Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Plt Bupati Tulungagung Dampingi Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Ratusan Warga
  • Sebanyak 898 Lulusan SMK Tulungagung Siap Bekerja ke Luar Negeri, Plt Bupati Tulungagung Apresiasi Program Magang Internasional dan Penempatan PMI
  • Gubernur Khofifah Didampingi Plt Bupati Tulungagung Resmikan Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Tulungagung
  • Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Jenjang IV
  • Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Masyarakat
  • Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025
  • Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.
  • Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri
Jumat, 15 Mei 2026 - 17:50 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Polisi Tangkap dua Mahasiswa Surabaya, Peras Kadindik Jatim

Jumat, 25 Juli 2025 - 07:30 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
24 oemerasan 1024x656 1
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

SURABAYA Liputan 11.com – Polisi menangkap dua mahasiswa atas kasus pemerasan dan pencemaran nama baik terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur.

Keduanya diringkus pada Sabtu 19 Juli 2025 sekira pukul 23.00 Wib, di salah satu Caffe Jalan Ngagel Jaya Selatan Kota Surabaya.

Mereka adalah SH alias BS (24) warga Bangkalan Madura dan MSS (26) warga asal Pontianak Barat Kota Pontianak.

Sedangkan korbannya adalah Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur H. Aries Agung Pawai berdomisili di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Kasubdit III Jatanras Ditreskriumum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, bahwa pada Rabu 16 Juli 2025 tersangka mengirimkan surat pemberitahuan kegiatan demonstrasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim yang berisikan akan melaksanakan aksi demo pada Senin, 21 Juli 2025 dengan tuntutan untuk menetapkan H. Aries Agung Pawai sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana hibah dan perselingkuhan yang dilakukan dengan istri perwira TNI.

Baca Juga:  Pemkab Tulungagung Luncurkan Program LSTA dan MRC

Pada Sabtu 19 juli 2025, kedua pelaku dan 2 saksi yang bernama Iqbal alias Iwan dan Fahri alias Hendra selaku perwakilan korban untuk melakukan pertemuan di salah satu Caffe di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya.

Hasil pertemuan tersebut akhirnya disepati untuk memberikan uang secara tunai sebesar Rp 50 juta dengan tujuan agar demo tidak jadi dilaksanakan dan akan men Take Down isu perselingkuhan Kepala Dinas yang sudah disebarkan oleh tersangka di Media sosial (Instagram dan Tiktok).

Namun saat itu keuangan yang dibawa hanya sebesar Rp 20.050.000. Padahal kedua tersangka tersebut mendirikan organisasi FGR tidak memiliki ijin mendirikan dan anggotanya hanya kedua tersangka,” jelas AKBP Jumhur saat konferensi pers Kamis (24/07/2025) sore.

Jumhur menambahkan, sekitar pukul 23.00 Wib, Tim Jatanras Polda Jatim berhasil mengamankan atau melakukan tangkap tangan terhadap kedua pelaku di parkiran salah satu Caffe di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya.

Baca Juga:  Pelaku Cabul Kepada 3 Anak di Bawah Umur Diamankan PPA Satreskrim Polres Kediri

Sedangkan uang tunai Rp. 20.050.000 di dalam paper bag berada di dalam baju atau dalam kekuasaan tersangka berinisial SH alias BS. Selanjutnya petugas membawa para pelaku dan barang bukti ke Mapolda Jatim untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut,” beber Jumhur.

Untuk barang bukti yang diamankan berupa Surat Pemberitahuan Giat Demonstari Nomor: 221/FGR/07/2025. tanggal 16 Juli 2025 yang dikirimkan oleh Organisasi FGR (Front Gerakan Rakyat Anti Korupsi), uang tunai sebesar Rp. 20.050.000, 1 buah Handphone Vivo Y22, 1 unit Sepeda Motor Honda Scoopy dan HP merk Oppo Reno 8 warna biru.

Atas perbuiatannya, kedua pelaku dijerat pasal 368 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 369 KUHP dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dengan pidana maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. (rus)

Kadindik Jatim Kapolda Jatim Kasubdit Jatanras Mahasiswa Pemerasan Polda Jatim
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Kamis, 30 April 2026 - 00:15 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite

Kamis, 30 April 2026 - 00:12 WIB

OTT di Tulungagung, KPK Tetapkan Bupati Gatut Sunu Wibowo dan Ajudan Tersangka

Minggu, 12 April 2026 - 05:42 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Plt Bupati Tulungagung Dampingi Gubernur Khofifah Salurkan Bansos untuk Ratusan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:13 WIB

Sebanyak 898 Lulusan SMK Tulungagung Siap Bekerja ke Luar Negeri, Plt Bupati Tulungagung Apresiasi Program Magang Internasional dan Penempatan PMI

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:52 WIB

Gubernur Khofifah Didampingi Plt Bupati Tulungagung Resmikan Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Tulungagung

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:10 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Jenjang IV

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:53 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.