liputan11.com, Kabupaten Blitar
Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Alun-alun Kabupaten Blitar, Jalan Kusuma Bangsa, Senin (17/8/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.
Dalam upacara tersebut, Bupati Blitar Rijanto bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mendapat kehormatan untuk membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Blitar serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Kapolres Blitar, Komandan Kodim 0808 Blitar, Komandan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yudha, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, dan Ketua Pengadilan Negeri Blitar.
Selain itu, hadir pula para kepala dinas, camat se-Kabupaten Blitar, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Dalam amanatnya, Bupati Blitar Rijanto mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh khidmat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus mengenang dan mendoakan jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Luar biasa hari ini kita bisa berkumpul bersama mengikuti upacara kemerdekaan ke-81 dengan penuh hikmat. Jangan lupa kita senantiasa mendoakan para pahlawan yang telah berjuang sampai titik darah penghabisan demi membela keutuhan NKRI,” ujar Rijanto.
Usai upacara, Supriadi menyampaikan pandangannya mengenai makna kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga kemampuan negara dalam memberikan perlindungan serta kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat.
“Suatu pemerintahan harus mampu melindungi warga negaranya dengan baik, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, hingga kesempatan yang sama seperti negara-negara maju lainnya. Jangan sampai negara kita diatur oleh bangsa lain, padahal kita mampu mengatur rumah tangga sendiri, bebas dari intervensi pihak asing,” tegas Supriadi.
Ia menilai Indonesia saat ini telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih menjadi bagian dari perjalanan bangsa untuk semakin mandiri dan berdaulat.
“Menurut saya, jika kita lihat capaian saat ini, bangsa kita sudah sangat merdeka, bahkan jauh lebih merdeka dari sebelumnya,” pungkasnya.(ATIK)
