Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
  • Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
Kamis, 7 Mei 2026 - 11:39 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Lewati Tenggat Waktu, Proyek Revitalisasi SDN Ngumpul Masuk Pantauan DPRD

redaksiJumat, 9 Januari 2026 - 18:53 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260109 WA0012
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Mas’ud Zuremi Anggota komisi C DPRD Kabupaten Jombang.

JOMBANG, Liputan11.com — Dugaan molornya proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Negeri Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, mulai mendapat perhatian dari wakil rakyat. Mas’ud Zuremi, politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jombang, menanggapi pemberitaan media terkait masih berlangsungnya aktivitas pekerjaan meski masa pelaksanaan proyek telah berakhir.

Mas’ud Zuremi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas informasi yang disampaikan melalui pemberitaan media. Menurutnya, temuan tersebut penting sebagai bahan pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Jum’at (9/1/2025).

Ia menegaskan akan meneruskan informasi tersebut kepada pimpinan Komisi D DPRD Jombang, yang membidangi pendidikan, serta kepada Komisi C agar dilakukan pemantauan lebih lanjut di lapangan. Hal ini dinilai perlu guna memastikan apakah keterlambatan penyelesaian proyek memiliki dasar administrasi yang sah.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Lakukan Patroli Gabungan Dalam Rangka Cipta Kondisi

“Bisa jadi ada adendum atau perpanjangan waktu pelaksanaan. Tapi itu harus jelas secara administrasi dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Mas’ud Zuremi saat dimintai tanggapan.
Menurutnya, setiap proyek yang menggunakan anggaran negara, terlebih APBN, wajib dilaksanakan secara transparan, tepat waktu, dan sesuai ketentuan. Jika terdapat keterlambatan, maka harus ada kejelasan terkait mekanisme perpanjangan, pengawasan, serta pertanggungjawaban teknis di lapangan,”Jelasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media hingga kunjungan kedua ke lokasi proyek kembali belum membuahkan hasil. Kepala SD Negeri Ngumpul maupun pelaksana pekerjaan kembali tidak berada di tempat saat hendak dimintai keterangan.

Kondisi ini memperkuat kesan minimnya keterbukaan informasi terkait progres proyek revitalisasi tersebut.
Padahal, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi secara jelas mencantumkan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender, yang berakhir pada 27 Desember 2025. Namun fakta di lapangan menunjukkan masih adanya aktivitas pekerjaan hingga awal Januari 2026.

Baca Juga:  Caroline Pelapor Dalam Perkara Pemalsuan di Pengadilan Negeri Tulungagung Kecewa Terhadap Hakim, Ini Alasannya

Ketidakhadiran pihak-pihak terkait saat dimintai klarifikasi menimbulkan pertanyaan publik mengenai sistem pengawasan dan komunikasi dalam pelaksanaan proyek pendidikan tersebut. Transparansi menjadi penting agar tidak muncul spekulasi negatif di tengah masyarakat, terlebih proyek ini bernilai hampir Rp1 miliar dan menyangkut fasilitas pendidikan dasar

DPRD Jombang diharapkan dapat segera melakukan fungsi pengawasan secara menyeluruh, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, panitia pembangunan, serta pihak pelaksana proyek, guna memastikan bahwa pekerjaan benar-benar diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan hukum yang berlaku demi untuk kepentingan masyarakat Jombang utamanya dengan penggunaan anggaran untuk rakyat.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak sekolah maupun pelaksana pekerjaan untuk memberikan penjelasan resmi terkait progres, status kontrak, maupun kemungkinan adanya adendum proyek revitalisasi SDN Ngumpul.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 April 2026 - 10:55 WIB

Setengah Abad Berkarya, SMKN 2 Jombang Rayakan HUT ke-50 dengan Meriah Lewat Pawai Budaya Nusantara

Rabu, 29 April 2026 - 08:51 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.