Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Gubernur Jatim Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 2 Trenggalek, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
  • Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana Pendidikan Baru di SMKN 1 Pagerwojo, Dorong Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja
  • Pemprov Jawa Timur Perkuat Pendidikan Vokasi, Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMKN 1 Tulungagung
  • Dorong Mutu Pendidikan, Khofifah Resmikan Ruang Kelas SMKN 1 Rejotangan
  • Gubernur Khofifah Resmikan Pembangunan dan Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 1 Boyolangu
  • RSUD dr. Iskak Tegaskan Sistem Proteksi Kebakaran Berlapis dan Siap Hadapi Kondisi Darurat
  • Turun Jalan, Peternak Rakyat Tulungagung Menjerit, Desak Kadin Bersikap dan Tolak Investor Asing Pengadaan Telur
  • Perhutani KPH Bondowoso Tingkatkan Patroli Preventif Cegah Gangguan Keamanan Hutan Saat Libur Panjang
Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

BIAN di Tulungagung Lampaui Target, Masuk Peringkat 15 Besar Jawa Timur

Selasa, 20 September 2022 - 22:50 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220920 223215
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rokhmad saat Rapat Evaluasi Hasil Pelaksanaan BIAN dan Rakor Pelaksanaan Geser Jadi Mantul, Selasa (20/09/2022)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

TULUNGAGUNG.LIPUTAN11.COM – Capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan Imunisasi Kejar di Tulungagung masuk peringkat 15 Besar se Jawa Timur. Capaian tersebut sudah melampaui target yakni 96,59 namun masih perlu diperbaiki untuk mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rokhmad saat Rapat Evaluasi Hasil Pelaksanaan BIAN dan Rakor Pelaksanaan Geser Jadi Mantul menyampaikan ada beberapa desa masih perlu memperbaiki capaian BIAN agar bisa mencapai 100 persen.

BIAN merupakan kegiatan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar yang bertujuan untuk menutup kesenjangan imunitas bagi masyarakat Tulungagung.

Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan pemberian imunisasi campak dan rubela bagi anak usia 9-59 bulan. Sedangkan untuk imunisasi kejar dilakukan pada anak dengan usia 12-59 bulan. Selama pelaksanaan BIAN.

“Ini kita melibatkan sebanyak 32 puskesmas di Tulungagung yang juga didampingi lintas sektoral mulai dari pemerintah desa (Pemdes) hingga forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam).” Kata dr. Kasil Rokhmad, Selasa (20/09/2022)

Sedangkan untuk sasarannya sebanyak 55 ribu anak yang tersebar di seluruh Kecamatan di Tulungagung. BIAN sudah di mulai sejak Agustus 2022

Baca Juga:  Warga Perum Patihan City Center Meriahkan Kupatan Massal, Wabup Gatut Sunu Hadir Sampaikan Pesan

Menurut dr. Kasil, dari total sasaran, capaian BIAN sampai saat ini sudah 98,26 persen. Nilai itu di atas proyeksi capaian BIAN di Tulungagung sebesar 96,59 persen saja.

“Jika dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain se-Jawa Timur, capaian BIAN di Tulungagung sudah termasuk bagus dengan masuk peringkat ke 15 untuk capaian imunisasi Kejar. Sedangkan untuk capaian imunisasi tambahan berada di peringkat 21 se-Jawa Timur. Tentu ini tidak lepas dari kerja keras seluruh sektor mulai dari petugas Dinkes Tulungagung, Puskesmas, Pemdes hingga Forkopimcam,” ungkapnya.

Pada kesempatan evaluasi BIAN yang di gelar di hotel ternama di Tulungagung dr. Kasil berharap bisa memenuhi seluruh sasaran hingga mencapai 100 persen.

“Meski ditingkat Kabupaten sudah sesuai target, akan tetapi ditingkat desa masih ada beberapa yang belum 100 persen dan itu perlu ditingkatkan lagi,” sambungnya.

Maka dengan adanya capaian yang kurang maksimal, jangan sampai desa atau Kelurahan justru menjadi pencetus dari penyakit yang biasa menjangkiti balita. Untuk itu akan terus dilakukan penyisiran pada desa-desa tersebut agar capaian BIAN bisa 100 persen.

Baca Juga:  Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas 2024, Ini Yang Disampaikan Pj Bupati Tulungagung

“Dari 257 desa di Kabupaten Tulungagung, masih ada 36 desa yang belum memenuhi target. Hal ini dikarenakan ada beberapa faktor seperti belum sepenuhnya memahami pentingnya vaksinasi, belum memiliki kesempatan untuk melakukan vaksinasi, atau bahkan berhalangan hadir untuk melakukan vaksinasi lantaran sakit. Untuk itu kita akan melakukan sweeping di 36 desa itu agar semua sasaran kami bisa terjangkau vaksinasi,” ujarnya.

Terhadap 36 Desa yang belum memenuhi target, Kasil mengatakan pihaknya akan mentargetkan pada 30 September 2022.

Namun jika pada saatnya nanti target tidak terpenuhi, pihaknya akan menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait apakah boleh dihentikan atau tetap melanjutkan vaksinasi. Padahal pemerintah pusat sendiri mentargetkan agar BIAN selesai per 1 September 2022.

“Berhubung untuk Kabupaten lain di Jawa Timur juga masih banyak yang baru mencapai 50 persen, maka kebijakan diperpanjang sampai akhir September. Untuk itu kami perlu edaran dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi untuk memperpanjang BIAN,” pungkasnya. (Nuha)

Berita tulungagung bian Dinkes Tulungagung Lampaui Target
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Gubernur Jatim Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 2 Trenggalek, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:28 WIB

Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana Pendidikan Baru di SMKN 1 Pagerwojo, Dorong Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:19 WIB

Pemprov Jawa Timur Perkuat Pendidikan Vokasi, Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMKN 1 Tulungagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:11 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Gubernur Jatim Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 2 Trenggalek, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:28 WIB

Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana Pendidikan Baru di SMKN 1 Pagerwojo, Dorong Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:19 WIB

Pemprov Jawa Timur Perkuat Pendidikan Vokasi, Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMKN 1 Tulungagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:11 WIB

Dorong Mutu Pendidikan, Khofifah Resmikan Ruang Kelas SMKN 1 Rejotangan

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:05 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.