Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Delapan Kandidat Adu Gagasan, SMAN Ploso Gelar Pemilihan Ketua OSIS dan MPK Periode 2026/2027
  • Perhutani Bondowoso Dukung Penanaman Bersama Kodim 0822, Perkuat Sinergi Pelestarian Hutan
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Final Turnamen Bola Voli HUT ke-81 RI Dinas Pertanian Tulungagung
  • HUT ke-3 SGC Tulungagung, Plt Bupati Ajak Komunitas Ojek Online Perkuat Sinergi dan Gerakan Ekonomi
  • Rapat Paripurna DPRD Tulungagung, Penyampaian RAPBD 2027 dan Rancangan Perubahan APBD 2026
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Final Ansor Cup XXI, Notorejo Putra Raih Juara 
  • Proyek TK Rp343 Juta Disorot,Cor Manual,DiDuga Langgar Juknis,Revitalisasi TK Di Asembgus Di Sorot LSM Penjara Indonesia
  • (*Maulid PCNU Situbondo DiHadiri 640 Jamaah,Tekankan Konsolidasi Dan Akhlak NU*)
Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Harapan di Balik Gedung Kusam: PAUD Kartika Kencana Menunggu Perhatian Pemkab Jombang

redaksiSenin, 26 Januari 2026 - 12:41 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260126 WA0004
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jombang,Liputan11.com – Kondisi memprihatinkan kembali mencoreng wajah pendidikan anak usia dini di Kabupaten Jombang. PAUD Kartika Kencana yang berada di Desa Kedungombo, Kecamatan Ploso, kini berada dalam situasi yang jauh dari standar kelayakan sebagai tempat belajar anak-anak. Bangunan sederhana dengan dinding mulai kusam, cat yang mengelupas, serta pintu kayu yang tampak rapuh berdiri di tengah lingkungan yang tidak terawat. Halaman sekolah justru dipenuhi tumpukan sampah plastik, dedaunan kering, dan rumput liar yang tumbuh tak terkendali.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 10.13 WIB di Jalan Bima No.12, Kedungombo, pemandangan tersebut memperlihatkan betapa minimnya perhatian terhadap fasilitas pendidikan usia dini. Sejumlah alat permainan edukatif anak terlihat masih berdiri, namun dikelilingi sampah dan toilet sudah tidak berfungsi. Kondisi ini tentu sangat tidak ideal bagi aktivitas belajar maupun bermain anak-anak yang seharusnya berlangsung di lingkungan bersih, sehat, dan aman.

Ironisnya, di tempat inilah puluhan anak setiap hari menimba ilmu sebagai bekal awal perjalanan pendidikan mereka. Alih-alih mendapatkan suasana yang ceria dan nyaman, para murid justru harus berhadapan dengan lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan mereka.

Sampah yang berserakan tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga berisiko menjadi sarang penyakit.
Kepala Desa Kedungombo, Lasiman, mengakui secara jujur bahwa kondisi gedung PAUD Kartika Kencana memang sudah tidak layak. Namun keterbatasan anggaran desa membuat pihaknya belum mampu melakukan perbaikan secara maksimal.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun anggaran ini, dana desa sudah banyak terserap untuk berbagai kebutuhan dan program prioritas lainnya. Selain itu, adanya program KDMP serta minimnya alokasi dana desa dari pemerintah pusat semakin mempersempit ruang fiskal desa untuk membangun atau merenovasi gedung PAUD.

Menurut Lasiman, pihak desa sebenarnya memiliki keinginan besar untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang layak bagi anak-anak Kedungombo. Namun realita keuangan desa tidak memungkinkan untuk membiayai pembangunan gedung PAUD yang memadai.

Baca Juga:  Babinsa Koramil Muncar Berikan Materi KeSamaptaan Siswa SMK Darul Ulum

Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Jombang, khususnya Dinas Pendidikan, dapat turun tangan secara langsung memberikan bantuan pembangunan atau renovasi gedung PAUD.

Ia menilai bahwa pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah desa, melainkan juga pemerintah daerah dan pusat.

Tanpa dukungan dari pihak kabupaten, kondisi seperti yang dialami PAUD Kartika Kencana dikhawatirkan akan terus berlarut-larut.
Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Kartika Kencana, Ari Susanti, turut menyampaikan keresahan yang selama ini dipendam para tenaga pendidik. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada respons nyata terkait perbaikan gedung sekolah.

Meski begitu, Ari mengapresiasi perhatian dinas pendidikan yang telah membantu penyediaan sarana alat permainan edukatif, baik untuk di dalam maupun di luar ruangan, pada tahun ini. Namun ia menegaskan bahwa bantuan tersebut belum cukup jika bangunan utama sekolah tetap dalam kondisi tidak layak.

Menurutnya, sarana bermain yang bagus tidak akan optimal jika lingkungan belajar masih kotor dan gedung sekolah hampir tidak memenuhi standar keselamatan.
Lebih memprihatinkan lagi, PAUD Kartika Kencana saat ini memiliki total 31 murid yang harus dibagi di dua lokasi berbeda dengan jarak sekitar satu kilometer. Salah satu gedung dinilai lebih layak, namun ukurannya sangat kecil sehingga tidak mampu menampung seluruh siswa.

Akibat keterbatasan ruang tersebut, proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Guru harus berpindah-pindah lokasi, sementara anak-anak harus menyesuaikan diri dengan kondisi gedung yang berbeda.

Situasi ini tidak hanya merepotkan, tetapi juga menunjukkan betapa minimnya infrastruktur pendidikan dasar di wilayah pedesaan.
Selain persoalan gedung, Ari Susanti juga menyoroti kondisi kesejahteraan guru PAUD yang masih jauh dari kata layak.

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD Jombang Setujui Raperda BPR Jombang Menjadi Perda

Para guru selama ini hanya mengandalkan pemasukan dari uang SPP anak-anak, yang jumlahnya relatif kecil.
Di samping itu, memang ada insentif dari pemerintah, namun pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga tidak dapat diandalkan sebagai penghasilan rutin bulanan.
Bersama guru PAUD lainnya se-Kabupaten Jombang, Ari mengaku terus memperjuangkan agar pemerintah memberikan tunjangan tetap setiap bulan bagi tenaga pendidik PAUD.

Menurutnya, peran guru PAUD sangat krusial dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini, sehingga sudah selayaknya mendapat perhatian lebih serius dari negara.

Kondisi PAUD Kartika Kencana Kedungombo sejatinya hanyalah satu contoh kecil dari persoalan besar pendidikan usia dini di daerah. Di tengah gencarnya program pemerintah tentang pembangunan sumber daya manusia unggul, masih banyak anak yang belajar di fasilitas yang jauh dari standar kelayakan.
Ketimpangan ini menunjukkan adanya jarak yang cukup lebar antara kebijakan di atas kertas dengan realita di lapangan.

Sementara pembangunan infrastruktur besar terus digalakkan, sektor pendidikan dasar di pelosok desa justru sering terpinggirkan.
Lingkungan sekolah yang dipenuhi sampah dan bangunan yang rusak seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. Jika sejak usia dini anak-anak sudah terbiasa belajar dalam kondisi serba kekurangan, maka mimpi mencetak generasi unggul akan sulit terwujud.

Masyarakat Desa Kedungombo kini hanya bisa berharap agar jeritan mereka benar-benar sampai ke telinga para pemangku kebijakan di Kabupaten Jombang. Mereka menantikan langkah nyata, bukan sekadar janji, untuk menghadirkan gedung PAUD yang layak, bersih, dan aman bagi anak-anak.
Sebab di balik tembok kusam dan halaman penuh sampah itu, ada puluhan anak kecil yang menyimpan harapan besar untuk masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Delapan Kandidat Adu Gagasan, SMAN Ploso Gelar Pemilihan Ketua OSIS dan MPK Periode 2026/2027

Kamis, 10 September 2026 - 11:46 WIB

Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Khofifah Hadir di SMKN 3 Jombang, Prestasi Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:41 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Delapan Kandidat Adu Gagasan, SMAN Ploso Gelar Pemilihan Ketua OSIS dan MPK Periode 2026/2027

Kamis, 10 September 2026 - 11:46 WIB

Perhutani Bondowoso Dukung Penanaman Bersama Kodim 0822, Perkuat Sinergi Pelestarian Hutan

Kamis, 10 September 2026 - 09:06 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Final Turnamen Bola Voli HUT ke-81 RI Dinas Pertanian Tulungagung

Kamis, 10 September 2026 - 05:45 WIB

HUT ke-3 SGC Tulungagung, Plt Bupati Ajak Komunitas Ojek Online Perkuat Sinergi dan Gerakan Ekonomi

Rabu, 9 September 2026 - 22:32 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.