Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Jamaah Calon Haji Tulungagung 1447 Hijriyah Diberangkatkan, Ini pesan Plt. Bupati Ahmad Baharudin
  • Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB
  • Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untuk Keselamatan
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
Jumat, 8 Mei 2026 - 04:32 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Nasional

Ini Penjelasan Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Terkait Beredarnya Kabar Bangkai Kapal Terbakar X-Press Pearl Akan Masuk ke Wilayahnya

Rabu, 24 Januari 2024 - 20:18 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20240124 WA0057
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

SURABAYA,Liputan 11.com,—
Menangapi terkait beredarnya kabar adanya bangkai kapal kargo X-Press Pearl yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran akan di bawa masuk ke perairan wilayah Jawa Timur kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya Capt. Heru Susanto, MM, melalui Kepala Bagian Patroli dan Penyidikan, Capt, Roni Fahmi, SE, MM, M,HP, M,Mar berikan penjelasan.

Dijelaskannya, kabar tersebut masih belum bisa dipastikan kejelasannya, karena sampai saat ini pihaknya juga belum menerima permohonan secara resmi kedatangan kapal dari pihak perusahaan yang terkait.

“Terkait kabar itu kita sudah monitor jauh – jauh hari, dimana kapal tersebut akan masuk ke pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, namun sampai saat ini kami masih belum menerima permohonan secara resmi dari pihak perusahaan yang terkait yang akan mengajukannya, dan secara aturan pemberitahuan tersebut seharusnya disampaikan terlebih dahulu 3 x 24 sebelumnya,” ujar Roni, saat dikonfirmasi awak media melalui telepon, Rabu (24/01/2014)

Untuk itu, terkait diterima atau bagaimana nantinya, Roni menerangkan bahwa pihaknya akan terlebih menganalisa kepada setiap perusahaan yang mengajukan masuknya Kapal ke wilayahnya yakni terkait kelengkapan dokumen kapal dan muatannya.

“Yang jelas jika seandainya nanti akan masuk kesini, kita akan evaluasi terlebih dulu, karena dokumen muatan kapal ini kan menyangkut bangkai kapal atau bisa disebut limbah kapal yang dipotong dan diangkut diatas kapal, sementara di atas kapal juga masih ada ribuan kontainer yang dulu pernah terbakar saat berada di atas kapal, yang mana menurut informasi dari berbagai media kebakaran itu diduga menimbulkan terjadinya limbah bahan berbahaya atau beracun (B3),” terangnya.

Baca Juga:  Tim Badan Pangan Nasional Turun Langsung ke Situbondo Cek Harga Beras ke Pasar Tradisional,  Supermarket, dan Produsen

Untuk itu pihaknya juga akan memastikan terlebih dulu bahwa kapal yang masuk ke Indonesia sudah mendapatkan ijin resmi dari Pemerintah RI. Selain itu pihaknya akan memastikan dulu bagaimana legalitasnya yakni terkait lingkungan hidup untuk membawa limbah tersebut.

“Yang jelas, kami akan periksa terlebih dulu terkait apakah sudah memenuhi prosedurnya atau belum dan juga mengenai kelengkapan dokumen meliputi ijin pengangkutan dan apakah kapal pengangkutnya sudah memenuhi kriteria atau belum dan apakah sudah ada jaminan keselamatan mengenai muatan limbah kapal tersebut terhadap lingkungan,” tambahnya.

Ditambahkannya, karena ini menyangkut dokumen dari luar negeri maka pihaknya juga membutuhkan yakni terkait persetujuan expor impor nya dari pihak Bea Cukai, dan jika semuanya sudah memenuhi persyaratannya maka otomatis pihaknya akan mengevaluasi untuk bisa masuk atau tidaknya kapal tersebut.

“Dan jika dokumennya tidak lengkap maka kami nantinya juga tidak akan mengizinkannya untuk bersandar disini. Sekali lagi kami tegaskan hingga saat ini kami belum mendapatkan permohonan kedatangan kapal tersebut.
Kami juga koordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Jatim terkait hal ini, karena kami juga tidak ingin terjadi masalah dikemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu mengutip pemberitaan sebelumnya dari Batamtoday.com, pada bulan Mei 2023 lalu, setelah diangkut menggunakan kapal Fan Zhou 10 beberapa waktu lalu bangkai kapal X-Press Pearl telah disandarkan di PT Nexus Engineering Indonesia.

Menanggapi terkait kabar bahwa kapal X-Press Pearl yang bermuatan puluhan kontainer berisi limbah B3, kuasa Hukum dari PT Pandawa (pemilik kapal) X-Press Pearl, Immanuel Sinaga
memastikan bahwa kapal tersebut diangkut ke Batam dalam keadaan kosong tanpa muatan apapun.

Baca Juga:  Ribuan Peluang Karier Terbuka di Job Fair Jombang 2025, Langkah Nyata Tekan Pengangguran

Dikatakannya, sejumlah instansi di antaranya, Bea dan Cukai Batam, KSOP Batam, Ditpolairud Polda Kepri, dan TNI AL juga telah melakukan sidak pengecekan langsung ke lapangan, akan tetapi mereka juga tidak menemukan adanya kontainer yang sebelumnya disinyalir berisi limbah B3.

“Beberapa instansi telah melakukan pengecekan di atas kapal. Dan memang tidak ada ditemukan kontainer yang berisi limbah B3,” ujar Immanuel Sinaga kepada BATAMTODAY.COM, Minggu (07/05/2023) lalu.

Pemilik kapal juga telah mengundang secara khusus pihak BATAMTODAY.COM ke lapangan untuk melihat langsung keberadaan kapal yang disandarkan di PT Nexus Engineering Indonesia.

Dan di lokasi, sejumlah petugas keamanan menuturkan, sejumlah instansi telah melakukan pengecekan langsung ke kapal kapal X-Press Pearl terkait adanya limbah B3 yang diduga ada di dalam kapal.

Sebelumnya Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, juga telah mengatakan, setelah mendapatkan informasi terkait adanya kapal yang bermuatan limbah B3 di PT Nexus Engineering Indonesia, pihaknya langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Dengan adanya informasi tersebut kami turun untuk mengecek kebenarannya,” ujar Kompol Budi Hartono, Senin (1/5/2023).

Menurut Budi, instansi terkait lainnya juga sudah melakukan pengecekan atas informasi dugaan adanya kontainer yang disebut-sebut berisi limbah b tersebut.

“Sudah dicek juga oleh Bea dan Cukai Batam, KSOP Batam, Ditpolairud Polda Kepri dan Mabes Polri, TNI AL tapi informasi di lapangan tidak ditemukan ada kontainer di dalam bangkai kapal tersebut. Ataupun limbah yang dimaksud,” tegasnya.(soi)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Jamaah Calon Haji Tulungagung 1447 Hijriyah Diberangkatkan, Ini pesan Plt. Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:36 WIB

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untuk Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.