Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan
  • Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
  • Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak
  • Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental
  • Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi
  • Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027
  • Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
  • Hadiri Bersih Desa Gombang, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ingatkan Warga Jaga Kerukunan
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:55 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Khazanah » Budaya

Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kiai Upas Sebagai Upaya Melestarikan Adat Budaya di Tulungagung

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:56 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20240719 205014
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11.com, Upacara adat jamasan pusaka tombak Kanjeng Kiai Upas merupakan acara rutin setiap tahun yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Prosesi Jamasan digelar pada Jumat kedua Bulan Syuro di Pendapa Kanjengan Kepatihan.

Prosesi jamasan pusaka diawali dengan kirab air suci yang diambil dari  sejumlah sumber mata air di Tulungagung. Kemudian air tersebut diserahkan ke Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno dan kemudian dimanfaatkan untuk prosesi jamasan.

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno mengatakan, upacara Jamasan merupakan bagian dari upaya memelihara dan melestarikan adat yang mempunyai nilai budaya tinggi dengan mengedepankan kearifan lokal dan memperkaya kekayaan sejarah Kabupaten Tulungagung.

“Acara seperti ini juga merupakan bentuk rasa syukur dan permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat dan wilayah Tulungagung dapat berkembang dengan baik dan penuh keberkahan,” ujar Pj Bupati, Jumat (19/07/2024).

Baca Juga:  Kapolres Tulungagung Pimpin Upacara Penghormatan Terakhir Almarhum Aiptu Wempi Rianto

“Upacara adat ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai adat yang mempunyai nilai budaya tinggi dengan mengedepankan kearifan lokal dan memperkaya kekayaan sejarah Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

Dikatakannya, Tombak Warisan Kanjeng Kyai Upas mempunyai pengaruh yang besar dan itu terbukti orang Belanda dahulu tidak bisa masuk atau menetap di wilayah Tulungagung.

Kemudian dengan kembalinya pusaka Tombak Kiai Upas ke pendopo kanjengan mempunyai makna bahwa pusaka Kabupaten Tulungagung sudah kembali ke lokasi seperti semula.

Baca Juga:  Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung Gelar Seleksi Calon Anggota Paskibraka

“Kedepannya, untuk merealisasikan upacara Adat ini dijadikan sebagai wisata budaya, itu harus dikemas dalam bentuk pertunjukan yang menarik. Namun demikian disisi lain ada yang masih meyakini sakralitasnya sehingga kita lakukan prosesi sesuai dengan yang dilakukan oleh pendahulu – pendahulu yang terdahulu, jangan sampai kita salah kedepannya,” jelasnya.

Pj Bupati berharap, kedepan acara Jamasan pusaka bisa mulai dibuka dan dipertontonkan sebagai kalender wisata, tanpa mengubah prosesi.

Dalam acara tersebut turut hadir, Ketua DPRD Tulungagung beserta jajaran Forkopimda lainnya, Sekdakab Tulungagung, sejumlah Kepala OPD serta para Camat, Toga, Tomas dan tokoh budaya yang ada di Tulungagung. (Nuha)

Jamasan Kekayaan Budaya Pemkab Tulungagung tombak pusaka kiai upas
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Hadiri Bersih Desa Gombang, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ingatkan Warga Jaga Kerukunan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:23 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.