Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Masyarakat
  • Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025
  • Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.
  • Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri
  • Keadilan yang Terpaksa: Cerita Pilu Istri oknum Polisi di Situbondo Berdamai Demi Masa Depan Anak
  • Polres Situbondo Tetapkan Empat Orang Tersangka Perjudian Sabung Ayam di Mangaran
  • Ratusan Gamer Ramaikan Kapolres Cup Mobile Legends di Situbondo Jawa Timur
  • Hadiri HUT PPNI ke-52, Ini Pesan Plt Bupati Tulungagung
Rabu, 13 Mei 2026 - 12:30 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Banyuwangi

Bupati Ipuk : Pembangunan Infrastruktur Jalan Sebagai Instrumen Pemulihan Ekonomi

RedaksiSelasa, 11 Januari 2022 - 14:54 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220112 WA0011
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

BANYUWANGI.LIPUTAN11.COM-Pemkab Banyuwangi bakal menjadikan pembangunan infrastruktur jalan sebagai instrumen pemulihan ekonomi. Hal itu disampaikan Bupati Ipuk Fiestiandani saat tasyakuran pembangunan jalan hotmox dan paving di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Selasa (11/1/2022).

“Pembangun jalan bukan hanya soal infrastruktur semata. Ini bagian dari pemulihan ekonomi. Pertama, dampak langsung yaitu penyerapan tenaga kerja. Sistem padat karya kami targetkan bisa menyerap 10.000 tenaga kerja dalam berbagai program pembangunan jalan pada tahun ini,” ungkap Ipuk.

“Kedua, dampak tidak langsung, yaitu memperlancar mobilitas, membuka titik pertumbuhan ekonomi baru,” imbuhnya.

Pembangunan infrastruktur jalan, imbuh Ipuk, menjadi bagian dari program “Banyuwangi Rebound”, sebuah gerakan multisektor yang baru saja dicanangkan Pemkab Banyuwangi.

“Banyuwangi Rebound“, imbuh Ipuk, memiliki sejumlah pilar ekosistem penunjangnya. Salah satunya adalah pemulihan ekonomi. “Dalam pemulihan ekonomi ini, salah satu yang kita canangkan adalah pembangunan infrastruktur jalan,” terangnya.

Baca Juga:  Menko Luhud Kunjungi Banyuwangi, Ini Kata Bupati Ipuk

Pada 2022 ini, ditargetkan akan ada sedikitnya seribu titik pembangunan maupun perbaikan jalan di seluruh Banyuwangi. “Kami tidak hanya menargetkan adanya perbaikan jalan. Tapi, juga harus ada dampak ekonomi turunannya. Dari program padat karya ini, setidaknya ada 10 ribu orang yang turut bekerja,” jelas Ipuk.

Dengan akses jalan yang baik, imbuh Ipuk, secara bertahap akan dikembangkan potensi ekonomi setempat. Seperti halnya pembangunan jalan di Desa Jajag tersebut di atas, juga dibersamai dengan penebaran benih ikan di kali yang melintas di samping jalan.

Baca Juga:  Danlanal Banyuwangi Dampingi Menko Marves RI Hadiri Final Kompetisi Selancar WSL Championship Tour di G-Land Pantai Plengkung

“Ini adalah contoh yang baik. Dengan jalan yang telah diperbaiki, semangat masyarakat untuk turut membangun terpantik. Tak hanya jalannya, tapi irigasinya secara swadaya turut diperbaiki. Sehingga bisa untuk merawat ikan,” Ipuk memberi apresiasi.

Sementara itu, Kepala Desa Jajag Suparno mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Banyuwangi atas pembangunan yang dilaksanakan di daerahnya. “Atas nama masyarakat Jajag, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati. Semoga ini memberikan kemanfaatan yang seluas-luasnya bagi rakyat kami,” ungkapnya.

Selama ini, ungkap Suparno, ada sejumlah pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah di Desa Jajag. Mulai perbaikan jalan, pavingisasi, perbaikan irigasi, hingga penerangan jalan. “Totalnya tidak kurang dari Rp1,8 M,” pungkasnya. (Septian)

Banyuwangi Bupati Ipuk ekonomi Pembangunan Infrastruktur Pemkab Banyuwangi
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

Senin, 13 April 2026 - 15:30 WIB

OTT di Tulungagung, KPK Tetapkan Bupati Gatut Sunu Wibowo dan Ajudan Tersangka

Minggu, 12 April 2026 - 05:42 WIB

Banmus DPRD Kabupaten Blitar Susun Agenda Kegiatan April 2026

Senin, 6 April 2026 - 17:29 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:16 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:58 WIB

Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.