Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kodim 0807 Tulungagung Dorong UMKM Naik Kelas, Ekonomi Kerakyatan Diperkuat Melalui TMMD ke-130
  • Gelar Wayang Kolaborasi, Disbudpar Tulungagung Perkuat Pelestarian Seni Budaya
  • Sambut Kunjungan Camat Gemolong Sragen, Rio Nusantata Lurah Kepatihan Bagikan Kunci Sukses Bank Sampah dan Wisata Petik Sayur
  • Pastikan Rampung Tepat Waktu, Dinas PUPR Tulungagung Kebut Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Plosokandang – Ringinpitu
  • Di Tengah Ancaman Kredit Macet BPR Nasional, Bank Jombang Raih Dua Penghargaan Digital Bergengsi
  • Regu “Black Horse” MTsN 2 Tulungagung Wakili Kwarcab di Lomba Tingkat IV Jawa Timur 2026
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
Minggu, 8 November 2026 - 03:19 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Dugaan Bocornya Data Mutasi RSUD Jombang, Pengamat: Cacat Hukum, Sarat Politik, dan Ancam Profesionalisme Birokrasi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:03 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20250825 WA0033
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Direktur Firma Hukum SSA Al-Wahid Jombang Syarahuddin.

JOMBANG,Liputan11.com – Rencana mutasi jabatan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang mendadak jadi buah bibir. Bukan tanpa alasan, beredarnya data internal yang berisi daftar pejabat serta catatan politik yang melekat di dalamnya memicu kecurigaan publik akan adanya praktik birokrasi yang tidak sehat.

Dalam dokumen yang beredar, sejumlah nama pejabat, termasuk direktur RSUD, disebut-sebut diberi tanda khusus seperti “orang bupati sebelumnya” dan digantikan oleh pihak yang dianggap dekat dengan bupati terpilih hasil Pilkada. Bocornya data sensitif ini sontak menimbulkan pertanyaan besar: apakah mutasi yang akan dilakukan murni berdasarkan kinerja, atau justru dikendalikan kepentingan politik?

Praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik Jombang, Syarahuddin, menyebut kebocoran ini sebagai bukti adanya kejanggalan serius. Ia menilai, jika data tersebut benar adanya, maka jelas cacat hukum.

“Mutasi tidak boleh dilakukan atas dasar kepentingan politik, apalagi berdasarkan kedekatan dengan kubu tertentu. Mutasi harus mengacu pada kompetensi melalui mekanisme jobfit yang sah. Kalau data itu benar, jelas itu pelanggaran,” tegas Syarahuddin, Minggu (24/8/2025).

Baca Juga:  Wali Murid SD Ploso Geneng 3 Geram, Akan Datangi Dinas Pendidikan Jombang Pertanyakan Sanksi Kepala Sekolah

Lebih jauh, ia menekankan bahwa dokumen mutasi tidak semestinya beredar sebelum proses jobfit dilaksanakan dan rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) turun. “Kalau sudah ada nama yang dilingkari, lalu dicoret hanya karena dianggap ‘orang lama’, itu jelas memperlihatkan birokrasi dijadikan alat politik. Sangat berbahaya,” tambahnya.

Syarahuddin yang juga Direktur Firma Hukum SSA Al-Wahid menegaskan, Bupati Jombang harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Ia mengingatkan bahwa mutasi yang salah langkah bisa menimbulkan masalah hukum hingga resistensi masyarakat.

“Mutasi itu ranah profesional, bukan panggung politik. Jika bupati berani melangkah di luar aturan, konsekuensi hukumnya bisa panjang. Jangan lupa, publik sekarang kritis, banyak tokoh masyarakat, akademisi, bahkan ulama yang ikut mengawasi,” ujarnya.

Ia pun mengaku siap mendukung mutasi apabila dilakukan sesuai regulasi, namun akan tetap bersuara keras jika melihat penyimpangan. “Kami tidak anti-mutasi. Tapi kami menolak jika mutasi hanya dijadikan alat untuk balas budi politik,” tegasnya.

Baca Juga:  Dukung Mas Gibran Sukses di Pemilu 2024 Masyarakat di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Selain itu, Syarahuddin juga menyayangkan apabila manajemen RSUD Jombang yang selama ini dinilai cukup baik justru dikacaukan demi kepentingan segelintir pihak.

“RSUD Jombang sudah banyak berbenah, mulai dari pelayanan, fasilitas, hingga pencapaian kinerja. Jangan sampai semua prestasi itu hancur hanya karena kepentingan politik jangka pendek,” ungkapnya.

Menurutnya, jika mutasi dilakukan secara serampangan, bukan hanya kredibilitas birokrasi yang rusak, tapi juga kualitas layanan publik akan terdampak. “Yang rugi bukan hanya pegawai, tapi masyarakat luas. Karena rumah sakit itu urusannya nyawa manusia,” tandasnya.

Berdasarkan data resmi, Pemkab Jombang memang sedang menghadapi persoalan serius soal kekosongan jabatan struktural. Per 1 Mei 2025, tercatat ada 79 posisi struktural eselon II, III, dan IV yang belum terisi, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

Pemkab berdalih bahwa mutasi diperlukan untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun, bocornya data internal yang memuat catatan politik di balik nama-nama pejabat membuat publik kian curiga bahwa proses mutasi kali ini tidak sepenuhnya murni demi kebutuhan organisasi.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Di Tengah Ancaman Kredit Macet BPR Nasional, Bank Jombang Raih Dua Penghargaan Digital Bergengsi

Jumat, 6 November 2026 - 12:27 WIB

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Kodim 0807 Tulungagung Dorong UMKM Naik Kelas, Ekonomi Kerakyatan Diperkuat Melalui TMMD ke-130

Jumat, 6 November 2026 - 22:39 WIB

Gelar Wayang Kolaborasi, Disbudpar Tulungagung Perkuat Pelestarian Seni Budaya

Jumat, 6 November 2026 - 22:32 WIB

Sambut Kunjungan Camat Gemolong Sragen, Rio Nusantata Lurah Kepatihan Bagikan Kunci Sukses Bank Sampah dan Wisata Petik Sayur

Jumat, 6 November 2026 - 20:16 WIB

Pastikan Rampung Tepat Waktu, Dinas PUPR Tulungagung Kebut Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Plosokandang – Ringinpitu

Jumat, 6 November 2026 - 19:08 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.