Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
  • Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
  • May Day dan Ilusi Solusi: Saat Tuntutan Belum Menjadi Kebijakan
Kamis, 7 Mei 2026 - 06:12 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Hukum dan Kriminal

Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Showroom K-Cunk Motor

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:16 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20250227 210202
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi dalam Pres Rilis ungkap Kasus penggelapan mobil di K-Cunk motor, Kamis (27/2/2025).
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, liputan11.com, Diberi hati minta jantung, begitu peribahasa untuk RN (26) pemuda asal Desa Nglampir Kecamatan Bandung, Tulungagung yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan 8 unit Mobil di Showroom Mobil K-Cunk Motor tempatnya bekerja.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi dalam Pres Rilis, Kamis (27/2/2025), mengatakan tersangka RN sudah 2 tahun bekerja di Showroom K-Cunk Motor Tulungagung sebagai admin pemasaran.

Kata AKBP Taat Resdi, kasus ini terungkap adanya laporan korban ke Polsek Bandung Polres Tulungagung. Dijelaskannya berawal dari petugas K-Cunk motor yang akan memperbaiki dan mengganti sparepart Mobil Mitsubishi Xpander, namun kendaraan yang dimaksud tidak ada ditempatnya.

“Setelah dilakukan pengecekan melalui rekaman CCTV, kendaraan mobil terakhir dalam penguasaan tersangka. Kemudian dilakukan pengecekan BPKB dan STNK juga tidak berada ditempatnya,” ucap AKBP Taat.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Rotasi PJU dan Dua Kapolsek, IPTU Andi Wiranata Tamba Jabat Kasat Reskrim Baru

Dari pengakuannya, tersangka bukan hanya sekali melakukan perbuatan pencurian dengan memanfaatkan posisinya sebagai admin pemasaran dan mengambil BPKB dan STNK di meja kasir tanpa ijin kasir.

“Dan kendaraan hasil curian di jual ke orang lain,” tambahnya.

Adapun unit mobil yang digelapkan, 1 unit  Daihatsu Ayla warna Hitam, 3 unit Honda BRV warna hitam, 1 unit Innova Reborn warna hitam, 1 unit Honda Mobilio warna putih dan 1 unit mitsubishi Xpander warna Silver. Dari kejahatan yang dilakukan tersangka, korban mengalami kerugian mencapai 1,5 milyar.

Menurut Taat, motifnya tersangka ingin mengembalikan modal yang berkurang sebab sebelumnya pernah ditipu penjual mobil lewat media sosial FB.

“Tersangka ini awalnya mempunyai barang dagangan berupa kendaraan yang dititip jual kan di showroom K-Cunk motor, karena modalnya berkurang akibat penipuan dari penjual yang menjual kendaraan melalui media sosial FB,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dua Kasus Penjambretan Berhasil Diungkap Satreskrim Polres Tulungagung

Kemudian tersangka menggunakan hasil kejahatannya untuk membayar hutang, membeli Iphone 15 Pro Max dan untuk bersenang – senang di hiburan.

“Selain itu dibelikan 2 mobil dan laku dijual kembali, membeli Innova Reborn serta untuk kebutuhan sehari- hari,” tandasnya.

Selanjutnya tersangka dilakukan penahanan serta mengamankan 1 mobil Xpander, 1 Mobilio, 1 Brv beserta BPKB, STNK dan kunci masing masing, Iphone 14 pro max dan dokumen pembelian kendaraan yang dilaporkan hilang sebagai barang bukti.

“Tersangka dijerat pasal 362 KUH Pidana dan Pasal 362 jo. 64 KUH Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun ditambah sepertiga ancaman hukuman,” pungkasnya. (Nuha)

K-Cunk Motor Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penggelapan Mobil
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Kamis, 30 April 2026 - 00:15 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite

Kamis, 30 April 2026 - 00:12 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.