Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan
  • Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi
  • Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan
  • *AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*
Kamis, 5 November 2026 - 02:48 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

redaksiKamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260507 WA0001
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JOMBANG,Liputan11.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi perpajakan daerah yang dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang di Pendopo Kecamatan Peterongan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kewajiban perpajakan. Dalam sosialisasi itu, Bapenda Jombang menitikberatkan pembahasan pada potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta penerapan Opsen PKB dan Opsen BBNKB yang kini menjadi salah satu sektor strategis penyumbang PAD.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.

Kepala Bapenda Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si., melalui Sekretaris Bapenda Joko S, menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan memungut sejumlah pajak daerah yang menjadi sumber utama PAD Kabupaten Jombang.

Menurutnya, berbagai jenis pajak tersebut telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan dan pengelolaannya dilakukan secara transparan serta akuntabel demi kepentingan masyarakat luas.

“Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki wewenang memungut berbagai jenis pajak daerah yang menjadi sumber utama Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Jenis pajak tersebut meliputi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Air Tanah, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Sarang Burung Walet, serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT),” jelas Joko.

Baca Juga:  Digitalisasi Perizinan Dongkrak Layanan Publik Jombang, 9.054 Izin Terbit Sepanjang 2025

Tak hanya itu, Joko juga memaparkan bahwa pemerintah daerah turut memperoleh pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), termasuk tambahan pungutan berupa Opsen PKB dan Opsen BBNKB yang saat ini memiliki kontribusi cukup signifikan terhadap penerimaan daerah.

Dalam paparannya, Joko menegaskan bahwa Opsen PKB dan Opsen BBNKB merupakan pungutan tambahan yang dikenakan pemerintah kabupaten/kota atas pokok pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat. Kebijakan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah yang potensial.

“Opsen PKB dan Opsen BBNKB ini memiliki peran yang sangat strategis dalam struktur penerimaan daerah kita. Besarannya ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku dan dana yang dihimpun dari sektor ini memberikan kontribusi besar bagi kas daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penerimaan dari sektor kendaraan bermotor saat ini menjadi salah satu penyumbang terbesar PAD setelah sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

Baca Juga:  Polda Jatim Berhasil Amankan Dua Tersangka Order Makanan Fiktif dengan Keuntungan Rp 2 Milyar

Karena itu, tingkat kepatuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan maupun pengesahan STNK dinilai sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah.

Menurutnya, semakin tinggi kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur maupun pelayanan publik.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat bukan hilang begitu saja, melainkan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga berbagai pelayanan publik lainnya. Semakin tinggi tingkat kepatuhan wajib pajak, maka semakin besar pula kemampuan daerah untuk membiayai program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain memberikan pemahaman terkait jenis dan mekanisme pajak daerah, sosialisasi tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya pajak bagi keberlangsungan pembangunan daerah.

Bapenda Jombang berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami manfaat pajak, memiliki kesadaran tinggi untuk membayar pajak tepat waktu, serta ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung peningkatan PAD Kabupaten Jombang.

Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi potensi penerimaan daerah, Pemerintah Kabupaten Jombang optimistis target PAD dapat tercapai secara maksimal, sehingga pembangunan di berbagai sektor dapat terus berjalan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi

Selasa, 3 November 2026 - 06:49 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:39 WIB

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.