di halaman sekolah. Spanduk itu seketika penuh coretan nama menjadi saksi tekad generasi muda untuk menjaga sekolah tetap ramah anak dan bebas kekerasan.

Gerakan serentak ini menunjukkan langkah konkret dunia pendidikan di Kabupaten Kediri dalam membangun generasi berkarakter, berakhlak, dan bertanggung jawab. Pesannya jelas dan tanpa kompromi: sekolah harus aman, Ramadan harus nyaman, dan Idul Fitri dirayakan tanpa dentuman petasan melainkan dengan kedamaian dan kebersamaan. (Als)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 11:50 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.