Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
  • Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
  • May Day dan Ilusi Solusi: Saat Tuntutan Belum Menjadi Kebijakan
Kamis, 7 Mei 2026 - 05:30 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Warga di Desa Tanggulwelahan Iuran Rp 65 Juta Swadaya Bangun Jalan Rusak, Dana Desa Kemana?

RedaksiMinggu, 26 Oktober 2025 - 20:48 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1000623587
Jalan desa Trans Mrico Sworo Desa Tanggulwelahan Kecamatan Besuki, Tulungagung hasil Swadaya Masyarakat. (Foto: Nuha)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11, Prihatin dengan akses jalan pertanian yang rusak, warga RT 2 dan RT 4, RW 2/Telan gotong royong memperbaiki jalan desa Trans Mrico Sworo Desa Tanggulwelahan Kecamatan Besuki, Tulungagung. Biaya perbaikan dari material hingga selesai hasil swadaya masyarakat dengan mengumpulkan iuran warga seikhlasnya.

Perwakilan warga, Mustopa membeberkan,  warga sepakat melakukan perbaikan jalan secara swadaya setelah bertahun – tahun jalan rusak tidak diperhatikan oleh pemerintah desa (Pemdes) Tanggulwelahan. Kerusakan jalan tersebut membahayakan pengguna jalan dan menghambat distribusi hasil pertanian.

“Alhamdulillah dari hasil swadaya iuran warga bisa memperbaiki jalan sepanjang 70 meter lebar 2,75 meter dengan menghabiskan biaya Rp 65.780.000,.” ungkap Topa, Minggu (26/10/2025).

Pengerjaanya dilakukan secara gotong royong dengan tenaga sukarela. Ia menyebut tidak ada bantuan dana dari pemerintah desa.

Baca Juga:  Pemkab Tulungagung Batasi Penggunaan Sound Horeg, Melanggar Kegiatan Dihentikan

“Sebenarnya warga juga geram, sudah beberapa kali warga mengusulkan ke pemerintah desa tidak ada respon. Padahal jalan itu akses vital petani menuju ke sawah.” tandasnya.

1000623635
Anton Pujiono, Tokoh masyarakat dan ketua Forum Peduli Bondo Deso Desa Tanggulwelahan. (Foto: Nuha)

Sementara itu, tokoh masyarakat Anton Pujiono menyoroti kinerja Pemdes Tanggulwelahan yang tidak punya skala prioritas terhadap pembangunan. Menurutnya infrastruktur jalan vital akses pertanian dan jalan – jalan lingkungan masih banyak yang perlu di perbaiki.

“Namun demikian Dana Desa justru diarahkan ke pembangunan yang kurang prioritas, seperti membuat pondasi lapangan, yang asas manfaatnya kurang dirasakan masyarakat,” terangnya.

Ia prihatin dengan kondisi Desa Tanggulwelahan, Dana Desa tahun 2025 sebesar 1,2 milyar lebih, PAD setengahnya masih dan ADD jauh dari realisasinya. Usulan – usulan warga dan prioritas pembangunan dan pemberdayaan terabaikan.

“Yang lebih miris lagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) hanya menjadi tukang stempel dan gula – gula di lingkungan Pemdes,” kata Anton yang juga Ketua Forum Peduli Bondo Deso.

Baca Juga:  Dana Desa Rp103 Juta di Kedungturi Disorot, Beton Retak dan Besi Terlihat di Permukaan

Hal itu terbukti ketika warga mengajak sharing atau bertanya kepada BPD, jawaban dari lembaga perwakilan masyarakat itu kosong. Mereka menjawab tidak tau dan tidak punya arsip data yang seharusnya dimiliki BPD.

Lanjut Anton, Ketua Forum Peduli Bondo Deso itu mengajak warga masyarakat Desa Tanggulwelahan untuk mengawasi penggunaan Dana Desa, PAD dan dana lainnya sesuai peruntukannya. Hal itu sesuai amanat UU 3 Tahun 2024 perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Mari kita kawal pembangunan di desa kita, jangan sampai Dana Desa, dana rakyat yang untuk kemakmuran rakyat disalahgunakan. Termasuk tanah kas desa harus di inventarisir, kami akan telusuri.” pungkasnya. (Nuha)

Dana desa Jalan rusak
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.