Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DP Jombang dan PDI Perjuangan Pecahkan Kebuntuan, Ijazah Siswa YPBU Gadingmangu Akhirnya Keluar
  • “Tangis Wali Murid Pecah di Dewan Pendidikan, Anak Depresi Diduga Karena Ijazah Tak Kunjung Diberikan”
  • Operasi Katarak Gratis RSUD Ploso Pulihkan Penglihatan 80 Warga, Hadirkan Harapan Baru di Hari Bakti Dokter Indonesia
  • Respons Laporan Warga, Polisi Edukasi Bahaya Berjualan dan Balap Liar di sekitar Exit Tol Situbondo Barat
  • “Kami Hanya Ingin Hak Anak Dikembalikan” — Wali Murid YPBU Gadingmangu Datangi Dewan Pendidikan Jombang
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Pembayaran Sharing Agroforestry Sistem Cashless Bersama BRI dan Kejari
  • *SMKN 1 Situbondo Gelar Workshop Pencegahan Bahaya Pergaulan Bebas dan LGBT Untuk Siswa*
  • “Perumdam Tirta Kencana Jombang Jadi Magnet Studi Tiru, Pemkab Blora Belajar Tata Kelola BUMD Air Minum Berkelas”
Selasa, 26 Mei 2026 - 02:13 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Komisi III DPRD Blitar Dorong Perbaikan Pengelolaan Limbah Peternakan di Gandusari

redaksiSenin, 11 Mei 2026 - 22:32 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
f27d0554 65d9 44dc 8bed 4e072400d478
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11.com, Kabupaten Blitar

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar menggelar audiensi/hearing terkait pengaduan masyarakat Desa Ngaringan mengenai bau yang ditimbulkan oleh peternakan CV Bumi Indah. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat DPRD Kabupaten Blitar pada Senin (11/05/2026).

Audiensi dihadiri perwakilan CV Bumi Indah Tama yang terdiri dari HRD dan Legal beserta staf, perwakilan OPD terkait, Kepala Desa Ngaringan, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Sugianto bersama anggota Komisi III lainnya, serta masyarakat Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Dalam hearing tersebut, warga menyampaikan keluhan terkait bau yang dirasakan masyarakat sekitar sekaligus meminta solusi kepada pihak perusahaan, DPRD, dan OPD terkait.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, menjelaskan, “Mengatakan hearing tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan warga yang masih mencium bau dari proses pengolahan limbah peternakan.”

Baca Juga:  DiTuduh Rusak Proyek,Hepi Suherman Balik Laporkan Direktur CV PNK ke Polres Situbondo

Menurut Aryo, masyarakat menginginkan adanya langkah nyata agar bau dapat ditekan sehingga tidak lagi mengganggu lingkungan sekitar. Ia juga menyampaikan bahwa hearing serupa telah beberapa kali dilakukan selama satu tahun terakhir.

“Walaupun dari sisi perizinan lengkap dan perusahaan cukup terbuka, tapi kalau masyarakat masih merasa terganggu tentu harus ada perbaikan yang dilakukan,” ujar Aryo.

Sementara itu, pihak CV Bumi Indah melalui Manajer HRD dan Legal, Tama Putra Brawijaya, menyampaikan bahwa pengelolaan limbah selama ini telah dilakukan secara maksimal dengan mengacu pada baku mutu lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau bau memang tidak bisa dinolkan sama sekali, tapi kami mengacu pada baku mutu udara. Jadi standarnya bukan berdasarkan penciuman masing-masing orang, tetapi hasil uji laboratorium,” jelasnya.

Pihak perusahaan juga menyampaikan bahwa mereka telah melakukan uji kebauan, uji ambience udara, serta pengujian kualitas limbah sejak 23 April lalu. Hasil pengujian laboratorium tersebut diperkirakan keluar pada 13 hingga 14 Mei mendatang.

Baca Juga:  Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Selain itu, CV Bumi Indah mengaku tetap membuka komunikasi dengan masyarakat sekitar dan menyediakan layanan pengaduan selama 24 jam apabila warga kembali merasakan bau yang mengganggu.

“Kami mengucapkan terima kasih atas masukan dari masyarakat dan ke depan akan terus berbenah agar pengelolaan limbah tetap sesuai baku mutu,” tambahnya.

Perusahaan juga menjelaskan telah menjalankan program CSR bagi masyarakat sekitar. Program tersebut menyasar 332 kepala keluarga dengan total bantuan sosial dan kemasyarakatan sekitar Rp100 juta setiap tahun. Selain itu, perusahaan turut membagikan telur setiap enam bulan sekali kepada sekitar 350 kepala keluarga di sekitar area peternakan.(ATIK)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Respons Laporan Warga, Polisi Edukasi Bahaya Berjualan dan Balap Liar di sekitar Exit Tol Situbondo Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Pembayaran Sharing Agroforestry Sistem Cashless Bersama BRI dan Kejari

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:17 WIB

*SMKN 1 Situbondo Gelar Workshop Pencegahan Bahaya Pergaulan Bebas dan LGBT Untuk Siswa*

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:09 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

DP Jombang dan PDI Perjuangan Pecahkan Kebuntuan, Ijazah Siswa YPBU Gadingmangu Akhirnya Keluar

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WIB

“Tangis Wali Murid Pecah di Dewan Pendidikan, Anak Depresi Diduga Karena Ijazah Tak Kunjung Diberikan”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:12 WIB

Operasi Katarak Gratis RSUD Ploso Pulihkan Penglihatan 80 Warga, Hadirkan Harapan Baru di Hari Bakti Dokter Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:21 WIB

Respons Laporan Warga, Polisi Edukasi Bahaya Berjualan dan Balap Liar di sekitar Exit Tol Situbondo Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.