Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Jombang Tertibkan PKL di Zona Merah, Alun-Alun Kembali Bersih dan Nyaman
  • Kolaborasi Zulkifli Hasan dan Warsubi Percepat Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
  • Pemkab Jombang Launching Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Ribuan Warga Plandaan Terima Beras dan Minyak
  • Sinergi Tiga Pilar Penegak Hukum, Polres Bondowoso Bersama Kejari Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkrah
  • Kapolres Situbondo Bagikan Ratusan Nasi Kotak Usai Salat Jumat
  • Perhatian Serius Polisi Ingatkan Kepada Siswa SMP di Situbondo Tidak Bawa Motor Sendiri ke Sekolah
  • Jumat Asri Desa Ngariboyo Jadi Bukti Kebersamaan Pemdes Dengan Warga
  • Pemkab Jombang Perkuat Komitmen Pengentasan RTLH, Bantuan Rp35 Juta per Unit Jadi Harapan Baru Warga
Sabtu, 11 April 2026 - 09:24 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
You are at:Berita Utama » Peristiwa

Polres Situbondo Gagalkan Peredaran 4,5 Kg Serbuk Mercon

redaksiRabu, 11 Maret 2026 - 20:11 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260311 WA0047
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
  • Liputan11SITUBONDO – Tragedi ledakan petasan yang pernah terjadi di Kecamatan Banyuputih Situbondo menjadi atensi serius aparat kepolisian. Guna mencegah jatuhnya korban akibat bahaya mercon, Satreskrim Polres Situbondo bergerak cepat memutus rantai peredaran bahan peledak di wilayah Kabupaten Situbondo.
Langkah tegas ini dibuktikan dengan mengamankan dua orang pria yang nekat memperjualbelikan bubuk bahan peledak petasan pada Selasa (10/3/2026) siang. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 4,5 kilogram serbuk mercon.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa Tim Resmob Satreskrim mengamankan Dua orang warga yang menyalahgunakan bahan peledak berinisial MW (23), asal Jangkar, dan penyuplai bahan petasan/mercon berinisial SA (39), asal Arjasa.
“Penangkapan bermula saat Tim Resmob yang sedang melaksanakan patroli Kring Serse mendapati tersangka MW sedang berada di gazebo area SPBU Arjasa, Jalan raya Banyuwangi, pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku saat itu sedang menunggu pembeli bubuk petasan tersebut,” jelas AKP Agung, Rabu (11/3/2026)
IMG 20260311 WA0046
Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa MW mendapatkan barang berbahaya itu dari tersangka SA secara bertahap. Awalnya, pada Senin (9/3/2026) petang, MW bertransaksi membeli 1 kilogram bubuk petasan. Merasa kurang, keesokan harinya pada Selasa (10/3/2026) siang, ia kembali membeli 3,5 kilogram dari SA.
Total 4,5 kilogram bubuk peledak tersebut rencananya akan dijual kembali oleh MW kepada orang lain untuk meraup keuntungan. Namun, belum sempat barang itu dijual, Tim Resmob lebih dulu menciduknya di area SPBU Arjasa. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan tak berselang lama berhasil menangkap SA selaku penyuplai bahan petasan.
Selain menyita 4,5 kilogram serbuk bahan peledak, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain dari lokasi kejadian. Di antaranya satu unit sepeda motor Suzuki Shogun, dua buah tas, satu jaket, uang tunai Rp 214.000, serta dua unit ponsel milik masing-masing pelaku.
Saat ini, keduanya beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Situbondo guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya bermain-main dengan nyawa lewat peredaran bahan peledak, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 306 KUHP Jo Pasal 20 huruf d KUHP dengan ancaman hukuman penjara yang cukup berat.
Guna mencegah tragedi yang tidak diinginkan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk proaktif menjaga lingkungan sekitarnya dari bahaya petasan.
“Kami meminta masyarakat agar tidak memproduksi, menjual, maupun menyalakan petasan. Jika warga mengetahui adanya aktivitas pembuatan atau peredaran mercon, segera laporkan kepada kami melalui Call Center Polri 110. Layanan ini Gratis dan kami siap merespons 24 jam,” tutupnya.(sup)
Baca Juga:  Pengunjung Swalayan di Tulungagung Meninggal Secara Mendadak
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Sinergi Tiga Pilar Penegak Hukum, Polres Bondowoso Bersama Kejari Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkrah

Jumat, 10 April 2026 - 18:25 WIB

Kapolres Situbondo Bagikan Ratusan Nasi Kotak Usai Salat Jumat

Jumat, 10 April 2026 - 18:21 WIB

Perhatian Serius Polisi Ingatkan Kepada Siswa SMP di Situbondo Tidak Bawa Motor Sendiri ke Sekolah

Jumat, 10 April 2026 - 18:10 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.