Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pameran dan Kontes Bonsai Nasional Kapolres Cup Resmi Dibuka, Dorong Wisata dan UMKM Situbondo
  • Kuasa Hukum Ahmad Affandi Buka Suara: Perkara Disebut Berawal dari Hubungan Pembiayaan Usaha, Bukan Modus Penipuan
  • Gubernur Jatim Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 2 Trenggalek, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
  • Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana Pendidikan Baru di SMKN 1 Pagerwojo, Dorong Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja
  • Pemprov Jawa Timur Perkuat Pendidikan Vokasi, Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMKN 1 Tulungagung
  • Dorong Mutu Pendidikan, Khofifah Resmikan Ruang Kelas SMKN 1 Rejotangan
  • Gubernur Khofifah Resmikan Pembangunan dan Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 1 Boyolangu
  • RSUD dr. Iskak Tegaskan Sistem Proteksi Kebakaran Berlapis dan Siap Hadapi Kondisi Darurat
Senin, 18 Mei 2026 - 13:16 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Khazanah » Budaya

Pemkab Tulungagung Gelar Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas Tahun 2025

RedaksiJumat, 11 Juli 2025 - 19:18 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1000379061
Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas di Ndalem Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. (Foto Asoi)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melaksanakan Prosesi Jamasan pusaka tombak Kanjeng Kyai Upas bertempat di Ndalem Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Jumat (11/7/2025).

Jamasan pusaka tombak kyai upas rutin digelar setiap tahun pada hari Jumat bulan Suro di penanggalan Jawa. Tradisi jamasan juga sudah terdaftar sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak 2019 lalu.

Hadir pada Prosesi tersebut, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Sekdakab Tri Hariadi, Ketua DPRD Marsono, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, Dandim 0807 Letkol Kav. Muhammad Nashir, Kepala Kejari Tulungagung Tri Sutrisno, jajaran Kepala OPD dan Camat lingkup Pemkab Tulungagung.

Baca Juga:  Pj Bupati Tulungagung Lepas Delegasi SMP Internasional Darul Akhwan Ikuti Tournament Robotic ke Saudi Arabia

Bupati mengatakan, ritual ini menjadi salah satu agenda budaya yang digelar setiap tahun dan sekaligus merupakan bentuk rasa syukur.

“Melalui ritual ini kita berharap semoga masyarakat Tulungagung bisa dijauhkan dari segala marabahaya dan Pemerintahan juga bisa berjalan lancar tanpa ada kendala,” ungkapnya.

“Semoga kedepannya kegiatan seperti ini bisa berlangsung dengan lebih baik. Dan ini merupakan tanggung jawab pemerintah untuk melestarikan tradisi jamasan tombak kyai upas, terlebih tombak ini merupakan pusaka Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

Ditempat sama, Ki Winarto selaku juru Jamas Tombak Kanjeng Kyai Upas menjelaskan bahwa tombak yang dijamas merupakan pusaka peninggalan dari Ki Ageng Mangir, yang kemudian diwariskan kepada Bupati Tulungagung terdahulu dan diturunkan turun temurun hingga saat ini.

Baca Juga:  Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

“Tombak pusaka kyai upas merupakan pusaka milik Ki Ageng Mangir, menantu raja Mataram dan setelah beliaunya  meninggal, tombak ini kemudian disimpan di pendopo Kanjengan Tulungagung. Dan pusaka ini punya sejarah dengan berdirinya Kabupaten Tulungagung,” ucap Ki Winarno.

Untuk melakukan jamasan kata Ki Winarno, menggunakan 9 jenis air kemudian dicampur dengan kembang 7 rupa.

“Sembilan jenis mata air yang digunakan untuk jamasan, diantaranya adalah air Sirah, tengah, buntut, tempuran kali, gotehan tebu, air kelapa, deresan pohon pisang raja dan deresan randu,” terangnya. (Nuha)

Bupati Tulungagung Jamasan Pemkab Tulungagung Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas Tradisi
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Gubernur Jatim Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 2 Trenggalek, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:28 WIB

Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana Pendidikan Baru di SMKN 1 Pagerwojo, Dorong Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:19 WIB

Pemprov Jawa Timur Perkuat Pendidikan Vokasi, Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMKN 1 Tulungagung

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:11 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Pameran dan Kontes Bonsai Nasional Kapolres Cup Resmi Dibuka, Dorong Wisata dan UMKM Situbondo

Senin, 18 Mei 2026 - 10:52 WIB

Kuasa Hukum Ahmad Affandi Buka Suara: Perkara Disebut Berawal dari Hubungan Pembiayaan Usaha, Bukan Modus Penipuan

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:26 WIB

Gubernur Jatim Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 2 Trenggalek, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:28 WIB

Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana Pendidikan Baru di SMKN 1 Pagerwojo, Dorong Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:19 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.