Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
  • Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak
  • Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
Jumat, 6 November 2026 - 05:57 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Tiga Bupati Bersatu, Warsubi, Hanindhito Himawan Pramana, dan Marhaen Djumadi Dorong Flyover Mengkreng Atasi Kemacetan Parah

redaksiKamis, 9 April 2026 - 04:02 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260411 WA0008
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JOMBANG,Liputan11.com – Upaya mengurai kemacetan kronis di Simpang Mengkreng kian menunjukkan progres serius. Tiga kepala daerah, yakni Bupati Jombang Warsubi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, menggelar pertemuan strategis di Pos Polisi Mengkreng, Kediri, Rabu (8/4/2026), untuk membahas rencana pembangunan flyover di kawasan tersebut.

Pertemuan lintas daerah ini menjadi langkah konkret dalam merespons persoalan kemacetan yang telah lama menjadi keluhan masyarakat, khususnya pada momen-momen tertentu seperti arus mudik dan balik Lebaran. Dalam forum tersebut, ketiga bupati bersama jajaran teknis melakukan kajian mendalam terhadap pola dan sirkulasi lalu lintas di Simpang Mengkreng, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan paling padat di Jawa Timur.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Simpang Mengkreng bahkan masuk dalam tiga besar titik kemacetan terparah di Indonesia, terutama saat momentum Ramadan. Kondisi tersebut dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, sehingga diperlukan solusi konkret berbasis pembangunan infrastruktur.

“Ini bukan hanya persoalan daerah, tetapi sudah menjadi persoalan nasional. Maka perlu langkah bersama dan terintegrasi agar kemacetan di Mengkreng bisa segera terurai,” tegasnya.

Baca Juga:  Hebat! Jombang Sumbang 200 Buku, Ikut Pecahkan Rekor MURI Literasi Jawa Timur 2025

Rencana pembangunan flyover menjadi opsi utama yang tengah dimatangkan. Infrastruktur tersebut nantinya akan menghubungkan jalur dari wilayah Jombang dengan dua arah utama, yakni menuju Kediri dan Nganjuk. Dengan desain tersebut, diharapkan arus kendaraan yang melintas di jalur strategis antarwilayah dapat terbagi dengan lebih efektif, sehingga mengurangi titik temu arus yang selama ini menjadi penyebab utama kemacetan.

Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa hasil pertemuan ini tidak akan berhenti pada tataran wacana. Dalam waktu dekat, pihaknya bersama pemerintah daerah terkait akan segera menyusun proposal pembangunan sebagai langkah awal menuju realisasi proyek.

“Dalam satu hingga dua minggu ke depan, proposal akan kami siapkan. Selanjutnya, kami bersama Bupati Kediri dan Nganjuk akan mengajukannya kepada Gubernur Jawa Timur, kemudian dilanjutkan ke pemerintah pusat di Jakarta untuk pembahasan lebih lanjut terkait kewenangan dan realisasi pembangunan,” jelasnya.

Senada dengan itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menambahkan bahwa koordinasi teknis akan terus dilakukan secara intensif. Dalam waktu dekat, akan digelar rapat lanjutan yang melibatkan sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Perhubungan dari ketiga wilayah.

Baca Juga:  SMAN Kesamben Perkuat Karakter dan Akhlak Siswa Baru Melalui MPLS, Wujudkan Generasi Berprestasi dan Berintegritas

“Target kami, dalam waktu dekat sudah tersusun proposal lengkap beserta rekomendasi teknis bersama, sehingga proses pengajuan dapat segera dilakukan,” ujarnya.
Sebagai simpul transportasi vital di Jawa Timur, Simpang Mengkreng memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Kediri, Jombang, dan Nganjuk. Tak hanya itu, kawasan ini juga menjadi jalur arteri penting bagi kendaraan dari arah Surabaya menuju wilayah selatan seperti Madiun dan sekitarnya.

Tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari menjadikan kawasan ini rawan mengalami kepadatan, bahkan kerap terjadi kemacetan panjang.

Dengan adanya inisiasi pembangunan flyover ini, diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurai kemacetan di Simpang Mengkreng. Selain meningkatkan kelancaran mobilitas antarwilayah, proyek ini juga diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, efisiensi distribusi logistik, serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Sinergi tiga kepala daerah ini pun menjadi sinyal kuat bahwa persoalan infrastruktur lintas wilayah membutuhkan kolaborasi nyata. Harapannya, rencana pembangunan flyover di Simpang Mengkreng dapat segera terealisasi dan menjadi jawaban atas persoalan kemacetan yang selama ini membebani masyarakat.(Im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi

Kamis, 5 November 2026 - 11:40 WIB

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.