Mengantisipasi Macet Mudik Imbas Penutupan Pelabuhan Saat Nyepi, Polres Situbondo Siapkan Tiga Kantong Parkir di Jalan Pantura

liputan11SITUBONDO – Mengantisipasi imbas penutupan sementara Pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk selama perayaan Hari Raya Nyepi, sekaligus menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Polres Situbondo bergerak cepat menyiapkan kantong parkir (buffer zone) yang nyaman di sepanjang jalur Pantura untuk menampung antrean kendaraan pemudik.
Untuk memastikan kelayakan fasilitas tersebut, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi pada Senin (16/3/2026) siang. Dalam peninjauan kantong parkir (buffer zone) ini, Kapolres didampingi oleh Perwira Satlantas Polres Situbondo.
“Penutupan jalur penyeberangan ke Bali saat Nyepi pastinya berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di jalur Pantura Situbondo. Apalagi momen ini bertepatan dengan tingginya volume arus mudik Lebaran. Oleh karena itu, kantong-kantong parkir ini sangat penting kita siapkan sejak awal untuk memecah antrean agar tidak terjadi kemacetan total di jalan raya,” jelas AKBP Bayu.
Dari hasil survei dan koordinasi, Polres Situbondo menetapkan tiga titik strategis sebagai lokasi kantong parkir sementara. Fasilitas yang disediakan di masing-masing titik dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan istirahat para pengendara.
Titik pertama berada di area Waduk Bajul Mati. Meski kapasitasnya sekitar 100 kendaraan, lokasi ini menawarkan kenyamanan ekstra bagi pemudik yang membawa rombongan keluarga.
“Di Waduk Bajul Mati ini tidak hanya ada musala, toilet, dan tempat makan yang situasional, tapi lokasinya juga menyuguhkan pemandangan alam. Jadi, pemudik bisa memanfaatkannya untuk beristirahat sekaligus rekreasi melepas penat bersama keluarga setelah menempuh perjalanan jauh,” terang Kapolres.
Kemudian titik kedua berada di PG Asembagus yang merupakan kantong parkir terbesar yang memiliki daya tampung hingga 700 kendaraan. Fasilitas pendukungnya pun cukup lengkap, meliputi musala, empat unit toilet/kamar mandi, serta dua warung untuk tempat makan dan minum pemudik.
Sementara itu, titik ketiga berada di area Pabrik Gula (PG) Panji. Lokasi ini mampu menampung sekitar 200 kendaraan bermotor. Di sini, pemudik bisa beristirahat sejenak karena sudah tersedia fasilitas kamar mandi dan warung makan.
Guna memaksimalkan pelayanan, AKBP Bayu juga memastikan pemasangan rambu petunjuk tambahan di jalan raya sekitar lokasi kantong parkir.
“Kami juga telah memasang banner atau spanduk tanda lokasi kantong parkir yang ukurannya cukup besar dan mencolok. Tujuannya agar mudah terlihat oleh pengendara atau pemudik yang melintas, sehingga mereka tidak kebingungan saat ingin mencari tempat istirahat dan memarkirkan kendaraannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Bayu memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala PG Panji, PG Asembagus, serta pihak Kementerian PU selaku pengelola Waduk Bajul Mati, yang semuanya mendukung penyediaan lahan parkir ini.
Dengan disiapkannya tiga kantong parkir yang memadai dan mudah diakses tersebut, kepolisian berharap perjalanan arus mudik di jalur Pantura Situbondo tetap lancar, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(sup)



