Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
  • Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak
  • Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
Jumat, 6 November 2026 - 07:31 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

redaksiMinggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260503 WA0072
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO– LBH Cakra DPC Situbondo menyatakan mosi tidak percaya terhadap penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo. Pasalnya, laporan yang dilayangkan sejak tahun 2023 tersebut hingga kini seolah “jalan di tempat” tanpa kejelasan hukum yang pasti.

​Ketua DPC LBH Cakra Situbondo, Nofika Syaiful Rahman (yang akrab disapa Opek), menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah ekstrem Akan mengirimkan surat pengaduan resmi kepada Kapolri hingga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
​
​Kasus ini bermula dari laporan resmi dengan Nomor Surat: 072/LPR/LBH CAKRA/VI/2023 yang awalnya dilayangkan ke Polda Jatim. Namun, setelah perkara dilimpahkan ke Polres Situbondo, progres penanganan kasus justru menunjukkan grafik stagnan.

Baca Juga:  Edukasi Nelayan, Utamakan Keselamatan dan Jangan Ragu Hubungi 110

​”Sangat fantastis. Dari tahun 2023 hingga sekarang tahun 2026, waktu yang dihabiskan pihak kepolisian tanpa hasil signifikan sungguh mencederai rasa keadilan. Jika dibiarkan, masyarakat tidak akan percaya lagi kepada Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya di wilayah Situbondo,” tegas Opek

​Poin Utama Tuntutan LBH Cakra:

• ​Transparansi SP2HP: Hingga detik ini, LBH Cakra mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang memadai terkait bukti-bukti yang telah diserahkan.
• ​Surat ke Otoritas Tertinggi: LBH Cakra Akan menyurati Kapolri dan Presiden RI, dengan tembusan kepada KPK agar memantau langsung dugaan praktik korupsi di daerah yang tak kunjung tuntas.
• ​Dugaan Intervensi (Bekingan): LBH Cakra mempertanyakan apakah mandeknya kasus ini disebabkan oleh adanya kekuatan besar atau “bekingan” di balik Dinas Perhubungan Situbondo sehingga pihak kepolisian terkesan enggan melakukan pemeriksaan mendalam.
​
​Opek menilai, lambatnya respon Polres Situbondo dalam menangani kasus dugaan korupsi ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Jawa Timur. Ia menggarisbawahi bahwa bukti-bukti awal sudah diserahkan secara lengkap, namun tindakan nyata dari penyidik masih jauh dari harapan.

Baca Juga:  *Warga Mimbaan Rt.03/08 Panji Situbondo Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kediaman H. Gufron*

​”Apakah masyarakat Situbondo harus mengalami krisis kepercayaan total terhadap hukum? Atau memang polisi takut menyentuh kasus ini karena ada sosok di belakangnya? Kami menuntut keberanian dan integritas Polres Situbondo untuk segera menuntaskan kasus Dishub ini secara transparan,” tutup Opek dengan nada tajam.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

*AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*

Minggu, 1 November 2026 - 09:39 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi

Kamis, 5 November 2026 - 11:40 WIB

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.