liputan11SITUBONDO – DiAula DPRD Kabupaten Situbondo memanas,Ratusan massa dari gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat dan Komunitas Peduli Situbondo atau LSM Ber-SKP menggelar audiensi mendadak untuk mempertanyakan warga sampai menjual ternak/sapi dan kambing demi biaya pengobatan di rumah sakit RSUD di situbondo.8/7/2026
Aksi dimulai pukul 10.00 WIB. Sebagian Massa awalnya berorasi di halaman kantor DPRD, lalu masuk ke aula setelah perwakilan dewan mempersilakan masuk di aula DPRD untuk audensi.

Beredar video yang sudah viral terkait oknum anggota dewan dari PDIP yang mengatakan ada warga sampai menjual sapi dan kambing apakah benar atau tidaknya untuk bayar biaya rumah sakit” teriak para perwakilan koordinator LSM Ber-SKP di aula DPRD.
Wakil Ketua DPRD Situbondo yang memimpin pertemuan meminta maaf atas keresahan masyarakat.
“Kami tidak menutup mata. Aspirasi ini akan kami jadikan atensi.ucapnya.
Perdebatan sempat memanas ketika perwakilan dari LSM apakah benar/tidak dengan ucapan oknum anggota DPRD PDIP yang videonya sempat viral Di TIKTOk jual sapi dan kambing,setelah diskusi alot selama hampir berjam- jam di aula DPRD.
Para perwakilan Ketua LSM Ber-SKP menegaskan aksi ini bukan untuk mencari panggung.
“Kami hanya ingin warga Situbondo bisa berobat tanpa harus menjual harta benda.tegasnya.
Tidak hanya itu semua LSM Ber-SKP lanjut ke polres situbondo untuk melaporkan akun tiktok video viral warga jual sapi dan kambing,Massa membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan aparat,walaupun tidak ada jawaban yang memuaskan dari perwakilan anggota DPRD situbondo.(sup)
