Liputan11Situbondo — Kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Haji Nono Zalwa, seorang warga Desa Jangkar, Kabupaten Situbondo. Ia secara sukarela mengambil tanggung jawab memperbaiki jalan desa yang mengalami kerusakan akibat aktivitas pengiriman material bangunan untuk rencana pembangunan rumah saudaranya, Jumat (11/04/2026).
Kerusakan jalan tersebut terjadi setelah lalu lintas kendaraan bermuatan material urukan dan timbunan (revaransir) melintas secara intensif.
Menyadari dampak yang ditimbulkan bagi kenyamanan dan keselamatan warga, Haji Nono Zalwa tidak menunggu keluhan berkepanjangan. Ia justru berinisiatif melakukan perbaikan agar akses jalan kembali layak dilalui.
“Saya merasa bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang terjadi akibat pengiriman material untuk rumah saudara saya. Jalan desa ini digunakan bersama, sehingga sudah sepatutnya saya memperbaikinya agar tetap aman dan nyaman,” ujarnya.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai tindakan itu sebagai contoh nyata tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kepentingan umum.
“Kami sangat berterima kasih. Ini bukti bahwa masih ada warga yang peduli dan tidak lepas tangan ketika aktivitas pribadinya berdampak pada lingkungan sekitar,” ungkap salah seorang warga Desa Jangkar.
Tak berhenti pada perbaikan infrastruktur, sebelum meninggalkan Desa Jangkar, Haji Nono Zalwa juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga sekitar. Bantuan ini semakin menguatkan kesan bahwa kepedulian yang ditunjukkannya bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata terhadap kebersamaan dan solidaritas sosial.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat lainnya, bahwa pembangunan dan aktivitas pribadi hendaknya selalu diiringi dengan rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.(sup)
