Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
Senin, 21 September 2026 - 11:39 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Dugaan Bocornya Data Mutasi RSUD Jombang, Pengamat: Cacat Hukum, Sarat Politik, dan Ancam Profesionalisme Birokrasi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:03 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20250825 WA0033
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Direktur Firma Hukum SSA Al-Wahid Jombang Syarahuddin.

JOMBANG,Liputan11.com – Rencana mutasi jabatan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang mendadak jadi buah bibir. Bukan tanpa alasan, beredarnya data internal yang berisi daftar pejabat serta catatan politik yang melekat di dalamnya memicu kecurigaan publik akan adanya praktik birokrasi yang tidak sehat.

Dalam dokumen yang beredar, sejumlah nama pejabat, termasuk direktur RSUD, disebut-sebut diberi tanda khusus seperti “orang bupati sebelumnya” dan digantikan oleh pihak yang dianggap dekat dengan bupati terpilih hasil Pilkada. Bocornya data sensitif ini sontak menimbulkan pertanyaan besar: apakah mutasi yang akan dilakukan murni berdasarkan kinerja, atau justru dikendalikan kepentingan politik?

Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik Jombang, Syarahuddin, menyebut kebocoran ini sebagai bukti adanya kejanggalan serius. Ia menilai, jika data tersebut benar adanya, maka jelas cacat hukum.

“Mutasi tidak boleh dilakukan atas dasar kepentingan politik, apalagi berdasarkan kedekatan dengan kubu tertentu. Mutasi harus mengacu pada kompetensi melalui mekanisme jobfit yang sah. Kalau data itu benar, jelas itu pelanggaran,” tegas Syarahuddin, Minggu (24/8/2025).

Baca Juga:  Program TPS3R Disorot: Transparansi Dipertanyakan, Anggaran Ratusan Juta Dipertaruhkan

Lebih jauh, ia menekankan bahwa dokumen mutasi tidak semestinya beredar sebelum proses jobfit dilaksanakan dan rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) turun. “Kalau sudah ada nama yang dilingkari, lalu dicoret hanya karena dianggap ‘orang lama’, itu jelas memperlihatkan birokrasi dijadikan alat politik. Sangat berbahaya,” tambahnya.

Syarahuddin yang juga Direktur Firma Hukum SSA Al-Wahid menegaskan, Bupati Jombang harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Ia mengingatkan bahwa mutasi yang salah langkah bisa menimbulkan masalah hukum hingga resistensi masyarakat.

“Mutasi itu ranah profesional, bukan panggung politik. Jika bupati berani melangkah di luar aturan, konsekuensi hukumnya bisa panjang. Jangan lupa, publik sekarang kritis, banyak tokoh masyarakat, akademisi, bahkan ulama yang ikut mengawasi,” ujarnya.

Ia pun mengaku siap mendukung mutasi apabila dilakukan sesuai regulasi, namun akan tetap bersuara keras jika melihat penyimpangan. “Kami tidak anti-mutasi. Tapi kami menolak jika mutasi hanya dijadikan alat untuk balas budi politik,” tegasnya.

Baca Juga:  Bulan Bakti TNI - Polri, Polres Tulungagung Bersama Kodim 0807 Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Selain itu, Syarahuddin juga menyayangkan apabila manajemen RSUD Jombang yang selama ini dinilai cukup baik justru dikacaukan demi kepentingan segelintir pihak.

“RSUD Jombang sudah banyak berbenah, mulai dari pelayanan, fasilitas, hingga pencapaian kinerja. Jangan sampai semua prestasi itu hancur hanya karena kepentingan politik jangka pendek,” ungkapnya.

Menurutnya, jika mutasi dilakukan secara serampangan, bukan hanya kredibilitas birokrasi yang rusak, tapi juga kualitas layanan publik akan terdampak. “Yang rugi bukan hanya pegawai, tapi masyarakat luas. Karena rumah sakit itu urusannya nyawa manusia,” tandasnya.

Berdasarkan data resmi, Pemkab Jombang memang sedang menghadapi persoalan serius soal kekosongan jabatan struktural. Per 1 Mei 2025, tercatat ada 79 posisi struktural eselon II, III, dan IV yang belum terisi, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

Pemkab berdalih bahwa mutasi diperlukan untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun, bocornya data internal yang memuat catatan politik di balik nama-nama pejabat membuat publik kian curiga bahwa proses mutasi kali ini tidak sepenuhnya murni demi kebutuhan organisasi.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 11:50 WIB

SMAN Kesamben Jombang Ukir Prestasi Gemilang, Sapu Bersih Empat Gelar Juara 1 Kejurda Jatim 2026

Selasa, 15 September 2026 - 09:29 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.