liputan11.com, Kabupaten Blitar
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPRD Kabupaten Blitar menggelar kegiatan penyimakan Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan Presiden RI Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Kanigoro, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Blitar, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Komandan Kodim 0808 Blitar, Kapolres Blitar, anggota DPRD, pimpinan partai politik se-Kabupaten Blitar, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Blitar, Direktur RSUD Ngudi Waluyo, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga camat dan lurah se-Kabupaten Blitar.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat kebangsaan. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Menurut Supriadi, tema tersebut menggambarkan cita-cita bersama dalam mengisi kemerdekaan sekaligus membangun bangsa yang mandiri, menjunjung keadilan, dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
“Berdaulat berarti menjaga kemandirian dan keutuhan negara, serta berani menentukan arah pembangunan demi kepentingan nasional. Adil berarti memastikan seluruh masyarakat menikmati hak dan kesempatan secara merata. Sedangkan makmur adalah cita-cita mewujudkan kesejahteraan yang layak bagi semua,” ujar Supriadi.
Ia menambahkan, peringatan kemerdekaan hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat patriotisme, serta menjadi refleksi bersama dalam meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, dalam pidato yang disimak secara daring, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilaksanakan dengan disertai pembenahan sistem dan efisiensi dalam pelaksanaannya.
Presiden juga menekankan pentingnya pengawasan dan integritas dalam pelaksanaan program tersebut. Ia memberikan peringatan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dengan merugikan program yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Kegiatan penyimakan pidato kenegaraan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Blitar untuk memperkuat sinergi, gotong royong, serta komitmen dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(ATIK)
