Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
  • Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
  • Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0
  • Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib
  • Buka TMMD ke-130 Tahun 2026, Plt. Bupati Tulungagung “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”
Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:07 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Ketua PAC GP Ansor Arjasa Tegas Tolak PT KEI Tanpa Kompromi

redaksiJumat, 21 November 2025 - 13:23 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251121 WA0060
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Kangean, Jawa Timur — Penolakan keras terhadap rencana survei seismik dan eksplorasi migas oleh PT KEI di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, semakin menguat. Dalam acara “Doa Bersama Cinta Tanah Leluhur” yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Arjasa pada Kamis (20/11/2025), perhatian publik tertuju pada orasi yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Arjasa.

Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Pulau Kangean berkumpul bersatu padu untuk menyuarakan penolakan mereka. Momentum ini dijadikan arena untuk menegaskan sikap organisasi pemuda Nahdlatul Ulama tersebut terhadap isu vital yang mengancam lingkungan dan mata pencaharian warga.

IMG 20251121 WA0060 1

GP Ansor Tolak Tambang Migas Demi Masyarakat

Husnul Taufik, Ketua PAC GP Ansor Arjasa, menyampaikan orasi yang membakar semangat massa. Dengan lantang, Taufik menyatakan sikap resmi organisasinya yang menolak tanpa kompromi rencana pertambangan migas di Kepulauan Kangean.

Baca Juga:  Daftar ke KPU Tulungagung, Pasangan Gatut Sunu - Ahmad Baharudin Disambut Hadrah Sholawat

“Kami PC GP Ansor Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean Menolak dengan tegas rencana tambang migas,” ujar Taufik di hadapan ribuan peserta aksi. Ia menekankan bahwa penolakan ini didasarkan pada prinsip perjuangan dan komitmen organisasi.

Taufik mengingatkan bahwa GP Ansor didirikan oleh para alim ulama dengan mandat untuk berdiri dan berjuang bersama masyarakat. Ia menegaskan bahwa kedaulatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Mengutip Falsafah Sesepuh: “Kalau Ikut, Jangan Takut”

Untuk memperkuat semangat penolakan, Husnul Taufik mengutip falsafah dari sesepuh, yang disampaikan dalam bahasa Madura:
“Mun takok jhe’ noro’ Mun noro’ jhe’ tako’ (Kalau takut tidak usah ikut, kalau ikut tidak usah takut),” seru Taufik, yang disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari massa aksi.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2023, Ini Prioritas Pelanggaran Yang Akan Ditindak

Kutipan ini secara implisit menantang semua pihak yang terlibat dalam aksi untuk tetap teguh dan berani memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan korporasi dan pemerintah.

Aksi doa bersama ini menegaskan bahwa penolakan terhadap PT KEI di Kangean bukan hanya muncul dari elemen masyarakat umum, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari organisasi kepemudaan berbasis keagamaan yang memiliki akar kuat di tingkat akar rumput.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pusat mendengarkan suara penolakan ini sebagai manifestasi dari kedaulatan rakyat.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:06 WIB

RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.