Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 15 Tahun Konsisten, Bank Jombang Kembali Panen Penghargaan Nasional
  • Apresiasi Kehadiran KPK di Sidang Ketiga, Kuasa Hukum Desak Keseriusan Mediasi dan Siap Buka Bukti Dugaan Korupsi Wabup Situbondo
  • (*Warga ViLa BR JALBUS Situbondo Tertipu GADAI Lahan Sawah Di Desa Duwet,Kerugian DiTafsir Rp250 Juta Lebih*)
  • Dinas Pendidikan Luncurkan Aplikasi SIMPATUH BOSP, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Pengelolaan Dana Pendidikan Harus Berbasis Data dan Akuntabel
  • Delapan Kandidat Adu Gagasan, SMAN Ploso Gelar Pemilihan Ketua OSIS dan MPK Periode 2026/2027
  • Perhutani Bondowoso Dukung Penanaman Bersama Kodim 0822, Perkuat Sinergi Pelestarian Hutan
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Final Turnamen Bola Voli HUT ke-81 RI Dinas Pertanian Tulungagung
  • HUT ke-3 SGC Tulungagung, Plt Bupati Ajak Komunitas Ojek Online Perkuat Sinergi dan Gerakan Ekonomi
Sabtu, 12 September 2026 - 11:19 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

redaksiKamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260507 WA0001
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JOMBANG,Liputan11.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi perpajakan daerah yang dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang di Pendopo Kecamatan Peterongan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kewajiban perpajakan. Dalam sosialisasi itu, Bapenda Jombang menitikberatkan pembahasan pada potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta penerapan Opsen PKB dan Opsen BBNKB yang kini menjadi salah satu sektor strategis penyumbang PAD.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.

Kepala Bapenda Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si., melalui Sekretaris Bapenda Joko S, menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan memungut sejumlah pajak daerah yang menjadi sumber utama PAD Kabupaten Jombang.

Menurutnya, berbagai jenis pajak tersebut telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan dan pengelolaannya dilakukan secara transparan serta akuntabel demi kepentingan masyarakat luas.

“Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki wewenang memungut berbagai jenis pajak daerah yang menjadi sumber utama Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Jenis pajak tersebut meliputi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Air Tanah, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Sarang Burung Walet, serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT),” jelas Joko.

Baca Juga:  TransJatim Disiapkan Masuk Jombang, Dishub Sebut Masih Tahap Perencanaan.

Tak hanya itu, Joko juga memaparkan bahwa pemerintah daerah turut memperoleh pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), termasuk tambahan pungutan berupa Opsen PKB dan Opsen BBNKB yang saat ini memiliki kontribusi cukup signifikan terhadap penerimaan daerah.

Dalam paparannya, Joko menegaskan bahwa Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan pungutan tambahan yang dikenakan pemerintah kabupaten/kota atas pokok pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat. Kebijakan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah yang potensial.

“Opsen PKB dan Opsen BBNKB ini memiliki peran yang sangat strategis dalam struktur penerimaan daerah kita. Besarannya ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku dan dana yang dihimpun dari sektor ini memberikan kontribusi besar bagi kas daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penerimaan dari sektor kendaraan bermotor saat ini menjadi salah satu penyumbang terbesar PAD setelah sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

Baca Juga:  Event Sepeda Tahunan Bromo KOM Challenge 2022 Start dari Mapolda Jatim

Karena itu, tingkat kepatuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan maupun pengesahan STNK dinilai sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah.

Menurutnya, semakin tinggi kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur maupun pelayanan publik.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat bukan hilang begitu saja, melainkan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga berbagai pelayanan publik lainnya. Semakin tinggi tingkat kepatuhan wajib pajak, maka semakin besar pula kemampuan daerah untuk membiayai program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain memberikan pemahaman terkait jenis dan mekanisme pajak daerah, sosialisasi tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya pajak bagi keberlangsungan pembangunan daerah.

Bapenda Jombang berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami manfaat pajak, memiliki kesadaran tinggi untuk membayar pajak tepat waktu, serta ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung peningkatan PAD Kabupaten Jombang.

Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi potensi penerimaan daerah, Pemerintah Kabupaten Jombang optimistis target PAD dapat tercapai secara maksimal, sehingga pembangunan di berbagai sektor dapat terus berjalan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

15 Tahun Konsisten, Bank Jombang Kembali Panen Penghargaan Nasional

Jumat, 11 September 2026 - 13:05 WIB

Delapan Kandidat Adu Gagasan, SMAN Ploso Gelar Pemilihan Ketua OSIS dan MPK Periode 2026/2027

Kamis, 10 September 2026 - 11:46 WIB

Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:28 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

15 Tahun Konsisten, Bank Jombang Kembali Panen Penghargaan Nasional

Jumat, 11 September 2026 - 13:05 WIB

Apresiasi Kehadiran KPK di Sidang Ketiga, Kuasa Hukum Desak Keseriusan Mediasi dan Siap Buka Bukti Dugaan Korupsi Wabup Situbondo

Jumat, 11 September 2026 - 10:09 WIB

(*Warga ViLa BR JALBUS Situbondo Tertipu GADAI Lahan Sawah Di Desa Duwet,Kerugian DiTafsir Rp250 Juta Lebih*)

Jumat, 11 September 2026 - 09:15 WIB

Dinas Pendidikan Luncurkan Aplikasi SIMPATUH BOSP, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Pengelolaan Dana Pendidikan Harus Berbasis Data dan Akuntabel

Jumat, 11 September 2026 - 06:48 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.