Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPRD Jombang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan Publik dan Optimalkan PAD
  • Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan
  • Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin
  • *”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*
  • *Skandal Perselingkuhan Guncang Desa Kedungdowo Kec.Arjasa Situbondo Jawa Timur ,Suami Buka Suara*
  • Perhutani KPH Bondowoso Gelar Rapat Evaluasi Pekerjaan Semester I Tahun 2026
  • *Bertempat Di Aula MTS Fathus Salafi , XLSMART Menggelar Workshop “Bijak Bermedsos di Era Digitalisasi”*
  • *Workshop XLSMART Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial di Era Digitalisasi*
Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

DPRD Jombang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan Publik dan Optimalkan PAD

redaksiSenin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260622 WA0013
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JOMBANG,Liputan11.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati atas Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (22/6/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Jombang tersebut menjadi momentum penting dalam tahapan evaluasi pelaksanaan anggaran daerah. Dalam forum itu, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Wakil Bupati Salmanuddin Yazid memberikan penjelasan dan tanggapan atas berbagai masukan, kritik, serta saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD terkait kinerja pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun anggaran 2025.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah tingginya proporsi belanja operasi yang disoroti Fraksi Partai Golkar. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Salmanuddin Yazid menjelaskan bahwa belanja operasi tidak semata-mata didominasi oleh belanja pegawai sebagaimana yang kerap dipersepsikan.

Menurutnya, dalam struktur APBD, belanja operasi mencakup berbagai komponen penting, mulai dari belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah, hingga bantuan sosial yang secara langsung mendukung penyelenggaraan pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.

“Belanja operasi merupakan pengeluaran pemerintah daerah yang digunakan untuk mendukung kegiatan rutin pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka pendek. Oleh karena itu, komposisinya perlu dilihat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi belanja pegawai,” jelasnya di hadapan anggota DPRD.

Ia memaparkan, realisasi belanja barang dan jasa pada Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp1,049 triliun atau sebesar 101,80 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, realisasi belanja pegawai tercatat sebesar Rp970,712 miliar atau mencapai 88,52 persen.

Baca Juga:  “RDP Tanpa Taring: DPRD Jombang Diuji, Berani Bongkar Dugaan Skandal Pasar Ploso atau Sekadar Formalitas?”

Selain itu, realisasi belanja subsidi, hibah, dan bantuan sosial juga menunjukkan capaian yang cukup tinggi, yakni berada pada kisaran 94 hingga 99 persen dari target anggaran.

Capaian tersebut dinilai mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat terlaksana secara optimal.

Salmanuddin menegaskan bahwa arah kebijakan belanja daerah tetap berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Jombang, kata dia, berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional pemerintahan dengan program-program pembangunan yang berdampak langsung bagi warga.

“Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta upaya percepatan pengentasan kemiskinan tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan anggaran daerah,” tegasnya.

Selain sektor belanja, pembahasan juga menyoroti upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumnya mendorong pemerintah daerah untuk lebih agresif menggali potensi-potensi pendapatan baru melalui berbagai strategi inovatif dan terukur.

Menjawab dorongan tersebut, Salmanuddin menyampaikan bahwa Pemkab Jombang terus melakukan berbagai langkah strategis guna meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Salah satu upaya yang saat ini menjadi fokus pemerintah adalah memperkuat sistem digitalisasi dalam pemungutan dan pembayaran pajak daerah.

Menurutnya, transformasi digital di sektor pendapatan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, memperluas kepatuhan wajib pajak, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.

“Pemkab Jombang terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah melalui berbagai inovasi, termasuk digitalisasi sistem pemungutan dan pembayaran pajak daerah agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Baca Juga:  Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga tengah mempercepat proses inventarisasi dan sertifikasi aset milik daerah, baik berupa tanah maupun bangunan yang hingga kini belum memiliki legalitas yang lengkap.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset daerah sekaligus membuka peluang pemanfaatan aset secara lebih produktif guna mendukung peningkatan pendapatan daerah di masa mendatang.

“Inventarisasi dan percepatan sertifikasi aset menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan nilai manfaat barang milik daerah. Dengan legalitas yang jelas, aset daerah dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, menyampaikan bahwa pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 saat ini telah memasuki tahap akhir.

Menurutnya, setelah penyampaian jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi, proses pembahasan hanya menyisakan satu tahapan lagi sebelum Raperda tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Pembahasannya sudah hampir selesai. Setelah ini tinggal satu kali rapat paripurna lagi untuk pengambilan keputusan. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, maka Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dapat segera disahkan menjadi Perda,” ungkapnya.

Dengan memasuki fase akhir pembahasan, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Jombang berharap proses evaluasi pelaksanaan APBD 2025 dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif sebagai bahan perbaikan tata kelola keuangan daerah. Langkah tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jombang.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:23 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

DPRD Jombang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan Publik dan Optimalkan PAD

Senin, 22 Juni 2026 - 18:21 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:49 WIB

*”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:25 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.