Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB
  • Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa Karanganom, Tuntut Kaur Kesra Mundur

RedaksiKamis, 12 Mei 2022 - 18:48 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220512 184051
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

TULUNGAGUNG.LIPUTAN11.COM – Buntut perselingkuhan yang dilakukan WHS Kaur Kesra Desa Karanganom Kecamatan Kauman, membuat warga geram. Puluhan warga mendatangai Kantor Desa Karanganom menuntut WHS mundur dari jabatannya, Kamis (12/05/2022).

Puluhan warga yang datang membawa baner yang berisi tuntutan mundur WHS yang kemudian ditempelkan di dalam dan luar kantor desa.

Salah satu bener yang dipasang tertulis “Surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya Kepada Kaur Kesra Desa Karanganom” yang menyatakan tidak percaya terhadap kinerja Kaur kesra. Dalam tulisannya, menuntut mundur Saudara Wahyu Hadi Santoso dari jabatannya. Dibawah tuntutan tercantum kolom nama dan tanda tangan.

Dari pantaun, kolom tersebut ditandatangani 40 nama dari perwakilan warga, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Intinya kami selaku warga bersama tokoh – tokoh masyarakat menyatakan mosi tidak percaya terhadap WHS dan itupun kami menyertakan semua tanda tangan tokoh tokoh yang ada di Karanganom, kyai, takmir, RT hampir semua, jadi ini tidak main – main dan tetap kita tunggu sampai WHS benar – benar mundur dari jabatannya,” kata Agus Prayitno.

Baca Juga:  Kapolres Kediri Mendampingi Ketua DPRD Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Kenaikan BBM

Senada dengan Agus, perwakilan pemuda Desa Karanganom, Latif mengatakan perbuatan WHS selaku Kaur Kesra atau Modin Karanganom yang terlibat perselingkuhan dengan dua perempuan asal Kecamatan Kalidawir dan Ngunut itu dinilai sudah menginjak – injak harga diri warga dan Desa Karanganom.

“Pak WHS ini mengaku sebagai duda anak satu yang bekerja sebagai pegawai di dinas PUPR, namun dalam kenyataannya pak WHS ini masih mempunyai istri dan sebagai Kaur Kesra. Bahkan saat apel ke perempuan – perempuan tersebut memakai kendaraan dinas istrinya yang bekerja di PUPR Tulungagung,” ungkap Latif.

Untuk itu kami bersama warga lainnya akan bersikukuh menuntut WHS agar mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga:  Kebakaran di Joho Kalidawir, Hanguskan Bangunan beserta Delapan Mesin Bubut Kayu dan Mesin Penghalus

“Sebelumnya permasalahan ini sudah diupayakan mediasi di kantor desa, namun hingga saat ini belum ada keputusan yang sesuai keinginan warga. Yang jelas warga tetap menuntut pak WHS untuk mundur, karena itu merupakan harga mati,” terangnya.

GridArt 20220512 184210268

Pemuda tersebut menegaskan, mereka akan menduduki kantor desa sampai WHS mau legowo untuk mundur. “Kalaupun mundur sekarang warga tidak akan memusuhinya, justru warga akan mengacungi jempol,” tandas latif.

Sejumlah perwakilan warga ditemui langsung oleh Kepala Desa Karanganom, Camat Kauman, Kapolsek Kalangbret, Danramil Kauman dan juga menghadirkan WHS. WHS meminta waktu seminggu untuk menentukan sikap, dan akan berkonsultasi dengan PPDI.

Aksi puluhan warga di kantor desa Karanganom mendapat pengawalan dari personil Polsek Kalangbret, Polres Tulungagung serta Koramil Kauman. (Nuha)

Kasus perselingkuhan Tuntut Kaur Kesra Mundur Warga Geruduk Kantor Desa Karanganom
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.