JOMBANG,Liputan11.com – Semangat kebersamaan, kemeriahan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa begitu terasa menyelimuti seluruh lingkungan SMK Negeri 2 Jombang pada Rabu (29/4/2026). Dalam momentum bersejarah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50, sekolah yang telah berdiri selama setengah abad ini menggelar puncak perayaan dengan kegiatan spektakuler bertajuk “Pawai Budaya”, sebuah parade yang menjadi simbol perjalanan panjang sekolah sekaligus komitmen dalam menjaga warisan budaya Indonesia.
Mengusung tema besar “Setengah Abad Berkarya, Melestarikan Budaya Bangsa”, kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, para guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa dari berbagai jurusan. Tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, acara ini menjadi wujud nyata bahwa pendidikan tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun karakter, identitas, dan rasa cinta terhadap tanah air.
Pawai budaya secara resmi dilepas oleh Kepala SMKN 2 Jombang, Amiroh, S.Kom., M.Kom., yang tampil anggun mengenakan kebaya batik berwarna oranye dengan sentuhan aksesoris tradisional. Kehadirannya di depan spanduk utama bertuliskan “PAWAI BUDAYA HUT SMKN 2 JOMBANG KE-50” menjadi pusat perhatian sekaligus simbol semangat kepemimpinan yang mengakar pada nilai budaya.
Dalam sambutannya, Amiroh menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas perjalanan panjang SMKN 2 Jombang yang telah melahirkan ribuan alumni berprestasi serta berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“50 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Dalam kurun waktu itu, SMKN 2 Jombang telah menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman, namun tetap teguh menjalankan tugasnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter bangsa. Pawai budaya ini menjadi bukti bahwa kita tidak boleh melupakan akar budaya kita. Justru di tengah kemajuan zaman, generasi muda harus semakin mencintai, menjaga, dan melestarikan identitas bangsa,” tutur Amiroh dengan penuh semangat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para wakil kepala sekolah, ketua komite sekolah, serta seluruh guru yang kompak mengenakan busana batik lurik sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal. Suasana semakin meriah dengan penampilan dua siswi terbaik yang dipercaya menjadi Master of Ceremony (MC), memandu jalannya acara dengan penuh percaya diri, elegan, dan profesional.
Setelah sambutan selesai, Kepala Sekolah mengangkat tangan kanan sebagai tanda dimulainya pawai budaya. Dengan iringan semangat dan sorak antusias, rombongan peserta pun mulai bergerak meninggalkan halaman sekolah dengan formasi yang tertata rapi.
Setiap kelompok tampil memukau dengan kreativitas luar biasa. Beragam busana adat Nusantara menghiasi jalannya pawai, mulai dari pakaian adat Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga berbagai busana kreasi modern yang tetap mempertahankan unsur budaya lokal. Tidak hanya itu, peserta juga membawa berbagai properti pendukung seperti alat musik tradisional, miniatur rumah adat, hingga atribut budaya khas daerah yang semakin memperindah suasana.
Pawai yang melintasi area sekitar sekolah itu pun berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar. Banyak warga yang berhenti sejenak untuk menyaksikan, mengabadikan momen, bahkan memberikan tepuk tangan dan dukungan kepada para peserta yang tampil penuh semangat dan percaya diri.
Pawai budaya ini merupakan bagian dari rangkaian panjang peringatan HUT ke-50 SMKN 2 Jombang yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir. Sebelumnya, sekolah telah sukses menggelar berbagai kegiatan seperti Students Fashion Competition (SFC) yang menampilkan karya busana siswa, donor darah bekerja sama dengan PMI sebagai bentuk kepedulian sosial, bazar produk hasil karya siswa dan pelaku UMKM lokal, hingga pentas seni yang menampilkan tari, musik, dan teater dari berbagai ekstrakurikuler.
Menurut panitia pelaksana, seluruh rangkaian acara ini dirancang bukan hanya untuk merayakan usia emas sekolah, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa dalam mengekspresikan bakat, meningkatkan kreativitas, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya bangsa.
“Kami ingin momen istimewa ini tidak hanya menjadi perayaan sesaat, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh siswa. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi langkah awal menuju karya-karya yang lebih besar di masa depan,” tambah Amiroh.
Di usia ke-50 tahun, Kepala SMKN 2 Jombang berharap sekolah yang dipimpinnya semakin matang, semakin unggul, dan semakin kuat dalam membentuk generasi masa depan.
“Semoga SMKN 2 Jombang terus melahirkan generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkarya, berinovasi, dan membawa perubahan positif bagi bangsa. Melangkah lebih kuat menuju masa depan yang gemilang,” pungkasnya.
Setengah abad bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar. Dengan semangat berkarya dan melestarikan budaya bangsa, SMKN 2 Jombang terus meneguhkan diri sebagai sekolah unggul yang berprestasi, berkarakter, dan berakar kuat pada nilai-nilai luhur Indonesia.(Im)
