Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan
  • Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi
  • Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan
  • *AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*
Rabu, 4 November 2026 - 13:45 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Mafia Bansos Beraksi,LBH Cakra Melaporkan Penggelapan DANA PKH NENEK 73 Tahun Ke Polres Situbondo Jawa Timur

redaksiKamis, 25 Juni 2026 - 19:24 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260625 WA0106
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO, – Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Rakyat (LBH CAKRA) resmi mengambil langkah

hukum tegas demi membela hak masyarakat kecil. Pada Kamis (25/6/2026), LBH CAKRA resmi melaporkan dugaan penyalahgunaan dana Program Keluarga Harapan (PKH) milik Nenek Eti (73), warga Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, ke Mapolres Situbondo.

Langkah ini diambil setelah ditemukannya serangkaian kejanggalan dalam data transaksi pencairan dana bantuan. Diduga kuat, hak konstitusional lansia tersebut telah dikuasai dan dinikmati oleh pihak yang tidak berhak selama beberapa tahun terakhir.

Kuasa Hukum LBH CAKRA, Muhidin, S.H., menegaskan bahwa laporan pidana ini dilayangkan untuk memberikan kepastian hukum bagi korban, sekaligus membongkar jaringan mafia bansos yang tega memanipulasi hak warga miskin.

“Kami telah resmi melaporkan perkara ini ke Polres Situbondo. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, responsif, dan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Ini adalah hak mutlak penerima manfaat yang tidak boleh dirampas oleh siapa pun,” tegas Muhidin.

Muhidin mengingatkan bahwa bantuan sosial (bansos) adalah jaring pengaman sosial yang wajib diterima langsung oleh yang bersangkutan tanpa potongan atau penguasaan sepihak. Ia juga meminta para pendamping PKH untuk lebih masif mengedukasi warga terkait pentingnya menjaga kerahasiaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan PIN ATM.

Baca Juga:  Satu Pengendara Meninggal, Tabrakan yang Libatkan 3 Kendaraan di Jalan Besuki - Bandung

Tak hanya itu, sorotan tajam juga diarahkan kepada agen resmi penyalur bansos di lapangan.

“Kami meminta agen penyalur memperketat verifikasi. Jika identitas warga yang datang mencairkan dana tidak sesuai dengan data penerima manfaat, jangan dilayani! Pastikan bantuan jatuh ke tangan yang sah,” cetusnya.

Perwakilan keluarga Nenek Eti, Hadari, mengungkapkan bahwa pihak keluarga sebenarnya telah mengedepankan cara-cara persuasif. Mereka sempat memberikan kesempatan kepada terduga pelaku, seorang wanita berinisial AM—warga Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng—yang diduga kuat menguasai KKS milik korban.

Namun, dalam beberapa kali mediasi, AM justru berdalih dengan alasan yang dinilai tidak masuk akal. Ia mengklaim menemukan kartu ATM dan amplop tersebut secara tidak sengaja di sebuah pos kamling pinggir jalan.

“Kami sudah memberikan waktu dan ruang agar AM jujur mengenai asal-usul kartu ATM tersebut. Namun hingga hari ini, ia tetap bersikukuh pada cerita sepihaknya dan enggan mengungkap siapa aktor intelektual di balik penyerahan kartu itu,” beber Hadari kecewa. Karena dinilai tidak memiliki iktikad baik, pihak keluarga akhirnya sepakat membawa kasus ini ke ranah hukum.

Baca Juga:  Kebakaran di Joho Kalidawir, Hanguskan Bangunan beserta Delapan Mesin Bubut Kayu dan Mesin Penghalus

Dukungan penuh terhadap penuntasan kasus ini disuarakan langsung oleh Ketua LBH CAKRA DPC Situbondo, Nofika Saiful Rahman. Ia menegaskan bahwa lembaganya mengharamkan segala bentuk penindasan terhadap hak-hak masyarakat kecil.

“LBH CAKRA berkomitmen penuh untuk mengawal dan memberikan pendampingan hukum secara total (all-out) sampai perkara ini benderang dan Nenek Eti mendapatkan keadilan yang seutuhnya,” ujar Nofika.

Di akhir keterangannya, Nofika juga menyerukan gerakan moral kepada seluruh masyarakat Situbondo untuk berani melawan jika menemukan modus penipuan atau penggelapan bansos serupa di wilayah mereka.

“Jika ada masyarakat yang mengalami nasib serupa, jangan takut dan jangan diam! Segera laporkan kepada kami atau aparat penegak hukum. Hak ekonomi Anda dilindungi undang-undang, dan kita harus bersama-sama memberantas oknum-oknum yang memanfaatkan warga miskin,” pungkasnya.(Tim)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

*AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*

Minggu, 1 November 2026 - 09:39 WIB

*Kepala Sekolah (*Saiful Hasan 2 *) Penerima Program Revitalisasi di Situbondo Sampaikan Terima Kasih ke Kementrian Pendidikan Pemerintah Pusat dan Pemkab Situbondo*

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:39 WIB

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.