Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB
  • Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
Kamis, 7 Mei 2026 - 12:55 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Kesehatan

Waspada Demam Berdarah Dengue, Dinkes Tulungagung Himbau Masyarakat Rutin Lakukan PSN

RedaksiSabtu, 21 Mei 2022 - 11:20 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220521 110347
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

TULUNGAGUNG.LIPUTAN11.COM – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Penyakit demam serius ini disebabkan oleh gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang membawa empat jenis virus yang dikenal dengan serotipe (DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4) dan menyerang sistem peredaran darah manusia. Jika seseorang terjangkit tidak segera mendapat penanganan yang tepat dan perawatan terlambat akan memperbesar risiko bahkan hingga kematian.

Didik Eka mengatakan, DBD merupakan virus yang setiap tahun pasti ada, di Tulungagung DBD tersebar hampir di seluruh desa di 19 kecamatan dengan frekwensi penyebaran kasus bergantian di tiap desa.

“Ada istilahnya desa sporadis, yang secara tiga tahun berturut-turut tidak ada DBD, ada juga daerah yang potensial sekali dalam 3 tahun, ada juga daerah yang selalu ada setiap tahunnya,” kata Didik Eka, Jum’at, (20/5/2022).

Baca Juga:  Gerakan Penghijauan "Green Indonesia Project" Tanam 25 Ribu Bibit Pohon di Wilayah Sendang Tulungagung

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, pada tahun 2022 bulan Januari ada 57 kasus 1 kematian, Februari 59 kasus 1 kematian, Maret 33 kasus, April 44 kasus, dan sampai pertengahan Mei ini ada 15 kasus.

Lanjut Didik, untuk kasus DBD biasanya mendekati kemarau akan turun dan naik lagi saat musim hujan tiba. “Jika sudah mendekati kemarau, biasanya dari tahun ke tahun selalu turun. Nanti, di bulan Juni-Agustus pasti sudah turun, bahkan bisa nol kasus. Akan tetapi, untuk September ada hujan dikit-dikit mulai naik lagi, bahkan, terus naik di bulan Oktober-Desember,” lanjutnya.

Dari data yang ada, daerah rawan penyebaran DBD adalah lingkungan padat penduduk, sebarannya banyak terjadi di Wilayah Boyolangu, Tulungagung Kota, Kedungwaru, dan Bandung.

Didik menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan menjaga kebersihan. “DBD ini selalu mengintai kita semua, sehingga harus tetap waspada. Untuk Tahun 2022 ini, walaupun tidak setinggi Tahun 2019, tetapi, tahun ini ada kasusnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tengah Malam Bupati Tulungagung Gatut Sunu Sidak Pohon Tumbang, Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Untuk Antisipasi penyebaran dan mencegah jatuhnya korban, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung selalu menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan.

“Antisipasi dari Dinkes, setiap tahun selalu menyiapkan Fasilitas Kesehatan (Faskes) untuk menerima pasien-pasien tersebut. Tentunya, dengan logistik obat dan sosialisasi ke masyarakat guna pencegahan,” tambah Didik Eka.

Selain itu, Didik Eka menekankan pentingnya peran serta masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) seminggu sekali di lingkungan masing-masing.

“Karena DBD itu bukan dicegah dengan foging, tetapi dengan PSN, dengan membersihkan semua wadah, baik itu tempat di kamar mandi, WC, tampungan tempat lainnya. Dan di pelepah pisang, pelepah kelapa, potongan bambu belakang rumah jangan sampai ada airnya,” pungkasnya Didik Eka. (Nuha)

DBD Demam Berdarah Dengue Dinkes Tulungagung pemberantasan sarang nyamuk PSN Tulungagung Waspada dbd
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Peringatan Hari Tari Dunia 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:25 WIB

Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Panen Raya , Dinas Pertanian Pastikan Surplus Tulungagung Berkelanjutan

Jumat, 24 April 2026 - 07:58 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.