Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
Senin, 21 September 2026 - 17:40 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

redaksiMinggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260503 WA0072
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO– LBH Cakra DPC Situbondo menyatakan mosi tidak percaya terhadap penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo. Pasalnya, laporan yang dilayangkan sejak tahun 2023 tersebut hingga kini seolah “jalan di tempat” tanpa kejelasan hukum yang pasti.

​Ketua DPC LBH Cakra Situbondo, Nofika Syaiful Rahman (yang akrab disapa Opek), menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah ekstrem Akan mengirimkan surat pengaduan resmi kepada Kapolri hingga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
​
​Kasus ini bermula dari laporan resmi dengan Nomor Surat: 072/LPR/LBH CAKRA/VI/2023 yang awalnya dilayangkan ke Polda Jatim. Namun, setelah perkara dilimpahkan ke Polres Situbondo, progres penanganan kasus justru menunjukkan grafik stagnan.

Baca Juga:  DPRD Kabupaten Blitar Ikuti Talk Show Pencegahan Korupsi, Perkuat Komitmen Integritas

​”Sangat fantastis. Dari tahun 2023 hingga sekarang tahun 2026, waktu yang dihabiskan pihak kepolisian tanpa hasil signifikan sungguh mencederai rasa keadilan. Jika dibiarkan, masyarakat tidak akan percaya lagi kepada Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya di wilayah Situbondo,” tegas Opek

​Poin Utama Tuntutan LBH Cakra:

• ​Transparansi SP2HP: Hingga detik ini, LBH Cakra mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang memadai terkait bukti-bukti yang telah diserahkan.
• ​Surat ke Otoritas Tertinggi: LBH Cakra Akan menyurati Kapolri dan Presiden RI, dengan tembusan kepada KPK agar memantau langsung dugaan praktik korupsi di daerah yang tak kunjung tuntas.
• ​Dugaan Intervensi (Bekingan): LBH Cakra mempertanyakan apakah mandeknya kasus ini disebabkan oleh adanya kekuatan besar atau “bekingan” di balik Dinas Perhubungan Situbondo sehingga pihak kepolisian terkesan enggan melakukan pemeriksaan mendalam.
​
​Opek menilai, lambatnya respon Polres Situbondo dalam menangani kasus dugaan korupsi ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Jawa Timur. Ia menggarisbawahi bahwa bukti-bukti awal sudah diserahkan secara lengkap, namun tindakan nyata dari penyidik masih jauh dari harapan.

Baca Juga:  Gelar Fashion Show Meriah Untuk Hari Kartini, Siswa TK Aisyiyah Ikuti Lomba Pimpinan Cabang IGaba Panji Situbondo Jawa Timur

​”Apakah masyarakat Situbondo harus mengalami krisis kepercayaan total terhadap hukum? Atau memang polisi takut menyentuh kasus ini karena ada sosok di belakangnya? Kami menuntut keberanian dan integritas Polres Situbondo untuk segera menuntaskan kasus Dishub ini secara transparan,” tutup Opek dengan nada tajam.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur

Kamis, 17 September 2026 - 18:05 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.