Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
  • Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak
  • Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
Kamis, 5 November 2026 - 23:17 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Kesehatan

Diet 1975, Cara Masyarakat Jepang Miliki Tubuh Langsing

RedaksiSabtu, 23 April 2022 - 17:21 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220423 171653
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

LIPUTAN11.COM- Masyarakat Jepang terkenal memiliki tubuh langsing dan berumur panjang. Salah satunya, mereka banyak menerapkan metode Diet 1975.

Dalam hal makanan, Diet 1975 lebih tinggi mengonsumsi kacang-kacangan, buah-buahan, rumput laut, makanan laut, bumbu, dan rempah-rempah daripada jenis diet lainnya.

Menu Diet 1975 memiliki variasi hidangan kecil yang jumlahnya setidaknya tiga, selain nasi dan sup.

Cara memasaknya pun biasa bervariasi seputar direbus, dikukus, dan mentah, bisa juga dipanggang. Memasak dengan menggoreng dan menumis agak kurang umum pada era tersebut. Sebab, memasak dengan api besar, seperti saat menggoreng dengan minyak dapat membuat nutrisi rusak.

Misalnya, ikan makarel yang kaya akan kandungan sehat omega-3, EPA dan DHA, jika digoreng hanya akan menyisakan sepersepuluh EPA dan DHA.

Para wanita Jepang era 1975 biasa makan dengan bahan-bahan kedelai, makanan laut, umbi-umbian, sayuran hijau dan kuning, buah, rumput laut, jamur, dan teh hijau. Telur, produk susu, dan daging juga dikonsumsi, tetapi dalam jumlah sedang.

Kemudian, biasanya para wanita Jepang meracik bahan makanan sehat itu dengan bumbu-bumbu fermentasi yang beragam, meliputi kecap, miso, cuka, mirin, hingga sake, yang dipadukan dengan kaldu dashi yang membantu memberikan rasa sedap pada makanan tanpa terlalu banyak menggunakan garam dan gula.

Baca Juga:  Dibuka Kembali, Jalur Bunga Sakura Berusia 130 Tahun di Osaka

Berikut ada beberapa contoh variasi menu dari diet Jepang 1975, yang dikutip dari Nippon, yang bisa Anda ikuti.

1. Untuk menu harian I, ada menu sarapan dengan nasi, salmon asin panggang, natto (kedelai fermentasi), sup miso dengan kol China dan tauge. Menu makan siangnya dengan kitsune udon (mie udon dengan aburaage), dan buah.

Menu makan malam dengan nikujaga (sup kentang dan daging), rumput laut mozuku cuka, sup bening dengan kol dan telur.

2. Untuk menu harian II, ada menu sarapan dengan roti kismis, telur dadar, sosis tumis dengan kol, buah, dan susu. Menu makan siangnya dengan nasi digoreng, sup rumput laut wakame.

Menu makan malam dengan nasi, chikunzen-ni (sayuran akar yang direbus dengan ayam), tofu dingin, sup miso dengan bayam dan aburaage (irisan tofu goreng).

3. Untuk menu harian III, ada menu sarapan nasi mackerel kuda kering, bayam komatsuna dengan kerang, kacang manis-gurih, sup miso dengan terong.

Menu makan siang dengan mie digoreng, mitsumame (jelly agar-agar manis) dengan buah-buahan.

Menu makan malam dengan nasi, sup krim, sawi putih rebus dengan udang kering dalam kaldu, mentimun dan salad hijiki.

Baca Juga:  Cegah Penyakit PD3i dan Stunting, Pemdes Karangtalun Gelar Sosialisasi IRL Pada Ibu Balita

Dalam kandungan makanan menu diet Jepang 1975, konsumsi jus dan minuman bersoda manis relatif rendah. Dengan kandungan bahan-bahan yang sehat, generasi dengan diet Jepang 1975, terhindar jauh dari resiko diabetes, kepikunan, penuaan juga berkembang lambat, dan tubuh mereka juga lebih bugar.

Para peneliti mengukur seberapa baik pria dan wanita mematuhi Japanese Food Guide Spinning Top, terlepas dari perbedaan detailnya, spinning top setara dengan piramida makanan Australia. Studi tersebut menunjukkan bahwa wanita Jepang yang lebih tua mengikuti panduan diet lebih baik daripada kebanyakan pria.

“Individu dengan kepatuhan lebih dekat pada pedoman diet Jepang memiliki risiko kematian yang lebih rendah dari semua penyebab dan penyakit kardiovaskular, terutama penyakit serebrovaskular,” demikian berdasarkan hasil penelitian.

Wanita-wanita Jepang juga lebih mungkin bekerja di industri primer, minum teh hijau dan memiliki asupan energi yang lebih tinggi.

“Temuan kami menunjukkan bahwa konsumsi energi yang seimbang, biji-bijian, sayuran, buah-buahan, daging, ikan, telur, produk kedelai, produk susu, dan minuman beralkohol dapat berkontribusi pada umur panjang dengan mengurangi risiko kematian, terutama dari penyakit kardiovaskular, di populasi Jepang,” studi menyimpulkan. (Hljpn**)

Diet 1975 Jepang Langsing
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

SPPG Polres Tulungagung, Pertama Raih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dalam Penyelenggaraan MBG

Minggu, 2 November 2025 - 19:25 WIB

100 Orang Warga Masyarakat Tulungagung Ikuti Operasi Mata Katarak Gratis di Puskesmas Ngunut

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:03 WIB

Giat Donor Darah Karyawan RSUD dr. Iskak Sumbang 45 Kantong Darah Untuk PMI

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:11 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi

Kamis, 5 November 2026 - 11:40 WIB

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.