Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
  • Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
  • May Day dan Ilusi Solusi: Saat Tuntutan Belum Menjadi Kebijakan
Kamis, 7 Mei 2026 - 07:25 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Nasional

Bakal Bangun Kawasan Jagung di Papua, Kakorbinmas Studi Banding ke Desa Bluri Lamongan

RedaksiSelasa, 7 Juni 2022 - 21:49 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220607 214251
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

LAMONGAN.LIPUTAN11.COM – Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kakorbinmas Baharkam Polri), Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K, M.H menyebut bakal membangun kawasan kebun jagung di wilayah Papua.

Oleh sebab itu, perwira tinggi Polri tersebut bersama tim yang didampingi oleh Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana melakukan kunjungan ke Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan dalam rangka studi banding mengenai penanaman jagung.

“Program ini bukan yang pertama, sebelumnya kita melakukan pelatihan pemeliharaan ternak di wilayah Solo, dan saat ini kita fokus untuk tanaman jagung karena kita berencana mendevelop kebun jagung di wilayah Papua, untuk itu kita perlu melakukan studi banding dan riset,” ujar Irjen Pol Suwondo kepada wartawan, Selasa (7/6/2022).

Terkait dipilihnya Lamongan sebagai tujuan studi, Irjen Suwondo menjelaskan, karena Lamongan merupakan salah satu daerah yang cocok dan memiliki produksi jagung terbesar di Indonesia.

Irjen Pol Suwondo mengatakan memilih Lamongan sebagai tempat untuk mempelajari atau yang dianut, karena berdasarkan data yang dipelajari diketahui bahwa Lamongan ini terkenal dengan jagungnya.

“Selain itu menurut Irjen Suwondo lalu lintasnya juga mudah, karena kita harus efisien. Apalagi ongkos kita dibiayai negara, sehingga semuanya harus berjalan seefektif mungkin,”tutur Irjen Pol Suwondo.

Menurut Suwondo, dari kunjungannya ke Desa Bluri ini didapatkan hasil bahwa akan ada 4 petani jagung dari desa setempat yang akan berangkat ke Papua selama 3 bulan dan memberikan pengetahuan mengenai tata cara penanaman jagung, yang didampingi langsung oleh salah satu petugas dari Polres Lamongan.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Lahan Rusun di Cengkareng, Bareskrim Amankan Aset Senilai Rp 700 Miliar

“Tadi kami bicara dengan Pak Kades Bluri, Pak Kapolres Lamongan dan petugas pertanian di sini, mereka dengan senang hati mau mentransfer pengetahuan dan skill untuk kita dan saudara-saudara di Papua dalam hal pertanian jagung,” papar Irjen kelahiran 1972 tersebut.

Irjen Pol Suwondo menegaskan bahwa upaya yang dilakukan oleh Binmas bersama Kepolisian ini sifatnya menghubungkan antara satu pihak dengan pihak yang lain, sehingga nantinya transfer pengetahuan dari para pelaksana ke calon pelaksana bisa berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Lamongan, khususnya para petani yang ada di Desa Bluri. Masyarakatnya ramah, saya baru datang setengah jam, semuanya bersedia untuk membantu. Bahkan minggu depan, mentor yang ditugaskan pun sudah siap meninjau ke sana,” tutur pria lulusan Akpol 1994 tersebut.

Lebih lanjut Irjen Suwondo berharap masyarakat di Papua nantinya bisa benar-benar memahami tata cara penanaman jagung yang benar, sehingga tanaman jagung yang dihasilkan bisa baik dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

“Di sana sudah ada lahan yang diberikan hak kelola seluas 200 hektar. Tapi di awal ini, kita baru akan membuka 20 hektar. Nanti akan menjadi balai latihan kerja supaya mereka semua bisa menimba ilmu. Mudah-mudahan semuanya lancar,”kata Irjen Suwondo.

Baca Juga:  Muhammad Ja'far Hasibuan Ilmuwan Dunia Penemu Biofar SS dapat Perhatian Besar dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Sementara itu, Kepala Desa Bluri Heru Sukadri menyampaikan bahwa pihaknya akan siap membantu penanaman jagung di Papua. Secara rinci, Kades Heru mengatakan, bahwa di Desa Bluri ada sekitar 700 petani jagung yang setiap tahunnya panen dua kali.

“Di desa ini ada 880 KK (Kepala Keluarga) dan petani jagungnya berjumlah sekitar 700 petani yang dalam setahun mampu panen dua kali di lahan tadah hujan,” kata Heru.

Dalam sekali panen, ungkap Heru, petani jagung di Desa Bluri mampu menghasilkan sekitar 8 sampai 9 ton per hektar. Mengenai biaya operasional per hektar, Heru menyebut, para petani membutuhkan sekitar Rp 9 juta. Biaya itu terhitung mulai dari masa tanam hingga pasca panen.

“Saat panen, Alhamdulillah keuntungan yang didapat oleh petani rata-rata sekitar 60 persen apabila harga jagung stabil. Saat ini harganya Rp 4700 per kilogram, turun dari panen pertama lalu yang harganya Rp 5300 per kilo. Saat ini cuaca juga masih mendukung, mungkin hambatannya ya soal tikus dan ular,” ujarnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan studi banding ini, sejumlah Perwira Polres Lamongan dan Bhabinkamtibmas Desa Bluri, Bripka Okhy, petugas pertanian Lamongan dan sejumlah perangkat desa setempat. (**)

Bangun Kawasan Jagung di Papua Desa Buri Lamongan Jagung Kakorbinmas Papua Polri Studi Banding
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Polisi Bakal Gelar Ops Patuh – 2025 Mulai 14 Juli, Pelanggar Bakal Disikat !

Minggu, 13 Juli 2025 - 06:25 WIB

Hari Bhayangkara ke-79, Kapolri Ziarah ke Makam Presiden RI ke-2 Soeharto

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:28 WIB

Ngeri ! Kemenkes RI Ungkap 23 Ribu Lebih Orang Indonesia Kena Penyakit Sifilis

Rabu, 18 Juni 2025 - 06:14 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.