Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bhabinkamtibmas Desa Boro Monitoring Penanaman Jagung di Desa Binaan
  • Rotasi Jabatan Jajaran Polresta Banyuwangi Di Pimpin Langsung Kapolresta 
  • Tulungagung Job Fair 2026, Resmi Dibuka Plt Bupati Ahmad Baharudin
  • *XL SMART Kembali Gelar Workshop Strategi Perencanaan Masa Depan Cemerlang di Aula SMAN 2 Situbondo*
  • Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Wakil Administratur KSKPH Bondowoso Selatan
  • Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan, Polisi Ungkap Motifnya
  • Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
  • Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan
Minggu, 14 Juni 2026 - 00:27 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Pertama Kalinya, Pengajian Pemkab Jombang Digelar di Ruang Terbuka, Masyarakat Guyub

Jumat, 5 September 2025 - 05:35 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20250905 WA0006
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Gelaran doa bersama Lintas Agama di Kebonrojo 

JOMBANG,Liputan11.com – Suasana Taman Kebon Rojo, Kamis (4/9/2025) malam, berubah menjadi lautan doa dan kebersamaan. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar pengajian dan doa lintas agama di ruang terbuka, menghadirkan jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, dan masyarakat dari berbagai lapisan.

Acara yang bertajuk Doa Bersama Lintas Agama untuk Keselamatan Bangsa itu terasa istimewa. Tidak ada sekat antara pejabat dan rakyat. Semua duduk lesehan, larut dalam lantunan doa yang dibacakan secara bergantian oleh para tokoh agama, mulai dari Islam hingga Kristen.

Bupati Jombang H. Warsubi atau akrab disapa Abah Warsubi mengatakan, kegiatan ini menjadi momen untuk menyatukan hati seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah Jombang masih aman dan kondusif. Semoga dengan doa bersama ini, kebersamaan yang sudah kita rajut tetap terjaga. Mari kita jauhkan provokasi, kita rawat persatuan, dan kita jaga Jombang agar selalu tenteram, guyub, dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga:  Siswi SMKN 1 Pagerwojo Meninggal Saat Praktik Membersihkan Kamar Hotel

Selain doa bersama, Pemkab Jombang juga menyediakan tumpeng dan makanan untuk disantap bersama. Bahkan, dua pedagang nasi goreng yang berjualan di sekitar lokasi ikut berbahagia karena dagangannya ditebas oleh Bapenda Jombang untuk kemudian dibagikan gratis kepada warga.

“Saya tidak menyangka, dagangan saya malam ini habis diborong. Senang rasanya bisa ikut berkontribusi, warga juga bisa makan bareng,” ungkap Suyatno, salah satu pedagang nasi goreng yang tersenyum sumringah.

“Seingat saya, ini pengajian pertama kali yang digelar di Kebon Rojo. Semoga ini menjadi tonggak Abah bersama rakyat dalam membangun Jombang ke arah yang lebih baik. Aamiin,” ujar Tono, salah satu masyarakat yang ikut dalam doa bersama tersebut.

Pernyataan tersebut seakan menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar doa bersama, tetapi juga simbol kedekatan Abah Warsubi dengan rakyatnya.

Baca Juga:  Menko Luhud Kunjungi Banyuwangi, Ini Kata Bupati Ipuk

Momentum bersejarah ini diharapkan bisa menjadi awal tradisi baru, di mana pemimpin dan masyarakat bertemu tanpa sekat, menyatu dalam doa, dialog, dan kebersamaan.

Kehadiran unsur Forkopimda, Dandim, Kapolres, perwakilan perguruan silat, hingga tokoh Tionghoa, semakin menegaskan wajah Jombang yang rukun dan inklusif. Wakil Bupati Jombang, H. Salmanudin Yazid dan Hj Yuliati Nugrahani juga turut mendampingi jalannya acara.

Pengajian terbuka ini bukan hanya ruang untuk berdoa, tetapi juga ruang untuk memperkuat silaturahmi dan dialog.

“Semua persoalan bisa kita bahas dengan musyawarah, bukan dengan anarkhi. Dengan begitu, Jombang akan selalu aman dan Indonesia tetap bersatu,” tegas Abah Warsubi.

Gelaran doa bersama di Kebon Rojo ini ditutup dengan makan bersama. Warga, pejabat, dan para tokoh masyarakat menyatu tanpa jarak, menikmati sajian sederhana namun penuh makna kebersamaan.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:23 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Bhabinkamtibmas Desa Boro Monitoring Penanaman Jagung di Desa Binaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:33 WIB

Rotasi Jabatan Jajaran Polresta Banyuwangi Di Pimpin Langsung Kapolresta 

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:19 WIB

Tulungagung Job Fair 2026, Resmi Dibuka Plt Bupati Ahmad Baharudin

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:10 WIB

*XL SMART Kembali Gelar Workshop Strategi Perencanaan Masa Depan Cemerlang di Aula SMAN 2 Situbondo*

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:35 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.