Tak Sekadar Layanan Air, Perumdam Tirta Kencana Jombang Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Jombang,Liputan11.com – Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin, penguatan sektor pelayanan publik dan kinerja BUMD di Kabupaten Jombang mulai memperlihatkan arah yang progresif. Perumdam Tirta Kencana Jombang menjadi salah satu contoh bagaimana perusahaan daerah bertransformasi, menyeimbangkan fungsi sosial pelayanan air bersih dengan pengembangan peluang usaha yang berkelanjutan.
Sebagai perusahaan daerah penyedia layanan air bersih, Perumdam Tirta Kencana terus berupaya memperkuat kontribusinya dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah. Salah satunya melalui dukungan terhadap program MBG dengan menyediakan layanan air minum aman bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengintegrasikan fungsi sosial pelayanan publik dengan pengembangan sektor usaha yang produktif.
Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang, Khoirul Hasyim, menjelaskan bahwa dukungan terhadap program tersebut diwujudkan melalui berbagai skema layanan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Fleksibilitas layanan menjadi kunci agar setiap SPPG dapat memperoleh akses air minum yang aman, higienis, dan berkelanjutan.
“Kami mendukung program MBG dalam rangka memenuhi kebutuhan layanan air minum aman. Skema yang kami siapkan beragam, mulai dari layanan berbasis perpipaan, kombinasi perpipaan dengan filtrasi, hingga penyediaan air minum kemasan berupa galon, sesuai kebutuhan masing-masing lokasi,” ujar Khoirul, Jumat (20/2).
Ia menegaskan, Perumdam terus melakukan evaluasi dan pemetaan secara berkala seiring bertambahnya jumlah SPPG di wilayah Kabupaten Jombang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan kapasitas produksi maupun sistem distribusi air tetap terjaga, sehingga pelayanan kepada pelanggan eksisting tidak terganggu.
Menurutnya, peningkatan kebutuhan air dari SPPG juga membuka peluang ekonomi baru bagi perusahaan daerah. Tingkat konsumsi air pada fasilitas tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan rumah tangga biasa dan dapat dikategorikan setara dengan industri skala kecil.
“Kalau dikatakan ini menjadi potensi bagi kami, tentu iya. Pemakaian air oleh SPPG relatif besar dan stabil. Selain membantu keberlangsungan program pemerintah, hal ini juga memberikan kontribusi pendapatan operasional bagi perusahaan,” jelasnya.
Karakteristik penggunaan air di SPPG yang konsisten dan berkapasitas besar dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan operasional Perumdam. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara fungsi sosial sebagai penyedia layanan publik dan fungsi komersial sebagai entitas bisnis daerah yang harus tetap sehat secara finansial.
Khoirul menegaskan bahwa sebagai BUMD, Perumdam Tirta Kencana memiliki tanggung jawab ganda. Di satu sisi, perusahaan harus hadir mendukung program pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah. Namun di sisi lain, keberlanjutan perusahaan juga harus dijaga melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berorientasi pada kesehatan finansial.
“Kami adalah BUMD yang tentu wajib mendukung program pemerintah daerah. Namun kami juga harus memastikan perusahaan tetap sehat secara finansial. Karena itu, keduanya harus berjalan beriringan — fungsi pelayanan tetap optimal, sementara kinerja usaha juga terus tumbuh,” tegasnya.
Melalui langkah strategis tersebut, Perumdam Tirta Kencana Jombang optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan air minum yang andal sekaligus motor penggerak ekonomi daerah, sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Jombang yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Im)



