Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Plt Bupati Tulungagung Dampingi Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Ratusan Warga
  • Sebanyak 898 Lulusan SMK Tulungagung Siap Bekerja ke Luar Negeri, Plt Bupati Tulungagung Apresiasi Program Magang Internasional dan Penempatan PMI
  • Gubernur Khofifah Didampingi Plt Bupati Tulungagung Resmikan Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Tulungagung
  • Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Jenjang IV
  • Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Masyarakat
  • Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025
  • Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.
  • Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri
Jumat, 15 Mei 2026 - 19:18 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

Wor Windari: Enam SMPN di Jombang Dapat Program Rehabilitasi Tahun 2026

redaksiMinggu, 8 Februari 2026 - 06:02 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260209 WA0002
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jombang,Liputan11.com -Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026. Salah satu fokus utama kebijakan tersebut adalah rehabilitasi sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang dinilai membutuhkan penanganan fisik guna menunjang proses belajar mengajar.

Pada tahun ini, sebanyak enam SMPN di Kabupaten Jombang mendapatkan program rehabilitasi dengan total anggaran mencapai Rp 1,12 miliar. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Jombang dalam memastikan fasilitas pendidikan tetap layak, aman, dan sesuai standar, meskipun di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Wor Windari, menyampaikan bahwa jumlah sekolah yang memperoleh rehabilitasi pada tahun 2026 memang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut tidak terlepas dari penyesuaian kemampuan anggaran daerah.

“Jumlah sekolah yang direhab tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Total anggarannya sekitar Rp 1,1 miliar dan dialokasikan untuk enam SMPN,” ujar Wor Windari, Sabtu (7/2/2026).
Meski demikian, Wor menegaskan bahwa pengurangan jumlah sekolah tidak mengurangi kualitas dan urgensi program rehabilitasi yang dilaksanakan. Seluruh kegiatan difokuskan pada sekolah-sekolah yang tingkat kerusakan bangunannya dinilai paling membutuhkan penanganan segera.

Ia menjelaskan, cakupan rehabilitasi tahun ini cukup beragam, mulai dari perbaikan ruang penunjang sekolah, rehabilitasi sedang hingga berat, hingga pembangunan ruang kelas baru (RKB). Seluruh kegiatan tersebut disesuaikan dengan kondisi riil bangunan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Jombang Genjot Investasi dengan Sosialisasi Perda Insentif Daerah

Salah satu sekolah yang mendapatkan alokasi rehabilitasi adalah SMPN 1 Jombang. Di sekolah tersebut, Disdikbud Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 32 juta untuk rehabilitasi ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Pekerjaan rehabilitasi dilakukan dengan kategori sedang hingga berat, mengingat ruang UKS memiliki fungsi vital dalam mendukung layanan kesehatan dasar bagi peserta didik.

Sementara itu, SMPN 2 Ploso memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 150 juta yang difokuskan untuk rehabilitasi laboratorium sekolah. Perbaikan fasilitas laboratorium ini diharapkan dapat menunjang kegiatan pembelajaran praktik, khususnya pada mata pelajaran sains, sehingga proses belajar tidak hanya bersifat teoritis.

Selain rehabilitasi, pembangunan ruang kelas baru juga menjadi salah satu prioritas pada tahun anggaran 2026. Disdikbud Jombang mengalokasikan anggaran masing-masing sebesar Rp 198 juta untuk pembangunan RKB di SMPN 4 Jombang dan SMPN 1 Diwek.

Pembangunan ruang kelas baru ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan jumlah peserta didik sekaligus untuk mengurangi kepadatan ruang belajar.
Tak hanya ruang belajar, perhatian juga diberikan pada ruang kerja tenaga pendidik dan pimpinan sekolah. Rehabilitasi ruang guru serta ruang kepala sekolah dilakukan di SMPN 2 Jogoroto dan SMPN 2 Sumobito. Melalui perbaikan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih representatif dan nyaman, sehingga dapat menunjang kinerja guru dan manajemen sekolah.

Baca Juga:  Digitalisasi Perizinan Dongkrak Layanan Publik Jombang, 9.054 Izin Terbit Sepanjang 2025

“Jika ditotal, keseluruhan anggaran rehabilitasi untuk enam SMPN pada tahun ini mencapai Rp 1.122.000.000,” jelas Wor Windari.
Lebih lanjut, Wor Windari menambahkan bahwa selain program rehabilitasi yang bersumber dari APBD Kabupaten Jombang, pada tahun 2026 sejumlah SMPN juga berpeluang menerima bantuan melalui program revitalisasi sekolah yang didanai langsung oleh pemerintah pusat.

Namun hingga saat ini, sekolah-sekolah penerima program revitalisasi tersebut masih belum diumumkan secara resmi. Disdikbud Jombang masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait daftar sekolah yang akan mendapatkan bantuan tersebut.

“Program revitalisasi sekolah tahun ini masih ada, tetapi sekolah mana saja yang mendapatkan bantuan masih belum diumumkan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan program revitalisasi dari pemerintah pusat dilakukan dengan mekanisme swakelola. Sekolah mengajukan usulan secara daring melalui laman resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di revit.kemendikdasmen.go.id, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan.

Melalui berbagai program rehabilitasi dan revitalisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di tingkat SMPN, dapat terus meningkat. Dengan fasilitas yang lebih layak dan memadai, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif, aman, dan nyaman, serta mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jombang secara berkelanjutan.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:58 WIB

Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Plt Bupati Tulungagung Dampingi Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Ratusan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:13 WIB

Sebanyak 898 Lulusan SMK Tulungagung Siap Bekerja ke Luar Negeri, Plt Bupati Tulungagung Apresiasi Program Magang Internasional dan Penempatan PMI

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:52 WIB

Gubernur Khofifah Didampingi Plt Bupati Tulungagung Resmikan Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Tulungagung

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:10 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Jenjang IV

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:53 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.