Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Mendampingi Kunjungan Danrem 083/Baladhika Jaya ke Lokasi Rencana Pembangunan Batalyon TP
  • Perhutani KPH Bondowoso Menyalurkan TJSL Untuk Program Birdwatching for Kid Sebagai Rintisan Edu-Ekowisata dan Pendidikan Konservasi
  • DP Jombang dan PDI Perjuangan Pecahkan Kebuntuan, Ijazah Siswa YPBU Gadingmangu Akhirnya Keluar
  • “Tangis Wali Murid Pecah di Dewan Pendidikan, Anak Depresi Diduga Karena Ijazah Tak Kunjung Diberikan”
  • Operasi Katarak Gratis RSUD Ploso Pulihkan Penglihatan 80 Warga, Hadirkan Harapan Baru di Hari Bakti Dokter Indonesia
  • Respons Laporan Warga, Polisi Edukasi Bahaya Berjualan dan Balap Liar di sekitar Exit Tol Situbondo Barat
  • “Kami Hanya Ingin Hak Anak Dikembalikan” — Wali Murid YPBU Gadingmangu Datangi Dewan Pendidikan Jombang
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Pembayaran Sharing Agroforestry Sistem Cashless Bersama BRI dan Kejari
Selasa, 26 Mei 2026 - 12:13 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Pemkab Jombang Perkuat Komitmen Pengentasan RTLH, Bantuan Rp35 Juta per Unit Jadi Harapan Baru Warga

redaksiKamis, 9 April 2026 - 11:43 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260409 WA0000 1
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JOMBANG,Liputan11.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diwujudkan melalui program konkret di sektor perumahan. Salah satunya melalui Bantuan Sosial Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026 yang kembali disosialisasikan kepada masyarakat.

Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), kegiatan sosialisasi digelar di Balai Desa Brondot pada Rabu (8/4/2026), dengan melibatkan warga dari Desa Brondot dan Desa Karang Dagangan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tahapan awal pelaksanaan program, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat terkait mekanisme dan persyaratan penerima bantuan.

Dalam pemaparannya, pihak Perkim menjelaskan bahwa setiap unit rumah yang memenuhi kriteria akan mendapatkan bantuan sebesar Rp35 juta. Anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada penyediaan material bangunan, tetapi juga mencakup biaya tenaga kerja, sehingga proses rehabilitasi rumah dapat berjalan menyeluruh dan sesuai standar kelayakan hunian.

Program ini dirancang untuk menjawab persoalan mendasar yang masih dihadapi sebagian masyarakat, yakni kondisi rumah yang belum memenuhi aspek keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan warga tidak lagi tinggal di rumah dengan kondisi rapuh, lembap, atau tidak layak secara struktural.

Baca Juga:  PUPR Kabupaten Kediri Berbagi Jumat Berkah, Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan

Kepala Desa Brondot, Fatchan Aschori, menyampaikan bahwa program RTLH ini menjadi angin segar bagi warganya. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah rumah di wilayahnya yang membutuhkan sentuhan perbaikan agar memenuhi standar hunian layak.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah daerah. Bantuan ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga. Dengan nilai Rp35 juta per unit, kami optimistis rumah warga dapat diperbaiki secara maksimal,” tuturnya.

Fatchan juga berharap proses pelaksanaan nantinya benar-benar tepat sasaran dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh warga yang berhak.
Di sisi lain, perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang, Wahyu, menegaskan bahwa program RTLH merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menekan angka rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sosialisasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan akuntabel. Mulai dari proses pendataan, verifikasi calon penerima, hingga pelaksanaan pembangunan di lapangan harus dilakukan secara cermat dan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  BPKAD Jombang Pastikan Nilai Kewajaran, Enam OPD Jalani Penilaian Aset Daerah

“Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar tepat sasaran. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi, khususnya dalam melengkapi persyaratan administrasi dan memberikan data yang valid,” jelas Wahyu.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat, termasuk dalam menjaga kualitas pembangunan serta memanfaatkan bantuan secara optimal.

Lebih jauh, program RTLH tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas. Hunian yang layak diyakini mampu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, memperkuat ketahanan sosial, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata dan manusiawi.

Dengan terus digencarkannya program ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap dapat secara bertahap mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di berbagai wilayah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik.

Program RTLH pun kini tidak sekadar menjadi bantuan semata, melainkan simbol kehadiran negara dalam memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan bermartabat.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

DP Jombang dan PDI Perjuangan Pecahkan Kebuntuan, Ijazah Siswa YPBU Gadingmangu Akhirnya Keluar

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WIB

“Tangis Wali Murid Pecah di Dewan Pendidikan, Anak Depresi Diduga Karena Ijazah Tak Kunjung Diberikan”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:12 WIB

Operasi Katarak Gratis RSUD Ploso Pulihkan Penglihatan 80 Warga, Hadirkan Harapan Baru di Hari Bakti Dokter Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:21 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Perhutani KPH Bondowoso Mendampingi Kunjungan Danrem 083/Baladhika Jaya ke Lokasi Rencana Pembangunan Batalyon TP

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:12 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Menyalurkan TJSL Untuk Program Birdwatching for Kid Sebagai Rintisan Edu-Ekowisata dan Pendidikan Konservasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:09 WIB

DP Jombang dan PDI Perjuangan Pecahkan Kebuntuan, Ijazah Siswa YPBU Gadingmangu Akhirnya Keluar

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WIB

“Tangis Wali Murid Pecah di Dewan Pendidikan, Anak Depresi Diduga Karena Ijazah Tak Kunjung Diberikan”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:12 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.