Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani Bondowoso Perkuat Sinergi Bersama LMDH untuk Optimalkan Produksi Getah Pinus Berkelanjutan
  • Plt. Dinas Pendidikan Tulungagung Buka Workshop Penguatan Kompetensi Guru
  • Bekerjasama Dengan BBPMP Jatim, Diknas Tulungagung Gelar SPM Pendidikan Tahun 2026
  • Pemkab Jombang Salurkan 350 Ton Pupuk Khusus Tembakau, Dongkrak Kualitas Panen dan Pendapatan Petani
  • Luruskan Isu Insentif Pajak, Pemkab Jombang Tegaskan Seluruh Mekanisme Bapenda Berlandaskan Aturan Hukum
  • Dinas Pertanian Pastikan Irigasi Puton Bersumber APBN 2025, Perbedaan Papan Informasi Diduga Akibat Salah Cetak
  • Proyek Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 Diduga Dikondisikan
  • Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung Melalui UPT PJJ Campurdarat Intensifkan Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Campurdarat–Sodo
Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:25 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Turun Jalan, Peternak Rakyat Tulungagung Menjerit, Desak Kadin Bersikap dan Tolak Investor Asing Pengadaan Telur

redaksiMinggu, 17 Mei 2026 - 05:56 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260516 WA0188
Peternak Rakyat Tulungagung turun jalan menggelar aksi bagi-bagi telur gratis di kawasan titik 0 kilometer Tulungagung
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, LIPUTAN11.COM – Ratusan peternak yang tergabung dalam Peternak Rakyat Tulungagung turun jalan menggelar aksi bagi-bagi telur gratis di kawasan titik 0 kilometer Tulungagung, Sabtu (16/05/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap anjloknya harga telur sekaligus penolakan terhadap isu masuknya investor asing dalam pengadaan telur nasional di tengah kondisi peternak lokal yang semakin tertekan.

Sebanyak 5 ribu butir telur dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol keprihatinan peternak rakyat. Mereka menilai hingga kini belum ada perlindungan dan kepastian nyata dari pemerintah terhadap keberlangsungan usaha peternak ayam telur lokal.

“Kami melakukan aksi bagi-bagi telur gratis sebanyak 5.000 butir sebagai bentuk kekecewaan peternak ayam telur di Tulungagung,” ujar Koordinator Lapangan Peternak Rakyat Tulungagung, Abdul Kholiq.

Menurutnya, sejak Hari Raya Idul Fitri 2026 harga telur di tingkat peternak terus mengalami penurunan. Saat ini harga telur hanya berada di kisaran Rp21 ribu per kilogram, jauh di bawah harga normal sekitar Rp25 ribu per kilogram. Sementara biaya produksi dinilai tidak sebanding dengan harga jual yang terus jatuh.

Baca Juga:  Selesai Digelar, Nilai Tertinggi Hasil Ujian Mutasi Calon Sekdes Wateskroyo Terpaut 3 Poin

“Harga telur sekarang Rp21 ribu dari harga normal Rp25 ribu. Ini membuat peternak merugi dan menjadi masalah di daerah,” terangnya.

Para peternak menyebut salah satu penyebab anjloknya harga telur adalah kondisi over suplai di wilayah sentra produksi, termasuk Tulungagung dan sekitarnya. Namun di tengah kondisi tersebut, muncul isu rencana keterlibatan investor asing dari Cina dalam pengadaan telur yang dikaitkan dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

IMG 20260516 WA0187
Abdul Kholiq koordinator lapangan Peternak Rakyat Tulungagung

Hal itu memicu keresahan peternak rakyat karena dinilai berpotensi mematikan usaha peternak lokal yang selama ini bertahan secara mandiri tanpa perlindungan kuat dari negara.

“Kebijakan mendatangkan investor asing bisa membunuh peternak ayam lokal dan menjadi pukulan berat bagi kami,” jelas Abdul Kholiq.

Dalam aksi tersebut, para peternak juga mulai menyoroti peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin), termasuk unsur dunia usaha daerah, agar tidak hanya menjadi simbol organisasi pengusaha tetapi ikut memperjuangkan kepentingan peternak rakyat di daerah.

Baca Juga:  Rancangan Peraturan Kode Etik dan Tata Beracara DPRD Tulungagung Masuk Agenda Paripurna

Secara fungsi kelembagaan, Kadin memiliki peran sebagai wadah dunia usaha dan mitra pemerintah dalam menjembatani aspirasi pelaku usaha, menciptakan iklim usaha sehat, serta membantu mencarikan solusi persoalan ekonomi daerah, termasuk sektor peternakan dan pangan.

Karena itu, peternak berharap Kadin ikut mendorong perlindungan terhadap peternak lokal dan memastikan program pangan nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), benar-benar menyerap hasil produksi peternak rakyat, bukan justru membuka ruang dominasi investor besar maupun asing.

“Tuntutan kami hanya satu, yakni menolak investor asing untuk pengadaan telur,” paparnya.

Aksi bagi-bagi telur gratis tersebut juga menjadi sindiran keras terhadap minimnya keberpihakan kebijakan kepada peternak kecil. Para peternak khawatir jika pemerintah lebih memberi ruang kepada kekuatan modal besar, maka peternak rakyat perlahan akan tersingkir di daerahnya sendiri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai polemik pengadaan telur maupun isu keterlibatan investor asing dalam rantai pasok pangan nasional.(tot)

Aksi Bagi-Bagi Telur Gratis Harga Telur Peternak Rakyat Tulungagung Tolak Investor Asing Pengadaan Telur
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Plt. Dinas Pendidikan Tulungagung Buka Workshop Penguatan Kompetensi Guru

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:18 WIB

Bekerjasama Dengan BBPMP Jatim, Diknas Tulungagung Gelar SPM Pendidikan Tahun 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung Melalui UPT PJJ Campurdarat Intensifkan Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Campurdarat–Sodo

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:35 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Perhutani Bondowoso Perkuat Sinergi Bersama LMDH untuk Optimalkan Produksi Getah Pinus Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:50 WIB

Plt. Dinas Pendidikan Tulungagung Buka Workshop Penguatan Kompetensi Guru

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:18 WIB

Bekerjasama Dengan BBPMP Jatim, Diknas Tulungagung Gelar SPM Pendidikan Tahun 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Jombang Salurkan 350 Ton Pupuk Khusus Tembakau, Dongkrak Kualitas Panen dan Pendapatan Petani

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:12 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.