Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pesisir Berjalan Sesuai Rencana dan Standar Regulasi
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
Rabu, 23 September 2026 - 14:53 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Khazanah » Budaya

Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kiai Upas Sebagai Upaya Melestarikan Adat Budaya di Tulungagung

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:56 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20240719 205014
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11.com, Upacara adat jamasan pusaka tombak Kanjeng Kiai Upas merupakan acara rutin setiap tahun yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Prosesi Jamasan digelar pada Jumat kedua Bulan Syuro di Pendapa Kanjengan Kepatihan.

Prosesi jamasan pusaka diawali dengan kirab air suci yang diambil dari  sejumlah sumber mata air di Tulungagung. Kemudian air tersebut diserahkan ke Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno dan kemudian dimanfaatkan untuk prosesi jamasan.

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno mengatakan, upacara Jamasan merupakan bagian dari upaya memelihara dan melestarikan adat yang mempunyai nilai budaya tinggi dengan mengedepankan kearifan lokal dan memperkaya kekayaan sejarah Kabupaten Tulungagung.

“Acara seperti ini juga merupakan bentuk rasa syukur dan permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat dan wilayah Tulungagung dapat berkembang dengan baik dan penuh keberkahan,” ujar Pj Bupati, Jumat (19/07/2024).

Baca Juga:  Hadiri Rakor di Dyandra Convention Center, Bupati Tulungagung Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026

“Upacara adat ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai adat yang mempunyai nilai budaya tinggi dengan mengedepankan kearifan lokal dan memperkaya kekayaan sejarah Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

Dikatakannya, Tombak Warisan Kanjeng Kyai Upas mempunyai pengaruh yang besar dan itu terbukti orang Belanda dahulu tidak bisa masuk atau menetap di wilayah Tulungagung.

Kemudian dengan kembalinya pusaka Tombak Kiai Upas ke pendopo kanjengan mempunyai makna bahwa pusaka Kabupaten Tulungagung sudah kembali ke lokasi seperti semula.

Baca Juga:  Wabup Tulungagung Ikut Meriahkan Senam Sehat Bersama Dalam Rangka HUT Media Liputan11

“Kedepannya, untuk merealisasikan upacara Adat ini dijadikan sebagai wisata budaya, itu harus dikemas dalam bentuk pertunjukan yang menarik. Namun demikian disisi lain ada yang masih meyakini sakralitasnya sehingga kita lakukan prosesi sesuai dengan yang dilakukan oleh pendahulu – pendahulu yang terdahulu, jangan sampai kita salah kedepannya,” jelasnya.

Pj Bupati berharap, kedepan acara Jamasan pusaka bisa mulai dibuka dan dipertontonkan sebagai kalender wisata, tanpa mengubah prosesi.

Dalam acara tersebut turut hadir, Ketua DPRD Tulungagung beserta jajaran Forkopimda lainnya, Sekdakab Tulungagung, sejumlah Kepala OPD serta para Camat, Toga, Tomas dan tokoh budaya yang ada di Tulungagung. (Nuha)

Jamasan Kekayaan Budaya Pemkab Tulungagung tombak pusaka kiai upas
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung

Kamis, 17 September 2026 - 19:41 WIB

Melalui Pelatihan DBHCHT Disperindag Tulungagung Cetak 29 Pelaku IKM Pembuatan Aneka Kue

Kamis, 17 September 2026 - 10:28 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pesisir Berjalan Sesuai Rencana dan Standar Regulasi

Rabu, 23 September 2026 - 14:07 WIB

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.